Me Born In Death

Me Born In Death
34



tapi dia berjalan ke arah closet sambil tertidur


"dia tidur jalan ya?" tanya Doyoung ke member lain


"oh iya, dia jalan, kemana?"


"ehh tunggu, bukannya itu closed lama"


"ngapain dia, ayo ikuti"


keempat member lain disana mengikuti perginya Taeil, dimana Taeil terlihat terus-terusan memukul pintu ruangan itu, dia terlihat seperti sedang sleepwalking, mereka penasaran saat itu termasuk Doyoung, memang itu yang disengaja oleh Hwajun menarik perhatian Doyoung


dan mengapa ke closed itu?


karna Hwajun merasakan disana banyak energi astral, daerah di sekitar closet dorm NCT memang dikenal cukup angker bagi para member, beberapa dari mereka juga kerap melihat penampakan setiap melewati daerah tersebut jadi jika Taeil tidur sambil jalan dan kearah sana, itu artinya cukup mencurigakan


"Taeil" sapa salah satu member disana


seketika itu Taeil terjungkal lemas dan member disana kaget, saat melihat, Taeil ternyata tidur, mereka membangunkan nya



tapi Doyoung sekilas melihat ada sosok disana seperti bayangan tapi seperti manusia hanya saja transparan


"Taeil, bangun hei" sapa beberapa membernya


"ahh, kenapa? ada apa?" tanya Taeil


"kamu tadi jalan sambil tidur ini" kata mereka


"oh apa iya?"


mereka pun membawa Taeil kembali duduk di sofa depan televisi dorm mereka disana


"kamu mimpi apa tadi?" tanya Doyoung


"mimpi apa ya? tidak ada ini"


"beneran? gak mimpi sesuatu?"


"tidak, beneran"


"memang kenapa Doyoung?" tanya member lainnya


"gak, siapa tau kan mimpi dia, sampek jalan begitu" jelas Doyoung


Doyoung memutuskan untuk tidak mengatakan apapun kepada siapapun dengan apa yang ia lihat tadi, tapi tak lama ia mendengar suara bisikan pada telinganya mengatakan..


"salam kenal" suara itu terdengar ditelinganya


seketika itu Doyoung mencari keberadaan sosok itu lagi tapi ia tidak melihat sispapun disana kecuali member NCT


lalu kenapa bisa Doyoung yang menjual jajan kkultarae itu?


sepupu Doyoung yang mempunyai usaha itu sedang sakit, dan Doyoung berinisiatif menggantikannya seminggu buka disana kebetulan NCT kosong jadwal


jadi ia membantu membukakan lapaknya karna dulu awal buka juga membuat resepnya bersama sama dengan Doyoung jadi tau cara pembuatannya


setelah urusannya selesai, Hwajun pergi kembali kerumahnya, baru sampai rumah, ia melihat hapenya berdering tanda telfon masuk dadi Taehyung


Taehyung yang baru pulang langsung menghubungi Hwajun ketika sudah sampai diapartemen, dan kedua kali nya menelfon baru diangkat oleh Hwajun, alhasil Taehyung mengomel


"halo" sapa Hwajun


"babeeee, kemana saja?" tanya Taehyung kesal


"aku.. aku ikut amma ku"


"kenapa tidak langsung diangkat?"


"aku tidak dengar"


"terus dimana sekarang?"


"dirumah"


"apa dirumah, aku baru disana gak ada kamu, ketemunya sama unnie mu"


"unnie mir?"


"emm, ayo ke apartemen cepat"


"ya, ini aku sudah didepan pintu apartemen kamu" kata Hwajun


"wooh"


Taehyung berlari membukakan pintunya dan benar sudah ada Hwajun disana, ia bingung karna cepat sekali Hwajun datang, Hwajun pun masuk


"babe, kenapa tiba tiba ada di depan, kamu bilang dirumah?" tanya Taehyung


"ia aku tadi bilang tapi kamu megomel terus, aku kan belum selesai bicara kalau aku didepan rumah kamu maksudnya apartemen"


"hemm, babeee, dibilang jangan jauh jauh sama aku kok, ini"


"iyaaaa, anak kecil" jawab Hwajun pelan


"apa bilang apa?" tanya Taehyung


"tidak ada"


"kenapa tanya kalau dengar?"


"babe, bilang lagi gak bicara apa kamu?"


"gak ada babe ih"


Hwajun duduk didepan televisi tapi tidak menyalakan televisinya, lalu Taehyung memberikan juice yang ia baru saja buat


"ini, buatmu" kata Taehyung


"apa babe?"


"juice stroberi"


"ahh"


Hwajun mengambil juice nya dan meminumnya, diawasi oleh Taehyung, sambil tersenyum Taehyung mengawasi polosnya Hwajun


disini, Taehyung merasa ia takut kehilangan Hwajun, bagaimana ia pertama bertemu merasa jika Hwajun saat itu adalah gadis aneh karna pucat, tapi sekarang ia menjadi gadis pertama dan satu satunya yang mengambil hati Taehyung


"babe, mana hapemu?" tanya Taehyung


"ada ditasku" kata Hwajun


"okeh"


Taehyung mengambil hapenya lalu melihat seluruh isi hapenya untuk mengecek ada apa saja dalam hape pacarnya, lalu memasukkan gps kehape itu agar tau kemana saja tujuan Hwajun pergi


lalu ia mengembalikan lagi hapenya kedalam tas Hwajun lagi


"habis" kata Hwajun memberikan gelasnya


"mau lagi?"


"tidak"


"yaudah, aku taruh saja"


saat malam tiba, Hwajun duduk bersama Taehyung di balkon kamar apartemen itu lalu melihat arah langit


dalam hati Hwajun, untuk apa ia masih ada didunia? bukankah dia sudah tidak lagi dibutuhkan ketika telah menjadi roh


Hwajun melirik arah Taehyung yang duduk disampingnya itu, meskipun perlahan perasaan suka yang berawal dari tidak ada sama sekali hingga kini perlahan Hwajun merasakan rasa suka kepada Taehyung


ia tidak akan bisa untuk melakukan hal lebih dari berpacaran dengan Taehyung, apalagi sampai menikah


ia berpikir juga, jika nanti dirinya ketahuan siapa didepan Taehyung, apa yang akan ia jelaskan nanti, Hwajun merasa beban pikiran dikepalanya sedang berlapis lapis dipikirkannya


belum lagi urusan single baru bangtan dan sederet jadwal selepas liburan musim dingin itu


Taehyung menoleh kearah Hwajun dan mengajaknya masuk untuk tidur


"kamu belum mengantuk?" tanya Taehyung


"belum"


"ayo masuk saja, cuaca malam sangat dingin apalagi ini masuk musim dingin, bisa bisa menjadi es kita disini lama lama"


mereka pun masuk bersama dan Taehyung pergi tidur di sofa depan televisi sementara Hwajun tidur dikamar Taehyung


sebenarnya ada 3 kamar di ruangan apartemen itu tapi Taehyung lebih nyaman didepan televisi selain dikamarnya


tengah malahnya, Taehyung bangun, ia melihat kanan kirinya lalu melihat jam yang masih jam 11 malam, ia tidur masih 2 jam lamanya tapi sudah terbangun


Taehyung pergi kekamarnya, melihat Hwajun yang masih tertidur disana, Taehyung duduk disamping Hwajun, memerhatikan Hwajun lalu mendekati wajah Hwajun lalu mencium bibirnya, dan ia ikut tertidur juga disamping Hwajun


paginya..


ketika Hwajun bangun, ia kaget tiba tiba saja Taehyung disampingnya


ssketika ia pun mendorong Taehyung sampai terjatuh dari ranjang tidurnya


"ahh aduh babe" ucap Taehyung kesakitan


"kamu ngapain tidurnya disini?"


"ya aku hanya tidur babe, semalam kedinginan sekali, aku kesini"


"hei, kamu habis ngapain aku?" teriaknya


"babe, aku hanya mencium kamu semalam, lalu aku tidur, gak ngapain ngapain" kata Taehyung


"cium? cium apa?"


"bibir"


"bibir? asssssh" ucap Hwajun mengelap bibirnya


"babe. kenaoa dihapus lagi?" teriak Taehyung


"ahh aku lupa" kata Hwajun


karna dihapus, jadi Taehyung mencium kembali bibir Hwajun dan menahan tangan dan kaki Hwajun untuk tidak bergerak menghapus bekas ciumannya


"babe iya gak ku hapus lagi ini, beneran deh, sana mandi dulu" kata Hwajun