Me Born In Death

Me Born In Death
75



dan makin kagetnya ia ketika melihat kursi sebelumnya didudukinya bergerak tanpa ada yang menggerakkannya, bergerak geser kanan, geser kiri, putar samping kiri setengah, samping kanan setengah


jadilah Giho batal ambil hapenya dan tidur kekamarnya langsung menutup wajahnya dengan salimutnya


hari berlalu, tiba di awal bulan itu, dimana Hwajun baru ingat jika ia akan ada janjian ketemuan dengan iu


"babe, kamu gak ingetin aku buat kita ketemuan kan? ini sudah hari kedua awal bulan" kata Kimsara


"memang masih?"


"iya lah, aku janjian sama iu unnie dan dia susah jadwal buat jalan, kamu kenapa gak ingetin?"


"kamu baru sembuh loh babe"


"iya aku mau telfon iu unnie mana hapeku"


"hapemu rusak, pakai hapeku"


"iya mana dah"


Hwajun menelfon nomor iu, beberapa kali telfon baru diangkat, baru ia mengatakan itu dirinya, dan menanyakan untuk janjian ketemuannya, saat iu mengangkatnya, Taehyung mengaktifkan speaker nya


"halo iya?" tanya iu


"bestie unnie? ini aku, Hwajun"


"ahh Hwa? gimana kabarmu? kata Taehyung kamu pergi?"


"iya, aku balik kok sama Taehyung ini aku telfon kamu, oh ya unnie, gimana sama janjian ketemuannya?"


"masih bisa, ayo kapan, aku hubungi kamu tidak bisa"


"hapeku rusak, karna dilempar oleh Taehyung"


"oh iya, Taehyung bilang, pantesan, mana aku lupa, iya udah gimana lusa?"


"bisa lusa ya, ditempat janjian awal ya"


"bangtan?"


"nanti kutanyakan mereka"


"okeh, oh ya ini nomor kamu?"


"nomor Taehyung, kalau mau simpan. simpanlah"


"okeh deh"


Hwajun mematikan telfonnya, Taehyung menjelaskan kepada member lainnya dan mereka mengatakan bisa jika lusa, karna kebetulan juga tidak ada job atau kerjaan


esok paginya, Hwajun bersiap siap untuk pulang, ia memutuskan balik kerumahnya, karna kan sudah bukan staff dari bangtan, jadi ia akan pulang diantarkan oleh Taehyung


setelah sampai dirumah, Yunsi membuka pintunya..


"kalian?" sapa Yunsi


"iya, ma" ucap Hwajun memeluk Yunsi


"ayo kamu masuk, habis sakit kan?"


"iyaa, saya bantu bawa tas Hwa, bibi" kata Taehyung


"yaa Taehyung"


tak hentinya Yunsi memeluk Hwajun dan membawanya masuk, mereka mengobrol bertiga, Taehyung juga mengatakan jika ia juga merasa menyesal sudah membuat masalah kepada Hwajun, Taehyung dengan gentle mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada Yunsi


Hwajun pun istirahat, Taehyung pamitan pulang dan diantarkan juga oleh Yunsi


sampai didepan rumah..


"bibi, maafin Taehyung sekali lagi ya" kata Taehyung


"sudah bibi paham, nanti bibi bantu jelaskan sama Hwajun biar anaknya paham"


"iyaa bi makasih ya bi"


"iyaa sama sama, gini, yang penting kamu tau bagaimana Hwajun dan bisa masuk sela mereka" kata Yunsi


"kalau boleh tau memang Hwa dekatnya sama siapa teman nya?"


"ahh okeh bi, makasih ya bi"


"yaa"


hari berlalu, dimana setelah kesibukan seharian, tiba di hari berikutnya, hari janjian dengan iu untuk jalan, Taehyung menjemput Hwajun


yang membukakan pintu rumah kali ini Mirseong karna pagi itu Yuski dan Yunsi sedang tidak dirumah


"Taehyung ya? nyari Hwajun?" sapa Mirseong


"iya nuna, kita sudah janjian mau pergi"


"iya udah masuk, dia sudah siap siap"


"yaa nuna"


"aku tinggal dulu ya"


"ahh nuna, boleh bicara tidak? ada waktu gak ya?" tanya Taehyung


"oh ada kok, ada, ada apa ya Taehyung?"


disinilah Taehyung mulai menanyakan soal Hwajun kepada Mirseong karna menurut Yunsi jika Mirseong paling dekat dengan Hwajun


Mirseong menjelaskan semuanya, dengan detail tapi tentang Hwajun yang dekat dengan siapa saja


Mirseong menjelaskan jika Hwajun memang dekat dengan Kunwoo, juga menjelaskan dekat dengan orang baru yaitu Suho, bahkan beberapa teman pria Hwajun lainnya yang mencoba mendekati Hwajun


Mirseong tau semua, karna ia cukup sering mengikuti kegiatan Hwajun dipekerjaan nya kesehariannya


termasuk Mirseong mengatakan kepada Taehyung soal dua member dari bangtan yang ternyata juga menyimpan perasaan suka kepada Hwajun


"tapi ada kok selain Kunwoo dan Suho yang mendekati Hwajun, dari member bangtan" kata Mirseong


"ahh? siapa?" tanya Taehyung kaget


"kamu kan pacarnya, masak kamu tidak tau?"


"tidak nuna, sama sekali, tunggu, aku tebak, apa itu Hobi hyung?"


"yap, itu yang satu, dia menyukai tapi karna nyaman aja, dia kan punya pacar, menyukai Hwajun karna sebagai adiknya saja" jawab Mirseong


"lalu yang satunya?" tanya Taehyung


"satunya ini baru sedikit berhati hati, karna dia benar benar menyukai Hwajun, aku tau dia sering ketemu, dan dia bernama Kim Seokjin" kata Mirseong


"wooh? kamu serius?"


"serius lah, malah dia datang kerumah ini, ketemu sama appa Yuski"


Taehyung mengingat lagi soal Yuski yang pernah keceplosan bilang jika ada pria yang datang kerumah nya tapi teman Hwajun dan Taehyung dan cukup dekat dengan Hwajun


disini lah baru Taehyung mengingat siapa orang dimaksud ayah Hwajun saat itu


yaa, Taehyung kaget karna ia tidak pernah tau, ia mengira itu Hoseok, dan benar memang Hoseok tapi Hoseok hanya merasa suka kepada Hwajun karna kepolosannya, kebaikannya, kelembutannya


tapi member satu lagi memang suka benar kepada Hwajun terlepas dari itu, karna ia memang menyukai karna menginginkan Hwajun yaitu Seokjin


"aaahh pantas, iya aku ingat, paman Yuski pernah bilang ada pria datang kesini teman ku dan teman Hwa" kata Taehyung


"nah, itu Seokjin itu, tapi kamu jangan emosi dulu ya, cari tau dulu, aku katakan kekamu bukan untuk merusak persahabatanmu, tapi agar kamu tau saja, tapi bukan Seokjin itu yang harus kamu takuti, tapi Kunwoo" kata Mirseong


"kenapa nuna?"


"yaa kemungkinan Hwajun sama Seokjin, Hoseok, atau Suho lebih sedikit dari kemungkinan Hwajun bersama Kunwoo, karna Hwajun tau Kunwoo serius dan tulus, jadi paling hati hati saja sama Kunwoo" kata Mirseong


"kenapa Kunwoo hyung? bukankah lebih berpotensi itu Jin hyung, Hobi hyung, apalagi Suho Exo?"


"mereka kalah, karna Hwajun tau Hoseok punya pacar kan, anak indigo itu, yang bisa mengobrol dengan hantu itu? Seokjin juga sedang ada dekat dengan gadis lain, apalagi Suho, baru kenal"


"ya juga sih"


"nah apalagi Kunwoo tuh kan? Kunwoo berteman dan dekat dengan Hwajun lebih lama dibandingkan ketiganya, ditambah Hwajun tau Kunwoo tulus kepadanya"


Mirseong mengatakan kepada Taehyung jika Hwajun bisa membaca pikiran orang lain, siapapun itu, untuk ia Hwajun tau mana pria yang menyukai nya dan tidak


untuk itu tak heran jika Hwajun tau perasaan apa dan bagaimana dari masing masing pria yang mendekatinya, mulai dari Hoseok, Seokjin hingga Suho