Me Born In Death

Me Born In Death
20



hwajun memerhatikan itu, dan ia langsung berdiri dihadapan hantu itu dan langsung membuat hantu itu terpental


Hwajun bingung juga apa yang terjadi karna ia tidak melakukan apapun disana, tapi seketika melihat Hwajun, hantu itu perlahan menghilang dan pergi


Hwajun tidak tau jika kekuatannya adalah kekuatan paling atas dibandingkan hantu mana pun, Hwajun bisa hanya dengan kehadirannya mengusir hantu yang sedang mengawasi bangtan disana


Hwajun pun pergi kearah bangtan dan ia memerhatikan Hoseok yang sedang sibuk berlatih dan berlatih, bahkan saat member lain loyo karna kelelahan, itu membuat Hwajun bangga, ia bertepuk tangan dengan gembiranya dan ingin memeluk Hoseok tapi tidak bisa, ia juga tidak mungkin tiba tiba memakai cincin


akhirnya ia keluar, tapi saat keluar, ia bingung melihat banyak orang yang masuk ke gedung yang sama, dan semuanya tampan tampan, cantik cantik, semua wangi, semua bersih, dan semua terlihat sangat baik


tapi karna ia malas mengganggu, akhirnya ia pergi saja..


tapi saat ia akan pergi naik lift, Hwajun melihat beberapa orang ikut masuk dengannya, dua member Sistar sedang menunggu lift, namun saat pintu lift dibuka Soyou dikagetkan dengan sesosok orang (Hwajun) yang langsung meloncat keluar dan berdiri di hadapannya itu



karena kaget ia pun berteriak, namun kedua member yang lain malah bertanya "ada apa?" pada dirinya. ternyata hanya Soyou yang dapat melihat sosok yang keluar dari lift. member yang lain tidak dapat melihat sosok tersebut, entah itu bagian dari Hwajun mengganggu atau iseng tapi sama saja karna dasarnya Hwajun cukup jahil



hari berlalu, ketika Hwajun bersama bangtan juga, ketika itu bangtan tidak ada kegiatan, jadi mereka hanya berkumpul saja di dorm mereka


saat Hwajun sampai didorm, ia duduk bersama Taehyung diruang tamu


"kamu naik taksi lagi kesini?" tanya Taehyung


"emm"


"oh, yaudah"


mereka mengobrol disana tapi yang ada malah Hwajun bertemu dengan member lain dan menyapanya, juga mengajaknya masuk dan bergabung melihat bangtan latihan


mereka pun masuk bersama, Hwajun mengobrol dengan yang lain nya dan beberapa hari kedepannya, Hwajun lebih sering lagi datang ke dorm bangtan


sampai akhirnya Kwan, staff utama bangtan memanggil Taehyung dan mengajaknya bicara


"Tae" sapa staff


"ya hyung"


"kau dipanggil Kwan hyung"


"oh ya?"


tak lama Kwan hyung datang tepat setelah staff itu mengatakan kepada Taehyung


"ahh ini orangnya" jawab Giho, editor bangtan


"kenapa?" tanya Kwan


"aku baru saja bilang kamu mencarinya"


"oh ya udah ini sudah"


"memang kenapa?" tanya Giho


Kwan menanyakan apa hubungan Hwajub dengan Taehyung


"hubungan kamu sama dia (Hwajun) itu apa?" tanya Kwan


"teman lah hyung, kami benar teman" jawab Taehyung


"teman? yakin? kenapa setiap harinya datang?" tanya Kwan


"ya kan aku yang mengajaknya memang kenapa hyung?" tanya Taehyung lagi


Kwan mengatakan jika pihak agenci tidak bisa terus membiarkan jika Hwajun sering bersama dengan Taehyung, bukan melarang karna masalah apapun itu tapi karna memang aturan perusahaan tidak membolehkan jika Hwajun terus ikut bersana kemana mana sementara statusnya bukan siapa siapa


"ya lalu bagaimana?" tanya Taehyung


"iya itu dah, menurutku kalau gak dia bekerja disini buat jadi staff, ya bisa lah jangan setiap hari datang kan" jawab Kwan


"karna kalau sekali dua kali kita ketahuan juga sama media bisa mengelak, alasan saudara siapa, atau apa, kalau keseringan, mana bisa, kecuali staff kalian" kata Giho


"ya biar dia jadi kan staff saja deh, bisa kan, kita juga bukannya butuh 1 staff lagi?" jawab Namjoon


"iya makanya aku menawarkan itu" jawab Kwan


"ya itu kan jawaban kata dia kalau aku" jawab Taehyung


Taehyung menanyakan kepada Hwajun soal ia apa mau bekerja menjadi staff disana, dan jawaban Hwajun membuat semua orang disana malah ketawa dengan kepolosannya


"kamu mau tawaran itu?" tanya Taehyung


"tawaran? apa?" tanya balik Hwajun


"staff itu ngapain?"


"ya mengurus kebutuhan kita, nanti kan dijelaskan"


"itu bagian dari bekerja intinya Hwa" jawab Hoseok


"oh bekerja?" tanya Hwajun


"iya, tau kan?" tanya Hoseok


"bekerja itu ngapain?" tanya Hwajun


seketika itu membuat staff dan member disana menahan tawanya senentara sebelum jawaban berikutnya yang sudah tidak bisa ditahan lagi untuk mau ketawa


"kamu tidak tau bekerja itu apa?" tanya Taehyung


"tidak, memang apa?" tanya balik Hwajun


"biar dapat kerja, biar dapat kesibukan dan uang, kamu bisa beli apa saja kalau ada uang kan" jelas Taehyung


"oh, memang kalau membeli sesuatu harus bekerja?" tanya Hwajun


"nah betul"


"berarti kalau mau dapat uang harus bekerja, lalu dapat uangnya buat apa?" tanya Hwajun


"ya buat kamu beli apa saja kamu mau Hwaa" jawab Hoseok


"kalau buat beli uang bisa?" tanya Hwajun


"ahh, maksudnya?" tanya Taehyung


"iya, kan bekerja nih, terus dapat uang nih, uangnya bisa buat beli uang lagi? biar makin banyak uangnya" jawab Hwajun polos


seketika semua tertawa termasuk Taehyung karna tidak lagi tahan sama jawaban itu lucu nya malah makin kencang ketawa ketika Hwajun malah ikut ketawa


"haahahah" ucap Hwajun tertawa


"haha hei, kamu kenapa ketawa?" tanya Hoseok


"kalian sendiri kenapa ketawa?" tanya Hwajun balik


"ahh, ini kita tertawakan kamu" kata Taehyung


"iiihh dasaaaar" ucap Hwajun kesal menepuk Taehyung


akhirnya setelah hari itu selesai, Hwajun menerima saja tawaran itu kepada Taehyung


"jadi gimana?" tanya Kwan


"Hwa?" tanya Taehyung


"aku apa kata kamu saja, aku gak ngerti kerjaan"


"ya nanti dijelaskan kok, tapi kamu ini mau tidak?"


"iya aku kasih ke kamu saja, kalau kamu mau ya aku mau"


"terserah aku gitu kah maksudnya"


"emm, gimana?"


"iya udah, bekerja kalau kataku ya"


"yaa"


Taehyung menerima tawaran itu, Hwajun menyetujui apa yang dikatakan semua oleh Taehyung dan sebagai permulaan, Hwajun juga menjadi asisten pribadi Taehyung


beberapa hari berlalu, dimana ketika bangtan sedang sibuk berbelanja, tentu bangtan bersama staff yang lainnya termasuk Hwajun


mereka pun masuk dan melihat lihat beberapa barang mana saja mereka akan beli, hingga akhirnya bertemu dengan shower untuk sabun cair pencuci piring (kawat)


saat Hwajun melihat Taehyung menyuruh Jimin mengambil satu kawat itu, Hwajun bertanya itu apa kepada Taehyung dan Jungkook yang ada disana


"ini benda apa?" tanya Hwajun


"ini? itu buat pencuci piring" jelas Taehyung


"ahh, bersih kan kalau cuci pakai itu?"


"bersih sekali lah, memang kenapa kamu tanya itu?"


"gak papa, karna aku penasaran saja, hemm"