
saat mengobrol, Taehyung datang...
"Taehyung" sapa Giho
"kalian masih rapat?" tanya Taehyung
"kenapa Taehyung?" tanya Kwan
"tidak, aku duduk sini saja" jawab Taehyung
Taehyung menunggu Hwajun bersama 3 staff disana membahas pekerjaan, hingga beberapa menit berakhir barulah Yoosaa dan Giho balik keruangan editor untuk beberapa pekerjaan, tinggal Kwan
"oh ya Hwa, nanti bisa ya bawakan file di kamar Luxie, tanya Luxie rekaman bangtan yang minggu lalu, waktu shooting Run" ucap Kwan
"okeh pak" jawab Hwajun
tinggal Hwajun sendirian, saat akan pergi, Hwajun baru sadar jika ada Taehyung disana malah tertidur
"Taehyung, ayo pindah kekamar" kata Hwajun
"emm sudah?"
"sudah, ayo pindah"
"tidak, aku ingin disini"
"aku kebelakang"
"ngapain?"
"minum"
"bawakan aku juga"
"emm"
setelah Hwajun kembali, memberikan minuman, lalu Hwajun duduk, Taehyung habis minum lanjut tidur lagi di paha Hwajun
"eeh ada apa?" tanya Hwajun
"aku hanya ingin tidur santai boleh?"
"iya sudah, aku sambil mengurus file dari pak Kwan"
"emm"
tak lama Luxie datang..
"Luxie, kemana file kemarin shooting Run?"
"ada, kenapa Hwa? kamu disuruh pak Kwan?"
"oya, kirim aku ya"
"tunggu aku ambilkan flashdiskku"
tak lama Luxie balik..
"ini" kata Luxie
"lalu flashnya? kamu mau pakai?"
"tidak kok, besok pagi kupakai baru butuh besok, pakai saja, aku lanjut kerjaan ku"
"okeh"
sedang sibuk sibuknya Hwajun, Taehyung tetap saja masih tidur dipaha Hwajun dengan manjanya, ia tidak tidur hanya berpura pura saja, Hwajun tau Taehyung pura pura tapi pekerjaannya banyak jadi tidak membahas apapun
Taehyung melihat kearah Hwajun..
"Taehyung, tidurlah" kata Hwajun
"iya, aku baru saja bangun jadi susah lagi tidur"
"hemm, tunggu, aku masih banyak pekerjaan"
"iya"
Taehyung hanya memerhatikan Hwajun disana sambil ia masih tidur dipaha Hwajun, tak lama Hoseok datang dan melihat mereka
"wooh, aduh kenapa diruang tamu kalian? sana masuk di mana gitu, atau belakang" kata Hoseok
"emm aku banyak tugas oppa, ini dia, manja" jawab Hwajun
"malas buat pindah hyung, kau mau kemana?" tanya Taehyung bangun dari tidurannya
"ini ada Sara mau kesini"
"ahh"
Taehyung hanya duduk disana tidur lagi tidur karna tidak enak ada Kimsara, Hwajun masih sibuk pekerjaannya dan ia pindah jadi duduk dilantai saja biar lebih enak
Taehyung malah ikut duduk bawah dengan masih memerhatikan Hwajun bekerja disana, Taehyung berpikir dalam hatinya
"apa rasa ini adalah cinta?" gerutunya dalam hatinya dan jelas Hwajun mendengar itu tapi ia diam
"kamu kenapa menatapku begini? ada yang salah denganku ya?" tanya Hwajun
"tidak, aku hanya ingin melihat kau ketika sibuk bekerja"
"hemm"
tak lama Hoseok masuk, bersama Kimsara dan duduk bersama Taehyung dan Hwajun
"hai unnie" sapa Hwajun
"hai Hwa, waah lagi kerjakan pekerjaan ya?" sapa Kimsara
"emm hehe"
"aku disini gak papa kan hyung?" tanya Taehyung
"iya"
mereka jadi duduk diruang tamu berempat, dan Hoseok hanya mengobrol beberapa hal saja dengan Kimsara, bahas diluar pekerjaan juga sih
"hyung, kalian ini pacaran gak sih?" bisik Taehyung kepada Hoseok
"ssst, hehe sebenarnya sudah, aku bingung jelasin sama member yang lain, apalagi sama Kwan hyung" bisik Hoseok
"kalian pacaran jadi?" tanya Taehyung sedikit keras
"iya"
"waaah selamat yaaa"
"mereka pacaran akhirnya" ucap Taehyung dengan senangmya bicara kearah Hwajun
"oh ya? emm" ucap Hwajun
saat mengobrol beberapa menit lagi, Heajun juga baru menyelesaikan pekerjaannya, lalu ia memberikan kepada Giho di ruangan editor
"kemana?" tanya Taehyung
"ini antar file ke Giho oppa sama kembalikan flashdisk nya Luxie" jawab Hwajun
"balik lagi ya Hwa, kita kan masih mengobrol bersama" ucap Hoseok
"okeh oppa"
baru Hwajun balik lagi duduk bersama Hoseok dan Kimsara juga masih ada Taehyung disana
Hwajun menyeletuk kepada Hoseok..
"Hobi oppa" panggilnya
"ya?" jawab Hoseok
"pacaran itu apa sih?" tanya Hwajun
seketika Taehyung batuk karna ia kaget Hwajun bertanya itu kepada Hoseok
"hei, kamu ini bicara apa? kenapa tanya itu kepada Hobi hyung?" tanya Taehyung dengan nada pelan
"emm, aku hanya penasaran, teman temanku, saudara ku dirumah, semua membahas soal berpacaran tapi aku tidak tau apa itu" jawab Hwajun dengan polosnya
"ya kan bisa tanya sama aku Hwa, jangan tanya orang lain kalau kamu mau tau sesuatu, tanya saja kepadaku" bisik Taehyung
"okeh, lalu apa pacaran itu Taehyung?" tanya Hwajun disana dengan polosnya bertanya
"kamu tidak tau? pacaran apa?" tanya Hoseok
"tidak, aku tidak pernah tau, au sering dengar itu tapi tidak tau apa" jawab Hwajun
"emm hyung. kami pergi dulu" ucap Taehyung
"ahh" ucap Hoseok bingung
Taehyung menarik tangan Hwajun untuk pergi dari Hoseok dan Kimsara..
"hemm, mereka lucu ya?" ucap Hoseok
"haha, Hwa itu polos" kata Kimsara
"iya bener kamu"
Taehyung membawa Hwajun kekursi santai berada dibelakang dorm bangtan disana
"duduk disini?" tanya Hwajun
"iya, duduk"
Hwajun menurutinya saja dan mereka duduk disana
"kamu ya, kalau tanya apapun ingat, jangan tanya sama siapapun kecuali aku" ucap Taehyung
"kenapa memangnya?"
"sudah lah jangan deh, tanya nya aku ya"
"emm"
mereka diam disana beberapa menit sampai Taehyung memainkan hapenya lagi, tapi Hwajun menahannya
"lalu apa pacaran itu Taehyung, kamu belum jawab" ucap Hwajun
"kamu beneran tidak tau apa itu?"
"tau, pacaran sering dibahas kok, tapi aku tidak tau, merk baju? atau sepatu, oh atau makanan lagi?"
"bukaaaan"
Taehyung menjelaskan soal pacaran, beberapa terkait hubungan pacaran untuk Hwajun paham, dan setelah mendengar semua barulah Hwajun paham
"oh gitu" jawah Hwajun
"paham kah?"
"emm, berarti pacaran itu gitu dong? hemm iya aku tau sekarang"
"iya, itu pacaran"
"kamu sudah tau lalu mau apa?"
"kan hanya aku tanya saja"
"kamu tidak mau pacaran juga ya?"
"sama siapa?"
"ya sama siapa mungkin teman mu yang dekati kamu"
"teman teman ku saja baru dari staff disini dan kalian (bangtan)"
"ya kalau begitu sama yang paling dekat dari mereka"
"siapa?"
"tunggu tunggu, kalau memang ada, kamu mau pacaran?"
"aku penasaran, boleh dicoba, tapi kan aku tidak pernah berpacaran, mau apapun aku tidak paham"
"pacaran sama aku" kata Taehyung
"pacaran sama kamu? serius?"
"iya lah, gimana? mau kan?"
"iya mau, ehhh"
"mau tapi kok jawab ehh, kenapa?"
"tapi aku kan gak sayang sama kamu, aku belum sayang"
"ya perlahan saja, aku bantuin kok, aku ajari semua hal kepada kamu, asalkan kamu nurut apapun aku katakan selama berpacaran denganku"
"iya mau mau, aku menurut kok"