
"hotteok? mau? yaudah ayo beli" kata Taehyung
"tapi masih pakai uangmu kan?"
"iyaaa iya"
mereka jalan, lalu mengantri dan membelinya, lalu makan dipinggiran lapak dalam mall itu duduk berdua menikmati hotteok disana
"enak" kata Hwajun
"suka? apa mau beli lagi?"
"tidak deh"
"yaudah ayo lanjut jalan"
"kemana?"
"nonton ya"
"okeh"
mereka jalan lagi ke bioskop, saat sampai lalu masuk, ada 5 film yang akan diputar beberapa hari itu di bioskop itu
Taehyung memilih genre romantis atau romance comedy tapi Hwajun menolak
"lihat ini ya" kata Taehyung
"emm" ucap Hwajun tidak mau
"apa ini?"
"tidak"
"terus mana babe?"
"ini saja, atau ini"
yang ditunjuk oleh Hwajun adalah 2 film horor, Taehyung bukan takut, tapi ia malas dengan film horor, yang hampir kebanyakan endingnya menggantung
"jangan ya, itu malas aku babe, ini saja ya" kata Taehyung
"baaaabeee" ucap Hwajun
Hwajun merengek terus, karna tidak enak dissna cukup ramai, jadi mereka memesan apa kemauan Hwajun saja, terpaksa Taehyung menuruti saja
"iya ayo, ini deh" kata Taehyung
"iya? ayo ayoo"
"emm"
mereka pun masuk, lalu menonton, film pun dimulai, dan Hwajun memerhatikan sejak awal film dengan teliti, ia melihat dengan seksama film itu sejak awal
ketika dimana penonton lain beberapa ada yang teriak karna kaget, ada juga yang ketakutan menutup mata sampai bersembunyi tapi Hwajun masih fokus menontonnya tanpa takut sama sekali
Taehyung takut? tidak, ia bukan dasar tipe penakut soal hantu, tapi ia sibuk memerhatikan Hwajun yang sejak awal sama sekali tidak bergerak karna saking fokusnya melihat film horor yng diputar itu
Taehyung berpikir jika pacarnya itu mungkin memang tipe suka sama film horor jadi ia tidak curiga apapun disana
setelah lamanya 3 jam menonton, mereka keluar, lalu duduk di kafe depan bioskop itu, memesan kopi putih sambil istirahat saja
"kamu suka sama film horor ya babe?" tanya Taehyung
"emm, bagus babe itu tadi"
"hemm"
"habis ini kemana lagi? aku lelah"
"kok lelah, yaudah pulang saja ya, aku antar ke rumah kamu"
"hah, ini sudah malam sekali kan"
"iya sih, terus gimana?"
"jangan ah pulang kemana gitu, balik saja ke dorm"
"ahh ngapain, di dorm tidak ada orang"
"ya dimana"
"kenapa gak mau pulang?"
"kalau pulang, tau appa ku pulang sama kamu, dimarah, aku bilang kerumah teman"
"oh astaga, belajar bohong ini"
"ya habisan kamu maksa"
"oh iya, yaudah ke apartemen ku saja ya, besok kita kerumah amma dan appa ku mau?"
"ohh boleh, aku mau"
mereka jalan ke arah lantai utama gedung mall itu, karna mereka masih di lantai 4, dan Hwajun malah kelelahan
Hwajun duduk berjongkok..
"babe, ada apa?" tanya Taehyung
"capek" ucapnya manja
"terus gimana?"
"capek babe, gimana?"
"ayo bangun, malu lah"
"ya bangun dulu" kata Taehyung
karna Hwajun masih saja tidak mau bangun, keburu makin banyak yang melihat makin Taehyung malu pula, Taehyung pun berjongkok dan memberikan kode untuk Hwajun naik ke punggungnya untuk ia gendong
Hwajun pun berdiri dan naik kepunggung Taehyung dan menggendongnya lalu Taehyung jalan kearah lift sambil menggendong Hwajun
beberapa orang yang masuk lift yang sama, melihat pasangan itu antara romantis manja dan over atau berlebihan
saat baru keluar dari mall, karna memang tadi masuk mall masih sore dan sekarang sudah malam, jadi sudah banyak penjual jajanan diluar mall dipinggiran jalan
"babe, turun babe, turun" kata Hwajun
"wooh, kenapa?"
"ayo beli itu makanan"
"ahh, kamu.." ucap Taehyung bingung ternyata Hwajun tidak capek
"babeeee ayoo" kata Hwajun
"babe, kamu bohong lagi ya tadi capek? bilang gak bisa lagi jalan, babe" ucap Taehyung
"iya tapi sudah hilang"
"sudah hilang.. sudah hilang, sembarangan kamu ya, bohong lagi, mana ada cepat sekali. bohong nih"
"udah lah babe ayo beli beli"
"yaudah ayo"
mereka pun jalan lagi, sesampainya di salah satu lapak, mereka membeli disana dan makan, mereka jalan disana hingga tengah malam
"babe, kamu tidak capek? sudah malam ini, ayo pulang" kata Taehyung
"yaudah, ayo, belikan dulu sekali"
"apa lagi babe astaga kamu"
"hehe, ini, aku mau beli ini" kata Hwajun
Hwajun menunjuk lapak penjual kkultarae, jajanan manis yang membuat Hwajun penasaran karna mirip dengan tekstur rambut
setelah antrian didepannya, baru Hwajun dan Taehyung yang membeli disana, lalu penjualnya menyapa mereka
"berapa nuna?" sapa penjualnya
"ada berapa rasa warna?" tanya Hwajun disana
"ada 3 saja nuna, hyung, ini yang putih original, merah stroberi dan biru nya bluberi" jelasnya
"semua" kata Hwajun
"wooh babe" ucap Taehyung berbisik
"babe, ya.. boleh?" rengek Hwajun lagi
daripada harus melihat Hwajun merengek lagi lalu marah dan ngambek lagi, akhirnya ia menurutinya saja
"yaudah, masing masing rasanya satu kotak saja" ucap Taehyung
"baik hyung"
saat menyiapkan bahannya, pelayan melihat ke arah kedua pelanggan nya itu tapi ia begitu kaget ketika melihat Hwajun...
pria itu ternyata bisa melihat ada yang aneh dan berbeda dari Hwajun, pria itu melihat jelas wujud Hwajun bukan manusia, sangat pucat seperti mayat berjalan
seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Hwajun terlihat bagaimana itu berdasarkan dari hati orang itu, jika baik ya akan terlihat sangat cantik, jika jahat akan terlihat sangat menyeramkan
tapi seperti kasus pria penjual kkultarae ini, ia tidak melihat Hwajun menyeramkan tapi tidak terlihat cantik juga, yaa hanya terlihat cantik tapi pucat
"ini silahkan" kata pelayan
"terimakasih hyung" ucap Taehyung
"makasih" jawab Hwajun
"iya"
"ayo pulang ya" kata Taehyung
"iyaa babe"
"jangan minta belikan apa apa lagi"
"iyaaa"
setelah selesai membuatkan lalu memberikan nya dan Taehyung membayarnya, Hwajun dan Taehyung pergi, tapi Hwajun saat jalan, ia melirik kearah balik badan nya tadi terdapat pria penjual makanan itu dan pria itu seketika membuang mukanya
Hwajun tau apa yang dialami pria itu ketika melihatnya, dan Hwajun mengingat pria itu
sesampainya di apartemen Taehyung.. mereka pun masuk dan beristirahat untuk tidur karna jalan semalaman, hari makin larut dan beberapa menit sudah pagi lagi
mereka memutuskan tidur saja...
siangnya.. mereka bangun, Taehyung yang tidur sofa didepan televisi masih tidur siangnya lalu Hwajun bangun, ia dikamar mandi cukup lama, hingga Taehyung terbangun dan mencari Hwajun, ia berjalan kekamar mandi
"babe, kamu didalam kamar mandi?" tanyanya
"iya masih mandi, kamu sudah bangun?"
"iya, baru bangun, ayo keluar dulu, kenapa harus dikunci? memang ngapain sih kamu?"
"mandi lah, bentar babe, tunggu kenapa sih"