
mereka membahas disana tentang sikap apa diambil Taehyung jika ia merasa cemburu, meyakinkan Taehyung juga jika Hwajun hanya mencintai Taehyung
tapi disini juga malah Jimin menanyakan apa yang terjadi kemarinnya ketika beberapa barang di dorm berantakan tapi Kimsara masih duduk santai
Jimin menanyakan kepada Hoseok karna memang Kimsara adalah pacar dari Hoseok, dan Hoseok lah yang menemani saat Kimsara berkomunikasi dengan beberapa benda yang berantakan dengan sendirinya disana
"aku belum menanyakan lagi soal itu sama Sara" kata Hoseok
"kapan nuna datang?" tanya Jimin
"kenapa kamu malah jadi tanya? kamu tidak takut?"
"takut hyung tapi penasaran" jawab Jimin
"Sara belum sadar" kata Hoseok dengan nada pelan
"apa? serius hyung?" tanya Taehyung
"iyaa, aku juga tidak tau, nanti ketika bersama Sara saja kamu tanyakan semuanya" kata Hoseok
member lain juga mengatakan sama, mereka penasaran, jadi Hoseok menelfon Kimsara, menanyakan apa ia bisa ke dorm nya dan bilang nanti malam nya
tapi Taehyung sekilas mengingat ketika kemarin Yoosaa menyuruhnya membangunkan Hwajun..
"oh ya, Yoosaa unnie? kemarin kamu menyuruhku membangunkan Hwa? ada apa memang? kamu bilang akan menceritakan?" tanya Taehyung
"disini mau ceritanya?" tanya Yoosaa
"katakan disini saja, ada apa?" tanya Yoongi
Yoosaa menjelaskan tentang apa yang dialami nya, soal ada pria berbaju hitam dengan tongkat hitam, dan juga dua pasang pria dan wanita yang membisikkan nya agar membangunkan Hwajun
tapi karna Yoosaa tidak tau siapa ketiganya, jadi ia hanya mengatakan sekilas tampilan dan sosoknya bagaimana, selebihnya ia tidak tau
"apa itu jangan jangan" ucap Jimin terhenti
"apa Jimin?" tanya Taehyung
"ahh aku tidak kuat katakan kekamu"
"aku rasa aku tau Jimin hyung apa mau bilang, itu pasti penyabut nyawa" kata Jungkook
"ahh benar" kata Namjoon
"ehh sudah lah ayo" kata Taehyung
"sudah lah penting Hwa sudah membaik kan" kata Yoosaa
sejak itu, tidak ada yang bisa meragukan bagaimana kemampuan seorang Yoosaa dalam hal mistisnya
mendengar itu semua bergidik, merinding, ketakutan, ya lah, bagaimana tidak, karna ketiga sosok itu pada saat itu hanya Yoosaa yang melihatnya
dibeberapa hari berikutnya, dimana Hwajun sudah mulai pemulihan, tapi Kimsara sudah membaik dengan cepat
sorenya beberapa menit lagi malam, Kimsara datang, duduk bersama dengan Hoseok diruang tamu, tak lama beberapa member lainnya malah duduk bersama Hoseok dan Kimsara termasuk Taehyung dan Hwajun
mereka menanyakan kepada Kimsara apa yang kemarin terjadi sesaat sebelum kedatangan Hwajun, Kimsara melirik kearah Hwajun sebentar lalu menjawab
"tidak ada, aku hanya membantu agar Key rei tidak mendekati kalian" ucap Kimsara
"Key rei?" tanya semua
"hantu pemakan organ, yang pernah kukatakan, dia saat itu akan mendekati dan mengambil organ Taehyung diam diam jadi aku membantunya, hanya ada yang membantuku tadi" kata Kimsara
"siapa?" tanya Hoseok
"aku juga tidak tau siapa" jawab Kimsara berbohong
Kimsara menjelaskan yang terjadi termasuk ia yang dibantu oleh sosok lain tapi Kimsara tidak mengatakan siapa sosok dimaksudnya itu yang padahal itu adalah Hwajun
"lalu apa kamu tau soal dua orang dalam penglihatan Yoosaa unnie?" tanya Taehyung
"yaa, Yoosaa unnie coba cerita dulu" kata Taehyung
Yoosaa menceritakan sama ketika ia menceritakan kepada bangtan, Kimsara mengatakan soal itu tidak tau, padahal Kimsara sudah tau siapa ketiganya
"aku tidak tau" jawab Kimsara
"yaah" jawab Taehyung
"kamu janga bohong, kamu tau, aku tau kamu bunny" kata Hoseok
Kimsara menoleh lagi kearah Yoosaa, Hoseok memaksanya menceritakan siapa dan apa ceritanya, tapi jawaban Kimsara hanya
"nanti kalian akan tau, pada saatnya nanti, jadi tolong jangan paksa aku katakan dihari ini" kata Kimsara
mereka menurutinya saja, karna tau, bagaimana jika Kimsara sudah berbicara sangat tegas itu artinya dalam mode super serius
akhirnya Hwajun pun merasa lega karna Kimsara masih menjaga status dia yang sebenarnya, ia tidak mau mengatakan apapun tentang Hwajun itu atas janjinya kepada Hwajun
sementara mendengar penjelaskan Yoosaa tadi, Hwajun juga merasa kaget, ia penasaran, dan akan menanyakan ketika nanti tinggal mereka berdua saja
malamnya, baru, Hwajun tidak tidur menunggu yang lain tidur, dan ketika ia memastikan semua tidur, Hwajun melepaskan dulu cincinnya agar ia bisa bebas bersama Yoosaa nantinya
lalu Hwajun mendatangi keruangan kerja Yoosaa, tapi masih ada Giho, akhirnya Hwajun menunggu di sofa yang ada disana, Yoosaa melihat keberadaan Hwajun tapi ia merasa aman karna Hwajun melepaskan cincinnya jadi Giho tidak tau
setelah menunggu beberapa lama, Giho akhirnya pamitan tidur, pekerjaannya baru selesai, Yoosaa berbohong jika pekerjaannya belum selesai padahal sudah, demi ia bisa bersama Hwajun diruangan itu
Giho ambil tasnya di samping Hwajun, Yoosaa sedikit takut jika Giho menyentuh Hwajun padahal menyentuh pun tidak akan terasa juga kan?
Giho pergi, tinggallah Hwajun dan Yoosaa, Yoosaa duduk didepan komputernya dan Hwajun menarik kursi Giho untuk duduk disamping Yoosaa
"kenapa kamu kesini tanpa cincin?" tanya Yoosaa
"aku mau tanya soal tadi kamu ceritakan kepada Kimsara unnie, ada apa sama kamu waktu itu? kamu melihat apa?"
Yoosaa menjelaskan lagi soal waktu itu, Hwajun kaget, ia merasa tau ketiganya, karna Yoosaa penasaran ya ia tanya lah siapa ketiganya
"memang kamu kenal ketiganya?" tanya Yoosaa
"kamu serius ini?"
"iya lah"
"yaa aku kenal ketiganya"
Hwajun yang jadi menjelaskan siapa ketiganya dimana dua pria dan wanita yang membisikkan Yoosaa agar membangunkannya adalah orang tua angkat Hwajun yang juga seorang hantu
"jadi mereka orang tua kamu?" tanya Yoosaa
"yaa, mereka juga hantu, dan mati" kata Hwajun
"lalu yang berjubah?"
"aku sedikit lupa tapi aku sepertinya sedikit ingat dia yang selalu mengawasiku dibeberapa kesempatan agar menarikku" kata Hwajun
"menarikmu?"
"yaa. membawaku, entah mau kemana, dan pasti kalau aku ikut, aku akan pergi selamanya"
Hwajun menjelaskan jika Yunsi dan Yuski ternyata belum rela kehilangan Hwajun, makanya menyuruh Yoosaa membangunkannya, karna jika Hwajun ikut bersama pria berjubah itu akan menghilang selamanya
Hwajun meminta juga agar Yoosaa menjaga nya jika ada disekitar Hwajun ada pria berjubah itu lagi, karna pria berjubah jarang tampak dekat Hwajun kecuali merasa memiliki kesempatan menarik Hwajun untuk ikut pergi bersamanya
"lalu Sara? dia apa tau semuanya?" tanya Yoosaa
"yaa dia tau semuanya tanpa kujelaskan seperti padamu, jadi dia tau apa yang akan ia lakukan"
saat mengobrol, ternyata Giho kembali lagi, karna di tasnya, hapenya tidak ada, ia lupa meninggalkan disofa itu juga hapenya, jadi balik tapi betapa kagetnya Giho ketika melihat Yoosaa berbicara sendiri seolah ia ada teman