Me Born In Death

Me Born In Death
45



"oppa duduk dulu, aku buatin minuman ya" kata Hwajun


"iyaa"


Hwajun masuk kamarnya lalu menaruh tasnya dan menuju ke dapur membuatkan minuman, tak lama Yuski datang, ia kaget karna ada orang asing di ruang tamunya


ia kembali mundur beberapa langkah dari pintu untuk keluar dan memakai cincinnya agar bisa menyapa orang itu lalu ia masuk


"emm siapa ya?" sapa Yuski


"ahh, oh saya Seokjin"


"oh? Seokjin? temannya Hwa?"


"teman Hwa"


"ahh saya appa nya Hwa"


"ahh salam kenal" sapa Seokjin


"oh, jadi kamu teman nya Hwa? tapi bukan pacarnya kan? soalnya appa tau pacarnya Hwa"


"iya bukan paman, pacarnya Hwa teman saya"


"oh ya?"


"appaaaa" ucap Hwajun


"Hwaa.. ini teman kamu ya?"


"iya appa, dia Jin oppa"


"iya sudah kenalan"


"oh sudah? appa bicara apa saja?" bisik Hwajun


"gak, cuma berkenalan, tanya saja"


"ahh"


"yaudah appa masuk ya"


"ya paman" kata Seokjin


Seokjin duduk lagi, Hwajun memberikan minumannya dan duduk disamping Seokjin, Seokjin meminum nya, ketika Hwajun mengikat rambutnya, Seokjin langsung menghabiskan semua minuman itu karna kaget melihat leher Hwajun membuatnya ia harus menutup mata untuk mengingat gadis didepannya adalah pacar sahabatnya


"wooh? oppa? kamu haus sekali?" tanya Hwajun


"ahh iya, cuaca cukup panas siang ini" kata Seokjin


"masih pagi kok"


"iya maksudnya pagi ini"


"mau nambah?"


"tidak"


Seokjin gerah melihat jelas bagaimana leher Hwajun dan itu cukup membuatnya tergoda tapi ia tidak bisa melanjutkan tetap disitu dan ia berpamitan


beberapa hari kembali dimana Hwajun balik lagi dengan kesibukannya, ia duduk disamping Taehyung yang menyiapkan untuk acara nanti malam


Hwajun duduk disamping Taehyung...


ketika mereka duduk berdua dan mengobrol, karna Hwajun membawa barang yang cukup aneh, ia tidak melihat kejadian dimana Hwajun disana menghilangkan benda yang ada ditangannya tapi Seokjin dan Yoongi melihat itu


"apa yang terjadi?" ucap Yoongi melirik kearah Seokjin


"aku tidak tau, kau juga melihatnya? apa mungkin itu terjadi?" tanya Seokjin


mereka berjalan kearah member lainnya dan kebetulan member lainnya bersama para staffnya termasuk Namjoon yang kebetulan malah bersama Giho, Luxie dan Yoosaa


Yoongi menjelaskan disana tentang apa yang ia lihat bagaimana Joana menghilangkan sebuah benda dari tanganya


mendengar itu seketika Yoosaa kaget karna Hwajun teledor, sampai membuat Yoongi dan Seokjin melihat itu


"ahh Hwa itu sebenarnya memiliki kemampuan sulap" jawab Yoosaa mengasal saja melindungi Hwajun


"sulap? wooo" ucap member dan staff disana"


"bagaimana kamu tau? kamu sama dia cukup dekat kan baru" jawab Seokjin


"yaa aku memang dekat baru ini tapi kan sejak Hwajun dekat dengan Taehyung aku sudah kenal" jawab Yoosaa


"tapi bisa jadi dia benar hyung, siapa tau Hwa itu pintar sulap" kata Yoongi


"mungkin yaa" jawab Seokjin


Seokjin mengiyakan saja tapi ia masih tidak percaya dengan penjelaskan Yoosaa dan ia masih curiga jika ada yang aneh dari Hwajun


apalagi melihat Hwajun sangat dan paling dekat dengan Hwajun, dan ia juga mengaitkan bagaimana diketahui semua staff jika Yoosaa adalah anak indigo sejak di bongkar oleh Hwajun jadi yang tau pertama Hwajun


dan ternyata Hwajun adalah gadis pintar sulap sejak di bongkar juga oleh Yoosaa baru saja, jadi yang tau pertama adalah Yoosaa kan


Seokjin mengaitkan semuanya..


setelah acara selesai, Yoosaa menarik tangan Hwajun diam diam dan membawanya sedikit menjauh


"kau teledor ya, kamu menyembunyikan barang dan menghilangkan dari tanganmu tapi ketika terlihat oleh Jin dan Suga" kata Yoosaa


"ya lah, tadi membahas ini, makanya aku langsung reflek jawab saja kalau kamu pintar sulap"


"oh ya? waah kamu bantu aku? makasih" ucap Hwajun memeluk Yoosaa


"lain kali kamu teledor lagi aku tidak tau deh alasannya apa lagi loh"


"iyaaaa siap siap"


esoknya dimana member lain membahas soal kemarin kata Yoosaa, mereka berkumpul dan membicarakan ini ketika di dorm


"Hwa, kemarin Suga hyung dan Jin hyung melihatmu menghilangkan barang dari tanganmu" kata Hoseok


"ah? kapan?" tanya Hwajun


"kemarin, waktu persiapan buat acara televisi kami, aku melihatnya sendiri kok" kata Yoongi


"apa bisa kamu menjelaskan?" tanya seokjin


"wooh? iyakah?" tanya Taehyung kaget


"jadi memang aku sebenarnya bisa menyulap" jawab Hwajun


"oh jadi beneran?" tanya Hoseok meyakinkan dirinya


"emm, aku memang bisa sejak dulu"


"kenapa tidak mengatakan sejak awal?" tanya Hoseok lagi


"untuk apa? untuk sombong?"


"yaaa setidak nya biar kita tau lah, kamu adalah pesulap"


"aku bukam pesulap oppa, aku hanya bisa kok"


"coba deh praktek kan bagaimana noona" kata Jungkook


"ssst Jekey, jangan aku takut ih, seram gak sih" bisik Jimin


"hyung, kan bukan urusan hantu" kata Jungkook


"ohh" ucap Hwajun kaget mendengar ucapan Jungkook


"ya kan noona? dia takut karna sulap dia kira permainan atau tentang hantu" kata Jungkook


"oh bukan, bukan bukan, gak semua hantu juga bisa" jawab Hwajun keceplosan


"weeeeh?" ucap Jimin dan Jungkook bersamaan


"maksudnya gimana ya babe?" tanya Taehyung


"yaa maksudnya hantu juga belum tentu bisa melakukan sulap kan" jawab Hwajun berbohong


"oh iya bener juga" jawab member lainnya merasa lega


"yaudah ayo coba" kata Jungkook


hampir keceplosan, Hwajun mengatakan siapa dirinya dan ia memiliki jawaban cerdas soal itu, Hwajun menunjukkan bagaimana ia bisa bersulap, mengelabui semua tentang siapa dirinya sebenarnya


biar mereka tau nya dan menyangka jika memang Hwajun hanya bisa sulap, bukan lain lainnya


"apa mau main?" tanya Hwajun


"terserah kamu dah lakukan saja" jawab Seokjin


"mana bisa kalau mendadak, semua spontan" jawab Hwajun


"memang kalau begitu harus spontan?" tanya Yoongi


"yaa ada kok yang bisa langsung tapi aku gak bisa kalau gak berkonsentrasi"


"ahh ayolah hyung, jangan paksa dia dulu lah" jawab Taehyung


"yaa Taehyung kami tidak memaksa lagi kok, kami hanya penasaran" jawab Seokjin


"yaa nanti kalian tau sendiri kan" jawab Hwajun


"yaaa juga" jawab Seokjin


Taehyung tanpa ragu memeluk Hwajun disana dan member lain pun berhamburan pergi meninggalkan kebucinan mereka, sementara Taehyung menciumi pipi hingga leher Hwajun


hari berlalu, cukup cepat, dimana Hwajun yang kembali dengan kesibukannya beberapa hari berikutnya, dimana ketika Hwajun melihat Seokjin duduk sendirian karna ia baru saja menelfon ayah ibunya


"hai oppa" sapa Hwajun


"ssstt" jawab Seokjin


"Seokjin? kau bersama gadis?" tanya ibunya


"ahh dia staff ku ma"


"apa ada kedekatan khusus?"


"mama pikir apa sih? gak ma, staff biasa ma, dia punya pacar sendiri malah"


"mama hanya tanya, kamu bilang dikamar sendirian ternyata ada staff gadis lain"