
"oh my God" ucap Jisoo kaget
beberapa waktu setelah kejadian yang menimpa Lisa dan Jisoo, Lisa baru saja kembali ke korea setelah pulang ke Thailand. dia memberitahu para member blackpink kalau seorang cenayang mendadak mendatanginya dan mengatakan kalau ada hantu walk in closet mereka. cenayang ini juga memintanya untuk berhati-hati.
"tapi aku tau sebelum kau menceritakan ini Jisoo oni" kata Lisa
"wooh, kamu serius?" tanya Jisoo
"yaa, aku dimintanya berhati hati, untuk kita jaga diri"
hal yang lebih aneh lagi adalah cenayang tersebut memberi tahu Lisa bahkan sebelum mendengar cerita dari Jisoo. pengalaman mistis member blackpink itu sendiri juga bahkan belum pernah diungkap ke publik. beruntung sekarang Lisa, Jisoo, Jennie, dan Rose telah pindah dorm
tapi bukan perkara pindah dorm membuat mereka akan terbebas dari kejahilan Hwajun, tapi dari semua yang diganggu Hwajun, memang Jennie yang tidak begitu memikirkan gangguan itu
karna ia dasarnya selain pemberani dan bukan penakut tapi juga ia memang sosoj yang cukup cuek hal itu
cenayang itu bukan Hwajun, justru memberitahu kepada Lisa melalui mimpinya agar memeringati mereka berhati hati, dan cenayang itu memberitahu jika ada makhluk astral yang berbahaya sedang mencoba menjahili mereka
dari sini Hwajun merasa puas, mereka ketakutan, dan membiarkan mereka diganggu beberapa astral lainnya, Hwajun kembali dengan kesibukannya
beberapa hari berikutnya, kegiatan bangtan masih full, mengerjakan lagu baru pasti membutuhkan banyak waktu baik bagi staff bertugas apalagi bagi idol terkait
Hwajun, sibuk jelas, kegiatan bangtan menuntutnya untuk terus berada didekat Taehyung, saat mereka duduk berdua, kebetulan yang lain tidak ada disekitar mereka karna kesibukan urusan masing masing
"kamu sudah berapa hari tidak pulang" kata Taehyung
"aku santai kok, appa amma ku sudah tau kesibukanku" kata Hwajun
"tau? darimana?"
dalam hati Hwajun berpikir hampir saja ia mengatakan jika appa Yuski dan amma Yunsi sering datang melihat kondisi dan kesibukan Hwajun
"aku kabari mereka" kata Hwajun
"mana kabari? aku melihat hape mu tidak ada kamu kabaran sama mereka"
"ya gak kusimpan, aku habis hubungi ya terhapus, kan buat apa disimpan?"
"ahh bener sih"
mereka mengobrol tentang hubungan keduanya, Taehyung sebenarnya ingin sekali serius tapi ia tidak bisa karna kontrak pekerjaannya masih lama, masih akan menuntunnya lebih jauh lagi
"aku mau tau deh dari kamu, jujur ya babe, appa Yuski dan amma Yunsi menyetujui hubungan kita tidak?" tanya Taehyung
"appa dan amma setuju, kamu anak baik kata mereka"
"ahh, terus kakak perempuan mu?"
"kakak perempuan?" tanya Hwajun bingung
"emm, aku pernah ketemu kok dengan dia, waktu itu aku mau jemput kamu, dia panggilkan kamu dan kenalkan aku"
"oh Mir Seong namanya, ahh apa lagi dia, dia suka sama kamu"
"oh ya? beneran?"
"emm, kamu unik kata Mir"
Taehyung memang dapat lampu hijau dari keluarga Hwajun, karna memang keluarganya tau sosok Taehyung memang sangat baik dalam hati sebenarnya
ketika Hwajun sedang duduk bersama Taehyung, Seokjin kebetulan lewat, ia tidak ada niat jalan kearah ruang tamu, ia hanya akan melewati nya untuk pergi ke sisi ruangan televisi tapi karna ada Taehyung dan Hwajun ia malah penasaran apa pembahasan mereka
"hyung? kau sedang apa?" tanya Hoseok
"ssstt" bisik Seokjin
tapi Hoseok menyapa Seokjin tidak tau jika Seokjin taehyung dan Hwajun mengobrol, Taehyung menyapa keduanya
"hyung?" sapa Taehyung
"hai Hobi oppa?" sapa Hwajun
"sini lah, ngapain disitu" kata Taehyung
"memangnya kami tidak mengganggumu?" tanya Seokjin
"tidak lah, sini hyung" jawab Taehyung
mereka mengobrol berempat disana, mengobrol tentang beberapa destinasi tempat tempat indah, dan mereka merencanakan week end depan akan pergi jalan jalan ke tempat mereka sudah sepakati
setelah mengobrol dan Hwajun harus kembali bekerja, sorenya, karna Hwajun sudah lama tidak pulang, ia akan pulang tapi Taehyung tidak bisa mengantarkan nya pulang
saat Hwajun akan keluar, ia melihat Seokjin sudah didepan untuk siap akan pergi
"hai oppa, kamu jadi mau pergi sama pacarmu itu?" tanya Hwajun
"emm, tidak ada jam kerjaan lagi bangtan, jadi pergi" kata Seokjin
"ahh, enak dong ketemuan sama pacar, hehe"
"kamu mau pergi juga?"
"emm, aku sudah pamitan, aku mau pulang, aku berapa minggu gak balik kerumah kasihan appa amma takut kuatir"
"ahh, yaudah bareng gimana? aku antar"
"lah kamu gak keburu? nanti noona menunggumu"
"tidak kok, masih lama, paling sampai dirumah dia, dia masih belum siap siap, jadi santai"
"ahh yaudah boleh"
Hwajun jadi pergi bersama Seokjin, tapi Taehyung tidak tau, Hwajun juga tidak bilang karna kan sama Seokjin, Seokjin dan Taehyung sudah cukup dekat
diperjalanan, Hwajun mengajak mengobrol Seokjin, agar tidak kaku dan suasana canggung, karna Hwajun melihat sosok Seokjin begitu berbeda ketika on dan off camera
di on camera akan menjadi Seokjin yang rame, berisik, humble, padahal tipe yang asli Seokjin adalah pendiam, kaku, mirip kanebo kering
"oppa, tapi searah memang ya kerumah noona?" tanya Hwajun
"iya searah kok" jawab Seokjin
padahal tidak, karna Seokjin dari dorm nya ke arah kanan, tapi ia mengantarkan Hwajun ke arah kiri, jadi setelah mengantarkan Hwajun nanti ya harus melewati dorm lagi, demi bisa mengantarkan Hwajun karna rasa penasaran nya kerumah Hwajun
diperjalanan juga, Seokjin melirik kearah wajah Hwajun diam diam, ia memerhatikan Hwajun, ia merasa ada yang ganjal pada wajah Hwajun tapi ia tidak tau itu apa
setelah sampai dirumah Hwajun..
"yang dimana rumah kamu?" tanya Seokjin
"itu, rumah biru cerah"
"ahh, itu rumah kamu? cukup besar?"
"yaa begitu lah, itu rumah appa amma, aku menumpang sebagai anak haha"
"haha bisa saja"
padahal maksud Hwajun menumpang sebagai anak angkat tapi dipikiran Seokjin dikiranya itu ya kan memang Hwajun anak mereka tapi karna usia dewasa dan bekerja jadi ya istilah nya menumpang karna belum mandiri beli rumah sendiri
"oppa, gak keburu kan?" tanya Hwajun
"emm? kenapa memangnya?"
"ya kalau gak keburu masuk yuk, biar aku buatin minuman gitu kek atau apa yang ada dirumah"
"oh boleh, gak marah orang tuamu?"
"tidak lah, boleh, ayo"
"yaa udah"
Seokjin memutuskan untuk mampir kerumah Hwajun saja, mereka masuk dan Hwajun membuka pintunya lalu membawa Seokjin masuk keruangan tamu nya