
pastinya dengan wajah menyeramkan tapi tersenyum kearah nya terlihat dari layar laptopnya
Chanyeol perlahan menoleh kebelakangnya tapi tidak ada siapapun disana, hanya ada dirinya, ia bernapas lega dan saat menoleh lagi ke arah layar laptop yang sudah ia matikan, sosok bayangan itu masih ada, seketika itu lah Chanyeol berlari juga masuk kamarnya dan bersembunyi
ia langsung menelfon salah satu member yang terbilang pemberani, yaitu Baekhyun, menjelaskan apa yang sedang dialami nya baru saja, Chanyeol juga menjelaskan pada Baekhyun tentang apa yang dia lihat soal Xiumin dan Chen yang berlari juga karna ketakutan
mendengar penjelasan Chanyeol dari telfon, membuat Baekhyun langsung turun tangan, ia menuju keruangan tamu, melihat disana sekitarnya, tidak ada yang aneh
"apa? ada apa? tidak ada apa apa? mengada ada ini namanya" gerutu Baekhyun
menuju ke laptop, tidak ada yang aneh, tidak ada bayangan apapun, tidak ada yang bergerak sendiri, tidak ada yang membuat nya merasa jika ada hantu, semua baik baik saja, tapi Baekhyun tidak tau jika sebenarnya ada yang mengawasinya
yaa Hwajun mengikuti Baekhyun yang melihat lihat laptop itu, menyalakan sebentar karna sempat dimatikan Chanyeol tapi mematikan lagi laptopnya tidak ada apa apa, tidak ada bayangan apapun
tapi ketika Baekhyun akan mengembalikan laptop milik Xiumin, diantara ruang tamu dan pintu kamar Xiumin terdapat kaca berukuran sebadan manusia lah, saat Baekhyun melewati kaca besar itu, ia sempat menoleh untuk melirik kearah wajahnya
tapi ia malah melihat sekilas seperti sosok merah yang sama dengan dikatakan oleh Chanyeol sebelumnya mengikutinya, tapi karna dasarnya Baekhyun pemberani ya melihat lagi di cermin tapi tidak ada siapa siapa
ia mencoba lagi membalikkan badannya melihat kearah lain dari cermin untuk ia bisa membalikkan badan dengan cepat melihat ke arah cermin lagi tapi ia seketika kaget karna ketika melihat kembali sudah ada Lay, member lain juga
"Lay?" teriaknya kaget
"kenapa? aduh, sekeras itu memanggilku? aku tidak tuli" jawab Lay
"kamu tiba tiba disini, kagetlah, mana kamu memakai baju merah semua" jawab Baekhyun
"ini kan baju tidur, kamu juga sering kan melihatku memakai baju warna merah ini" kata Lay
"iyaaa, aku tau itu"
"ku kenapa sih? ada apa?"
diceritakan juga oleh Baekhyun kepada Lay, mulai cerita Chanyeol, lalu apa yang ia lihat barusaja, tapi itupun hanya sekilas
Lay malah memeluk lengan baekhyun ketakutan
"kenapa nempel?" tanya Baekhyun
"aku takut"
"takut? ah sudah lah, ini hanya cerita biasa, gak ada hantu itu, udah ngapain takut sama hantu, kita kan manusia" kata Baekhyun
"eh tapi jangan menantang kamu"
"gak, aku gak nantang kok, aku hanya bicara biasa"
setelah semua membaik, Baekhyun mengembalikan laptop milik Xiumin, lalu tak lama Chanyeol juga menemui Chen dan menghampiri Baekhyun bersama Xiumin
Exo semua berkumpul bersama full member dan juga para staff mereka, dan Xiumin, Chen, Chanyeol, Baekhyun hingga Lay menceritakan apa yang mereka alami dan member lain yang belum mengalaminya merasa itu hal biasa
"sudah sudah, jangan terlalu berpikiran aneh soal ini" kata Do
"iya, bukannya setiap tempat pasti ada penghuninya?" jawab Kai
"mungkin pagi iseng kali" kata Baekhyun
"iya sudah sudah, lebih baik kalian sibukkan diri, jangan melamun, jangan banyak pikiran tapi mengkosongkan pandangan" kata Suho, leader Exo itu
"sepertinya aku akan tinggal dikamar kamu malam ini" kata Xiumin kepada Baekhyun
"ngapain? gak ah, udah dikamar sendiri" jawab Baekhyun
"yaudah, dikamar ku saja, aku juga takut" kata Chen pada Xiumin
"iya deh, aku dikamar kamu ya" kata Xiumin
tapi karna mengingat kembali sosok sekilas ia lihat, Baekhyun malah jadi ikut takut, ia malah mengajak untuk Do sekamar dengannya tapi seketika dijawab oleh Kai dan Sehun bersamaan kalau mereka yang akan tidur bersama Do malam ini
"kalau begitu aku lebih baik tidur di kamar kamu" kata Baekyun kepada Do
"aku yang sekamar sama dia (Do)" jawab Kai dan Sehun bersamaan
"wooh? apa sih kalian?" ucap D.O
"katamu berani? sendirian?" tanya Chen
"gak, kurasa harus bareng saja" jawab Baekhyun
"takut ya?" ledek Xiumin
"gak, biasa saja, kan aku bilang butuh teman saja tidur malam ini" jawab Baekhyun mengales
"yaudah sama aku saja" jawab Lay kepada Baekhyun
"tapi kamu penakut" jawab Baekhyun
"yaudah aku sama kamu saja hyung" kata Lay kepada Suho
"aassh, tidak, okeh deh, kita sekamar saja, tapi bertiga" jawab Baekhyun
"bertiga?" tanya Lay
"aku, kamu, Suho" jawab Baekhyun
"kamu bilang berani?" jawab Suho
"aku butuh teman" jawab Baekhyun
"akui saja lah, kalau tidak, tidak usah lah tidur sama kami" jawab Lay
"aaaahsss okeh, iyaa aku takut" jawab Baekhyun akhirnya mengakuinya
"tunggu, aku bagaimana?" tanya Chanyeol
"yaudah sudah pas bertiga kan masing masing, kamu biar sama Xiumin dan Chen" kata Suho
"ahh iya udah gakpapa, biar bertiga" kata Xiumin
"iya deh, bertiga enakan" jawab Chen
"apanya?" tanya Do mulai otak yadongnya
"tidurnya lah" jawab Chen
"wooh gaya apa" kata Do
"jangan mulai mulai" jawab Xiumin paham otak Do
"hahaha" ketawa Do puas
jadilah yang sekamar ada,
Xiumin dengan Chen dan Chanyeol
Baekhyun dengan Lay dan Suho
sementara Do dengan Kai dan Sehun
akhirnya keputusan tidur sekamar sudah ditentukan tapi para staff yang merasa tidak ada sama sekali gangguan itu sedikitpun, mereka memberikan masukan jika mereka menganggap bukannya setiap tempat itu pasti ada penghuninya, mungkin lagi jahil saja, baru mengobrol dan membahas tentang pekerjaan juga, sejam kemudian malah gangguan dialami langsung oleh Do
dimana ketika ia didalam kamar, ia memainkan laptopnya, Hwajun duduk di ranjang tidur dalam kamar itu, awalnya biasa saja, Do menggarap soal pekerjaan salah satu single untuk Exo terbaru, kebetulan Do sendirian karna Sehun dan Kai masih diluar kamar
tapi setelah garapan selesai, Do malah membuka salah satu situs dewasa, melihat itu Hwajun kaget, ia mendekati arah layar laptop itu dan malah memutar video dewasa itu, membuat Hwajun malah geli dan malu melihatnya
Hwajun malah mematikan laptop Do hanya dengan menyentuhnya karna tidak ingin melihat video itu, Do bingung kenapa tiba tiba mati? padahal ia baru melepaskan dari chargernya dan jelas masih penuh baterai nya
Do menyalakan lagi laptopnya dan saat memutar lagi malah mati lagi, dan itu bekali kali selama Do melakukannya akan memutar video dewasa itu, seketika Do teringat penjelasan dari Chen soal hape Xiumin, seketika itu Do tidak lagi menyalakan laptopnya