
semua sudah siap, tiket juga sudah ditangan, semua member bangtan bersiap dari dorm nya ke bandara, Taehyung sendiri menjemput dulu keluarganya baru pergi ke bandara dan janjian di satu titik
ditengah jalan menuju ke bandara, atas keputusan antara ayah dan ibu Taehyung, mereka memutuskan sebuah hal untuk hubungan mereka jalan baiknya bagaimana
"Taehyung, appa mau tanya dulu serius, kamu ini serius ya cinta sama Hwa?" tanya ayahnya
"iya pa, kenapa ya pa? kok baru tanya itu sekarang?"
"ya gak, appa mikir kalau belum siap jangan nak, lebih baik cari gadis lain, yang seumuran atau tidak terlalu jauh usianya"
"kok papa bilang gitu?"
"gini deh, biar amma jelaskan maksudnya appa, kamu tau kan Hwa itu masih sekolah, baru juga dia lulus, baru mulai kuliah nya juga pastinya, jauh menunggunya ke pernikahan, kamu lebih baik cari gadis lain karna Hwajun masih terlalu jauh usianya untuk menikah" jelas ibu Taehyung
"amma tau kan perasaan Taehyung serius? pa ayolah percaya Taehyung serius, Taehyung rela menunggu Hwa selesai kuliah, asli Taehyung rela" kata Taehyung
Taehyung berusaha meyakinkan orang tuanya untuk mempercayai nya jika ia serius, mempercayai Hwajun pantas untuk ia tunggu
dan mereka kembali yakin tapi ternyata jawaban Taehyung soal ini sudah diprediksi oleh keluarganya
dimana akhirnya ayah ibu Taehyung pun memberikan persyaratan untuk menikah saja selepas SMA ini, yaa sebelum lanjutkan kuliah, yang penting kan tidak hamil duluan Hwajun nya, jadi masih bisa mengejar karier dalam kuliahnya dengan menjalani pernikahan kan
"memang mau ma?" tanya Taehyung
"belum dicoba, kebiasaan kamu belum mulai sudah mikir hasilnya" jawab ibu Taehyung
"iya ma, kalau gitu Taehyung percaya amma deh sama appa gimana mengutarakannya"
"loh, masak gak bisa timbang bicara doang" kata ibu Taehyung
"yaudah gakpapa kami bantu jelaskan nanti, biar kami bicara sama orang tua Hwajun" jawab ayahnya
sesampainya di bandara, mereka bertemu member bangtan lainnya
"loh pada ikutan?" sapa ibu Taehyung
"iya rame sekali?" jawab ayah Taehyung
"iya paman. kami ikut, mengisi liburan saja" jawab Jimin
"boleh paman, kami ikut?" sapa Namjoon
"boleh dong, biar gak sepi ya"
mereka berangkat ke amerika dan pergi ke hotel biasanya, karna keluarga dan member tidak bisa satu kamar, apalagi Taehyung membawa adik perempuannya, jadi akhirnya Taehyung memesan satu lantai full semua kamarnya
setelah masuk kamar masing masing, istirahat, Taehyung mengabari Hwajun sudah datang, Hwajun membelikan makanan untuk bangtan dan keluarga Taehyung karna Hwajun sudah dikabari jika mereka semua ikut
kebetulan Hwajun baru dari salon milik Mingshi
"oh ya Mingshi? kamu ada rekomendasi makanan gak sih disini yang enak gitu?" tanya Hwajun
"makanan, enak? ada sih, sepertinya gak mahal cuma gak bisa bungkus deh"
"yaa harus makan disana ya?"
"iya, memangnya kenapa?"
"aku ada teman datang dari korea" kata Hwajun
akhirnya Hwajun menjelaskan hubungannya dengan Taehyung yang lagi dekat, tidak menjelaskan berpacaran tapi Mingshi bukan orang awam yang tidak tau perbedaan hubungan dijelaskan Hwajun
"kamu pacaran sama Taehyung ini?" tanya Mingshi
"ahh? aku tidak bilang gitu ya"
"ah tapi iya kan?"
"heem" jawab Hwajun tersenyum
"memang Taehyung dari korea utara mana?" tanya Mingshi
"korea selatan"
"oh ya? korea selatan? siapa sih? dia bekerja atau kuliah?"
"idol? serius?"
"iyaa serius, idol"
"wooh serius? apa nama idol nya?" tanya Mingshi
"bangtan"
"wooh serius? bangtan? serius kamu?"
"serius"
Mingshi memang tidak tau soal hubungan Taehyung dan Hwajun, gimana tidak kaget, Taehyung idol dan aktor terkenal karna tampan dan juga karna member bangtan
setelah membahas itu kembali mereka membahas untuk tempat launch itu akhirnya Mingshi memberikan rekomendasi untuk acara makan bersama atas kelulusan Hwajun dan masuknya Hwajun ke kampus Tonmi, bahkan Mingshi mengantarkan Hwajun untuk bisa dapat potongan harga dari pemilik toko karna cukup kenal dengan keluarga Mingshi
setelah hari kelulusan, dimana ayah ibu Hwajun datang paling awal bahkan sebelum dimulai nya acara, Hwajun sempat juga menemani mereka sebelum memulai acara
setelah acara tak lama Taehyung dan keluarganya juga datang, memberikan selamat atas kelulusannya, Hwajun memeluk ayah, ibu, dan adik Taehyung bergantian tanda terimakasih atas ucapan selamat mereka kepada Hwajun
"makasih paman, bibi, sama unnie (Eunjin) sudah mau datang" kata Hwajun
"iya, semoga kamu bisa menjaga diri selalu ya, terus dijalan kebaikan" kata ibu Taehyung
"doa terbaik deh semuanya buat Hwa" kata ayah Taehyung
Hwajun juga berterimakasih kepada Taehyung atas kesempatan nya datang dan memeluk juga Eunjin, bahkan Hwajun tidak ragu memeluk seluruh member bangtan
tapi Taehyung tidak masalah karna ia berpikir jernih disana ada keluarganya dan keluarga Hwajun jadi tidak akan ada masalah jika Hwajun memeluki satu satu member lain
"oh ya, aku sudah siapkan makan buat kita sore ini" kata Hwajun
"serius? kok kamu siapin?" tanya Taehyung
"sengaja, atas kelulusan ku, udah ayo pergi"
tapi bangtan malah berpamitan akan balik ke apartemen karna mereka pikir jika Hwajun dan Taehyung urusan pribadi
"oh ya kalau begitu kita pulang kali ya ke hotel" kata Namjoon
"iya, kalian have fun Taehyung.. Hwa.." kata Jimin
"ahh kalian ikut kenapa" kata Hwajun
"kami ikut? boleh?" tanya Namjoon
"ya lah, kalian juga keluargaku" kata Taehyung
karna diajak jadi bangtan pun ikut, mereka langsung pergi dari sekolah Hwajun dan menuju resto itu dan disambut oleh Mingshi disana bersama beberapa pelayan lainnya bertiga
ayah ibu Hwajun kenal banget siapa Mingshi jadilah mereka tidak perlu berkenalan
saat memesan makanan, makanan datang, disini semua member bangtan menjadi saksi bagaimana dua keluarga bertemu dan yang canggung malah Hwajun dan Taehyung
tak kehabisan ide malah Jimin membuat grup kusus hari itu untuk enam member lainnya jadi kecuali Taehyung untuk membahas makan sore itu
"menurut kalian gimana ini?" tanya Jimin
"aku takut nya ada hal tidak diinginkan" kata Jungkook
"tidak diinginkan?" tanya Seokjin
"ditolak mungkin, atau apa gak tau kan?" jawab Jungkook
"kenapa mereka pada diam?" ucap Namjoon
"itu orang tua pada santai makan lihatlah bagaimana Taehyung dan Hwa?" ucap Yoongi
mereka malah jadi taruhan dan menjadi dua bilik dimana Hoseok dan Seokjin menjawab jika tidak akan terjadi apa apa padahal member lainnya mengatakan akan ada sejarah hari itu atas pertemuan ayah ibu Taehyung dan Hwajun bersama
tapi ternyata yang benar adalah empat member lainnya yang mengatakan akan jadi sejarah ketemuan hari itu, ternyata ketika membuka pembahasan disana yaitu ayah Taehyung...