Me Born In Death

Me Born In Death
24



"Yoosaa, ada, dia staff juga, editor, jadi tidak ikut kesini"


banyak mengobrol disana membuat keduanya lebih dekat lagi, selepas Hoseok dan yang lain selesai, Hoseok mendekati Kimsara


"kalian sudah lebih dekat ya?" sapa Hoseok


"eh iya. dia baik ya" kata Kimsara


"haha iya memang" jawab Hoseok


"Hwa" panggil Taehyung


"yaa, emm unnie, oppa, aku kesana ya"


"yaa"


seiring berjalanya waktu, Hoseok beberapa kali membawa Kimsara untuk kegiatan bangtan saat santai, misalkan RUN episode atau kegiatan lainnya


hingga bertemu Kimsara dengan Yoosaa, dan disana Hwajun yang mengenalkan


"sini dulu" kata Hwajun


"ada apa Hwa?" tanya Yoosaa


"ayo, aku kenalin"


"hai" sapa Kimsara


"hai unnie, ini kenalin, yang kataku, Yoosaa" kata Hwajun


"ahh, ini Yoosaa?"


"iya, saya Yoosaa" jawab Yoosaa


"saya teman Hobi" kata Kimsara


"ahh yang kata Luxie itu ya Hwa?" bisik Yoosaa


"iya"


Hwajun menjelaskan disana soal siapa Kimsara dan Yoosaa kaget karna ternyata mereka memiliki kemampuan yang terbilang sama


hanya beda nya jika Kimsara bisa melihat dan berinteraksi tapu Yoosaa tidak bisa mengerti interaksi, hanya bisa melihat dan dengan penglihatan jelas


mereka mengobrol banyak hal bertiga, termasuk dengan membahas soal beberapa gangguan yang dialami bangtan saat di dorm lama bahkan sesekali di dorm baru juga masih ada yang jahil


"unnie tau kan soal itu?" tanya Hwajun


"tau, saya tau dimana saja dan siapa saja Hwa" jawab Kimsara


"mereka butuh penjagaan, unnie" jawab Yoosaa


"ada Hwa" kata Kimsara


"oya sih"


tak lama Kwan memanggil Hwajun untuk beberapa urusan, tinggallah Yoosaa dan Kimsara


"tapi mereka masih kalau sama Hwa kan, unnie, aku lihat kekuatan Hwa diatas mereka" jawab Yoosaa


"iya Yoosaa, aku lihat begitu ya, kekuatan Hwa paling besar" kata Kimsara


"kenapa begitu?"


"aku lihatnya karna Hwa ini lahir dikematian nya ya"


"oh ya juga pasti, eh tapi itu maksudnya gimana?"


"ya lahir, dia mati, tapi terlahir lagi. jadi terbentuk kepolosan, dan bertemu beberapa hantu yang mendominasinya menjadi kuat kurasa"


"ahh"


tak lama Hwajun kembali dan mengobrol lagi bersama Yoosaa dan Kimsara, tak lama juga malah Luxie ikut bergabung


"hai hai, bahas apa?" sapanya


"ini bahas kemarin, yang sering bangtan digangguin" kata Hwajun dengan polosnya


"digangguin?" tanya Luxie


"emm, digangguin hantu hantu kan, sering kan"


"ahh merinding ih ngapain kalian bahas itu?"


"kan Sara unnie bisa membantu kita, dia indigo" kata Hwajun


"oh ya?" tanya Luxie kaget


"iya" jawab Kimsara dengan santainya


"wooaah, memang beneran ada ya mereka(hantu) disini?"


"ada, beberapa tapi kalah sama.." ucapannya terpotong


"sama kita lah, manusia" jawab Yoosaa


Yoosaa melirik arah Kimsara memberikan kode dan Kimsara baru ingat ada Hwajun disana


saat mengobrol, Taehyung dan Hoseok datang, disusul member lainnya, lalu mereka berkumpul


beberapa hari berikutnya Kwan bersama ceo membahas untuk kelanjutan pembahasan soal jalan keluar apa yang diambil untuk membantu bangtan dari gangguan makhluk astral


karna semua disana staff sudah paham tentang kemampuan Kimsara disana, Kimsara memang tidak pernah menyembunyikan kemampuannya yang indigo tersebut


"gimana tawaran itu?" tanya Kwan kearah Kimsara


"pak, kan ada Hwa" jawab Kimsara


"Hwajun? iya kenapa dia?" tanya Kwan


"unnie" ucap Yoosaa pelan


hampir lagi lagi, Kimsara keceplosan, tapi karna Hoseok tau siapa Himsara ini, ia curiga juga akhirnya


"kamu kenapa malah lari bahas nama Hwa?" bisik Hoseok


"ahh jangan salah paham, maksud saya, saya kenal Hwa, Hwa baik dan berani kan anaknya" kata Kimsara


"iya sih" jawab Hoseok


"iya bener, masak dia berani berlari kearah jendela saat aku melihat hantu di dorm lama" sambar Seokjin


"bener setuju aku" jawab Yoongi


"eeh jangan bawa bawa Hwa, Hwa tidak tau apa apa disini, jangan nyangkutin Hwa lah" jawab Taehyung


"tunggu, ini kenapa pembahasannya kemana mana ya? gimana jadi pembahasan awal kita? Sara? gimana?" tanya Kwan


"emm" ucap Kimsara menoleh arah Hoseok


yap, seolah paham arah pandangan Kimsara, Kwan mengarah pertanyaan kepadsa Hoseok


"Hobi, gimana?" tanya Kwan


"wooh, kenapa kau tanya aku hyung?" tanya Hoseok bingung


"yaa kan Sara yang membawa kesini juga kamu, kamu berhak menjawab, dia juga menunggu kepastian kamy juga bolehin tidak"


"ya aku terserah Sara saja, kalau kamu mau bantu ya kami senang kok" jawab Hoseok melirik arah Kimsara


"terus gimana Sara?" tanya Kwan


"bisa pak, untuk membantu kalian, saya bersedia" kata Kimsara


"beneran mau? waah baiklah, terimakasih ya, lalu apa yang akan kamu lakukan membantu kami?" tanya Kwan


"eh tunggu pak, bukannya Yoosaa juga bisa ya?" jawab Hwajun


"Yoosaa? bisa? bisa apa?" tanya Kwan


"Hwaaaa" ucap Yoosaa pelan


"oh iya aku lupa" bisik Hwajun


tapi malah Kimsara melanjutkannya..


"ya.. Yoosaa. dia bisa melihat seperti ku" jawab Kimsara


"wooh" ucap semuanya kaget


"bener itu Yoosaa?" tanya Kwan


"emm" jawab Yoosaa melirik kearah staff lainnya juga member bangtan"


"unnie kenapa bilang sih? itu dijaga, rahasia, kata Yoosaa tidak boleh ada yang tau soal itu" jawab Hwajun dengan santainya


"woh jadi beneran kamu bisa melihat Yoosaa?" tanya Hoseok


akhirnya terhimpit, dan mengakui juga


"waah bagus dong, bisa bekerja sama, sama Sara kan" kata Kwan


"emm pak, kenapa harus membahas ini, kurasa aku tidak mau deh ikut urusan beginian" kata Luxie


"Luxie, kamu tidak bisa apa apa kan seperti Sara atau Yoosaa, melihat saja tidak bisa kan?" ucap Kwan


"iya sih"


"makanya, diam saja, kan kami bahasannya buat Yoosaa dan Sara, kalau kamu tidak mau tidak apa apa" jawab Kwan


"iya udah deh, penting aku ingetin pak, aku gak mau ah, ngeri, biar aku sama Hwa gak ikutan kan ya Hwa"


malah yang ada, Hwajun menjawab mau, jika ia membantu Kimsara dan Yoosaa


"boleh pak, itu bisa saya bantu mereka" jawab Hwajun


"Hwaaa" ucap Luxie


"Hwajuun, jangan lah ikutan begini begini" bisik Taehyung


"aku bisa membantu kok, kalau ada uangnya kan, lumayan, kata kamu uang bisa membeli segalanya, katamu juga didunia kan buruh banyak uang" kata Hwajun


"iya sih"


"lalu kamu bisa bantu apa memang Hwa?" jawab Luxie


"dia pemberani loh, Luxie" jawab Seokjin


"ya kan buat apa takut, jangan mau lemah dong" jawab Hwajun dengan imutnya


bukannya menolak malah Hwa mengatakan menerima saja jika selama ada uangnya


"Hwaaa..." ucap Taehyung menatapnya


"kan tidak ada yang gratis didunia ini, itu kata kalian" kata Hwajun