
ia tidak ada rencana pergi kemana mana, mau pergi pun ia bisa saja kapan saja kemana saja bahkan tanpa terlihat oleh staff di apertemen itu
tapi Hwajun tidak ada pekerjaan diluar jadi ia ya hanya diam didepan televisi, memgambil bantal, guling dan selimutnya lalu menonton televisi sembari tertidur
malamnya, Taehyung datang, ia yakin Hwajun tidak ada di kamar, ia menanyakan pada staff tapi staffnya udah beda shift, tapi ia tetap tanya soal Hwajun apa ada pergi keluar
"nuna, apa kamu melihat Hwa, gadis dikamarku keluar?" tanya Taehyung
"dari kamar? tunggu saya cek? tidak ada dari pagi data tertulis untuk keluar siapapun"
"okeh"
Taehyung pergi kekamarnya, ia membuka pintu dan melihat benar saja Hwajun masih tidur dengan posisi masih sama saat siang tadi ia lihat televisi, masih dengan televisi menyala bahkan
melihat itu, Taehyung merasa lega karna Hwajun tidak keluar, ia mengangkat Hwajun dan pindah kekamarnya, setelah memindahkannya, Taehyung pergi mandi, lalu keluar mengeringkan rambut, dan melihat kearah ranjang tidurnya
kadang Taehyung sering berpikir, kenapa Hwajun begitu memiliki tubuh yang sangat mudah diangkat? badannya seperti tidak memiliki berat sama sekali ketika Taehyung mengangkatnya
Taehyung tidur, tengah malam, Hwajun bangun ternyata sudah dikamar, dan disamping Taehyung, Hwajun bangun melihat Taehyung ternyata sudah datang
"babe? ini pagi, bangun yuk, makan pagi" kata Hwajun
"emm" jawab Taehyung mulai membuka matanya
"kamu kenapa semalam datang gak bangunin?"
"aku kasihan kamu ketiduran sampek televisi nya menyala semalam"
"ahh yaudah aku pesan kan makanan ya?"
"gak mau makan"
"terus?"
"tidur"
"ada jadwal lagi gak keluar? nanti aku bangunin kalau mau lanjut tidurnya"
"jam satu siang masih lama"
"kemana?"
"ke agenci lagi"
"yaudah, kamu tidur lagi nanti sejam sebelumnya aku bangunin nya"
"yaa"
Hwajun membereskan apartemen, kali ini dengan tenaga manusia nya, karna ia tidak mau sering memakai kemampuannya menggerakkan benda hanya dengan pikirannya
Hwajun memesan makanan untuk sendiri dan seseorang mengetuk pintu kamar apartemen itu, Hwajun membukakan karna ia memang menunggu pesanan makanannya
"yaa?" sapa Hwajun
"apa ini kamar atas nama Hwajun?"
"ya itu saya, ini pesanan nya?"
"iya, silahkan tanda terima"
"yaa makasih"
kurir itu tidak menanyakan lebih banyak, tapi ia sedikit merasa aneh, karna dalam hidup nya ia bekerja, dan selama ia bekerja ditempatnya sekarang menjadi kurir, baru pelanggan ini yang meminta daging ayam tapi masih segar
apa masalahnya dengan daging ayam segar?
masalahnya daging ayam segar diminta Hwajun memang yang benar benar fresh ayam baru mati, bahkan Hwajun meminta dengan darah darahnya
"arrgh dia mungkin lagi ingin yang benar benar fresh" ucap kurir itu dalam hatinya
tapi tak mau pikir terlalu panjang urusan itu, kurir lanjutkan jalan dan pergi dari apartemen
Hwajun sendiri membeli ayam itu dan masih benar benar segar, ia tanpa mengolah tapi membawa masuk kamar mandi dan memakannya disana, karna agar darahnya tidak bercecer dan bisa langsung di siram air untuk membersihkannya
setelah makan, Hwajun keluar, dan duduk santai depan televisi tanpa ia menyalakan televisinya, seketika Hwajun teringat soal Suho
Hwajun berdiri dan berlari kearah kamar nya, Hwajun melihat disana Taehyung masih tidur, Hwajun berpikir kalau ia pergi sekarang tiba tiba Taehyung bangun bagaimana?
jadi kepikiran Hwajun untuk membuat Taehyung tidur selama lima jam, karna selama itu, tidak akan membuat ketahuan jika Hwajun tidak di apartemen, Hwajun pun menyentuh kepala Taehyung dan memastikan tidak akan bangun sampai lima jam kedepan
Hwajun siap siap, ia pergi dan sampai dengan cepat ke dorm Suho, lalu ia masuk dulu, melihat sedang apa dilakukan Exo didalam dorm nya saat tidak ada kerjaan
dan kejahilan Hwajun dimulai..
diawali dari member yang berada di ruang tamu, bernama Xiumin, yang duduk sendirian sembari sibuk dengan latopnya, Hwajun duduk disamping Xiumin karna haus, Hwajun menggeserkan gelas yang ada di meja sejajar dengan laptop Xiumin
Xiumin seketika menyadari itu, ia belum merasa aneh, jadi ia menarik lagi gelasnya ke tengah agar tidak terjatuh lalu kembali sibuk dengan urusannya di laptopnya
ketika Hwajun menarik lagi, Xiumin mulai merasa aneh, tadi ia belum sadar tapi ini sudah kedua kalinya, tentu ia sadar, ia melihat ke arah gelas, dan melihat kearah sekitar ruang tamu
"angin juga gak ada, kenapa gerak dah?" ucap Xiumin dalam hati merasa mulai ada kejanggalan ia takut
Hwajun mengetahui itu jelas senang lah, malah makin senang untuk menggoda, jadi ia mendorong gelas itu hingga terjatuh dari meja dan pecah
seketika itu Xiumin merasa ada yang tidak beres dengan kejadian gelas itu, ia berlari dan pergi kekamarnya, tapi di ruang televisi samping ruang tamu yang ada didepan kamar Xiumin juga, melihat Xiumin berlari, ia bingung dan berlari juga kearah kamar Xiumin
"ada apa kamu?" tanya Chen
"gelas di meja tamu pecah, tadi bergerak sendiri"
"gelas apa?"
"gelas, ya gelas minum, gelas apa lagi"
karna penasaran Chen melihat dan tidak ada gelas pecah, gelasnya masih utuh, masih ada di samping laptop milik Xiumin
"ada ada saja kali ini anak, gak ada ini gelasnya pecah, utuh juga" jawab Chen dalam hati
Hwajun masih berada di depan laptop tempat Xiumin tadi, ia iseng dan menyetel salah satu film horor dan skip langsung ke suara biasa dipakai untuk tag syuting hantu
seketika Chen kaget, mendengar suara muncul itu, ia pikir dari laptop Xiumin, tapi saat mendekati arah laptop itu, seketika terdengar suara mengaum seperti ada sesosok hantu diruangan tamu dorm nya itu
mendengar raungan itu seketika Chen berlari juga menyusul Xiumin tapi Chen memutuskan masuk kamarnya saja
melihat kelakuan dua member membuat aneh member satu lagi bernama Chanyeol dimana ia melihat ketika Xiumin berlari tak lama Chen juga berlari tapi Chanyeol langsung berjalan ke arah ruang tamu
tidak ada apa apa, tidak ada siapa siapa, ia mendengar suara sound dan film dari laptop Xiumin, ia mendekatinya
Chanyeol saat melihat laptop Xiumin, ternyata sedang menonton film horor
"astaga kenapa harus lari? kan mereka sendiri memutar film horor ini?" ucap Chanyeol pelan
Chanyeol langsung mematikan film nya, mematikan juga laptopnya tapi ia kaget karna ada sosok berpakaian merah terang