
"aku mandi di kamar mandi luar ya, kamu dikamar mandi kamar ini saja"
"yaa"
sama sama mandi, Taehyung keluar duluan dari kamar mandi nya padahal ia berpikir jika Hwajun sudah sejak tadi, karna Taehyung sudah selama sejam dikamar mandinya
tapi saat keluar, tidak ada siapapun disana
"babe, kamu dikamar mandi masih?" teriak Taehyung
"yaa" kata Hwajun
"belum selesai?"
"belum"
tapi hingga jam kedua alias 2jam lamanya Hwajun masih mandi
"babe kamu masih mandi apa?" tanya Taehyung
"iyaaa"
"kenapa lama sih?"
"bentar dong"
"kita jalan lagi kan, ayo cepat"
"iyaa iya"
Taehyung kembali pergi dan menunggu, hingga berjalan satu jam, masih belum juga keluar, membuat Taehyung sampai kesal akhirnya memaksa untuk membuka pintu kamar mandi nya
dan Hwajun malah masih mandi
"baaaabbeeee" teriak Hwajun
"ahh sorry babe, kamu lama banget mandi doang dah"
"yaa tunggu kan dah bilang tunggu"
"iyaaa cepet"
dan akhirnya setelah 3 jam 35 menit lamanya baru selesai keluar dari kamar mandi, tapi Taehyung sudah terlelap tidur disana, Hwajun sudah sangat rapi dan bersiap siap disana saat ia melihat Taehyung tidur, Hwajun melihat kearah wajah Taehyung dan memerhatikannya
"manusia ini kenapa begitu tampan ternyata" gerutu nya dalam hati
tapi seketika itu Taehyung terbangun dan mencium Hwajun
"babe" ucap Hwajun
"ngapain melihatiku begitu? tampan kah aku?"
"ohh bagaimana kamu tau?" tanya Hwajun
"ooh beneran?"
"iya bener, memang aku bilang itu, kenapa kamu bisa tau? jangan jangan kamu bisa mendengar isi hatiku?"
"tidak, aku hanya menebak dan taunya benar, waah aku tampan ya menurutmu?"
"iyaa" jawab Hwajun dengan malu malu
Taehyung memeluk Hwajun disana dengan erat, liburan ini sangat menyenangkan bagi Taehyung, ia bisa tinggal selama liburan diapartemennya bersama gadis disukainya
ketika hari berlalu, dimana malam nya Hwajun santai didepan televisi, Taehyung melihat dari arah kamarnya, ia baru saja keluar dari kamarnya
lalu mendekati Hwajun dan duduk disamping Hwajun dengan manja ia tidur di paha Hwajun
"Hwa" sapa Taehyung
"yaa"
"kamu sayang tidak sama aku?"
"sayang, aku tau rasa sayang dengan kamu saja"
"kalau gitu ciuman ya?"
"ciuman?"
Taehyung langsung duduk dan mendekati wajah Hwajun disana
"main ya" kata Taehyung
"ah tidak, jangan"
"sebentar saja, gak sampai 5 menit deh janji"
"tidak tolong jangan deh"
"ayolah kamu bilang sayang?"
"iya tapi jangan deh"
Taehyung memaksa Hwajun, ia terus menarik tangan Hwajun dan menahannya untuk memaksa melakukan itu tapi Hwajun terus menolaknya
Taehyung terus mencoba melakukannya dengan memaksakan tapi Hwajun tetap tidak mau
"udah ya, enggak, Taehyung" teriak Hwajun
"sekali, apa kita berpacaran? kalau kamu sayang, sekali saja, aku janji" kata Taehyung
"tidaaaak"
"kenapa? kenapa?"
"tidak, udah ya"
"baaaabeee, sekali, gak hamil kok kalau sekali"
"enggak"
"tidak, tidaaaaak" jawab Hwajun lagi terus mendorong Taehyung
"babe" ucap Taehyung menahan kedua pipi Hwajun
Hwajun menatap kedua mata Taehyung disana, Taehyung meminta lagi tapi masih saja ditolak
"yaa" ucap Taehyung
"tidak, lepasin, aku pulang saja, antarkan aku pulang kalau tidak aku akan pulang sendiri" jawab Hwajun
"iya udah iya, tidak kok" jawab Taehyung mengalah
"awas aja kamu macam macam lagi"
"kenapa sih, dikasih enak juga" gerutu Taehyung
esoknya.. dihari keempat libur Taehyung, sisa 2 hari lagi sebelum balik ke dorm
"kamu ikut atau tunggu disini? aku mau beli sesuatu di market" tanya Taehyung
"tidak, aku malas mau keluar" jawab Hwajun
"yaudah, jangan bukain kalau ada yang mengetuk ya"
"kenapa?"
"jangan lah, sembarangan orang kamu gak tau kalau niat buruk"
"bagaimana aku tau kalau kamu yang datang?"
"aku bisa membukanya sendiri, kalau aku, aku langsung masuk" kata Taehyung
"emm okay"
Taehyung pun pergi, Hwajun pergi mandi, selesai mandi, ia merasa mandinya sudah lama tapi Taehyung belum juga datang
ia lanjut mencuci baju, tapi ia melihat mesin cuci, ia tidak tau bagaimana cara memakainya, ia melihat segala sisi mesin cuci yang ada di samping balkon khusus mencuci dan menjemur, ia tidak tau jika Taehyung sudah datang
"babee?" sapa Taehyung sambil meletakkan barang belajaannya
Hwajun tidak menjawabnya, Taehyung mencari kemana mana tapi tidak ada, tidak ada dikamar, di toilet, hingga Taehyung pergi ke balkon nya dan melihat Hwajun bingung dengan mesin cuci disana, tapi bukan karna melihat Hwajun bingung dengan mesin cuxi yang membuat Taehyung salah fokus
tapi karna Taehyung melihat Hwajun santai hanya dengan memakai handuk saja
Taehyung memainkan lidahnya dan mendekati Hwajun disana, setelah dibelakang Hwajun pas, Taehyung masih melihat kearah bagian bawa pinggang Hwajun
Taehyung menyentuh pinggang Hwajun dan mencium aroma tubuh Hwajun dari lehernya
"babe, kaget ih" ucap Hwajun
Taehyung masih mencium aroma tubuh Hwajun dari lehernya itu dan tidak menjawab apapun yang dikatakan Hwajun
"babe, ini gimana caranya, aku mu cuci bajuku, tapi tidak tau cara pakai mesin cuci nya" kata Hwajun
Taehyung masih diam saja, Hwajun merasa aneh, seketika ia teringat ia hanya memakai handuknya, dan benar saja saat ia membalikkan badannya, Taehyung sudah mengembus lehernya
"babe" ucap Hwajun
"ahh?" jawab Taehyung
"apasih, kenapa begitu? ini loh, mesin cucinya, bagaimana caranya"
Taehyung mendekati arah wajah Hwajun dan menatapnya dengan tajam, lalu membuka handuknya perlahan, tapi Hwajun malah menahannya
"jangan" ucap Hwajun
"aku mohon, sekali, aku tidak akan kasar, sungguh"
"tidak Taehyung"
"babe?"
"Taehyung sudah lah"
saat Hwajun akan pergi, Taehyung menahan tangan Hwajun
"Taehyung" kata Hwajun
"sekali lagi kamu panggil aku nama ku"
"iya kamu sih, udah ya, jangan aku bilang tidak ya tidak"
"kenapa sih babe? aku kan pacarmu? aku tidak sama dengan pria lain sudah melakukan dan meninggalkan"
"tapi aku tidak pernah melakukan"
"yaudah rasakan sekali saja"
"tidaaaak, udah tidak ya tidak" jawab Hwajun
Hwajun pergi dan masuk kamar mandi lagi untuk memakai baju, kalu ia mengeringkan rambutnya diwastafel kamar mandi
Taehyung hanya diam disana melihat Hwajun pergi, disini ia berpikir apa Hwajun masih belum bisa mencintainya, makanya ia tidak mau melakukan itu
Taehyungpun berjalan masuk kekamar mandi..
"ada apa lagi babe?" tanya Hwajun
Taehyung duduk di samping wastafel disana lalu menatap kearah kedua mata Hwajun
"apa kamu belum sayang sama aku?"
"sayang aku babe, kalau tidak buat apa aku mau pacaran dengan mu"
"kenapa tidak mau melakukannya sekali saja?"
"tidak, aku tidak mau"
"bahkan kamu tidak pernah mencium ku, apalagi mencium bibirku" kata Taehyung