Me Born In Death

Me Born In Death
72



"Taehyung? ada apa ya? kenapa nyari Hwa kesini?" tanya iu


"iya aku nyari dia karna kami ada masalah nuna, aku lagi mencari dia karna dia tidak ada kabar" jelas Taehyung


"coba telfon"


"hapenya di aku"


"ahh, kemana dia?"


Taehyung menjelaskan yang sebenarnya terjadi, asal mula nya sampai Hwajun pergi akhirnya dan tidak kembali, akhirnya Taehyung mencari ditempat lain karna iu dan Kunwoo benar benar tidak tau keberadaan Hwajun


"kami benar tidak tau, kalau tau, aku mengabarimu langsung" kata iu


"iya, kalau aku dengar keberadaannya aku akan beritahumu" kata Kunwoo


"hyung maafkan aku kalau aku beberapa hari ini kasar dan sedikit tidak sopan kepadamu" kata Taehyung


"hahah, iya aku paham, anak muda kalau cemburu" kata Kunwoo mengusap pundak Taehyung


"gini, kamu cemburu boleh, tapi jangan berlebih Taehyung, aku tidak bermaksud mau ikut campur, karna aku kenal Hwa, Hwa baik kok, dia polos, dia setia sama kamu kok, anak polos kalau sudah mau pacaran pasti setia" kata iu


"iya nuna, aku baru paham soal itu sekarang aku menyesal"


Kunwoo menyesal atas perasaan suka nya kepada Hwajun, tapi perasaannya tidak bisa berbohong, ia juga tidak bisa semua itu untuk melupakan soal perasaannya yang sudah terlanjur menyukai Hwajun


akhirnya Taehyung memutuskan pergi mencari ke dorm Exo untuk menanyakan kepada Suho dengan niat baik meskipun ia sedikit ragu, tapi siapa tau jika Suho tau keberadaan Hwajun


setelah sampai, staff boardiguard jaga didepan dorm, Taehyung memohon mohon tapi karna tidak juga diizinkan akhirnya ia mengatakan siapa dirinya tapi masih juga tidak diberikan izin


hingga akhirnya menyerah karna Taehyung memang anak yang gigih untuk keinginan dan tujuannya jadilah Suho dipanggilkan tak lama Suho datang


"Taehyung? kamu? kok ke dorm ku? kenapa ya?" sapa Suho


"ahh aku tidak enak sebenarnya tanya, tapi aku tidak ada pilihan lain"


"ada apa Taehyung?"


Taehyung menjelaskan urusannya datang mencari Hwajun, ia juga menjelaskan bagaimana ia bisa menjadi ada masalah dengan Hwajun, disini Suho baru sadar jika ternyata Hwajun bukan staff biasa, tapi kekasih Taehyung


"astaga, jadi kalian pacaran?" tanya Suho kaget


"iya tapi kami berusaha menyembunyikannya karna kami menjaga karier masing masing" jelas Taehyung


"iya aku paham kok, kamu idol, dia staff mu, apa dia jadi staffmu karna pacarmu?"


"iya memang"


"ahh.. eh lalu cemburu akhirnya jadi masalah itu karna aku?" tanya Suho


"maafkan aku mengatakannya, aku kuatir dia pergi dan tidak ada kabar sampai sekarang"


"astaga? aku telfon dia ya"


"hapenya ada padaku"


"ahh? bagaimana terus mencari tahu dia? aduh aku juga bingung, karna aku jujur aku juga kenal dia baru, tapi aku jujur lagi aku memang tertarik, tapi gak terlalu parah sih"


Suho menjelaskan ia memang sudah mulai menyukai Hwajun tapi tidak sudah pada titik berat seperti Kunwoo jadi masih bisa lah dikendalikan


sejak ia mengetahui fakta ini dimana Hwajun adalah pacar Taehyung, ia malah menjadi mundur seketika untuk niatnya mendekati Hwajun


"hyung, aku minta tolong ya untuk masalah ini" kata Taehyung


"kamu bisa kok berteman, bukan maksudnya aku memintamu melupakan, hanya hargai saja aku hyung"


"ahh itu pasti" jawab Suho menepuk pelan pundak Taehyung


Suho memutuskan untuk ini tidak sampai pada staff nya atau member Exo lainnya, karna ia akan membuat member lain lupa tentang dirinya yang kenal dan pernah menyukai Hwajun untuk hubungan lebih baik Hwajun dengan Taehyung


Taehyung tidak mendapatkan keberadaan Hwajun dimana mana ia pun bingung kemana lagi, jadi balik lah ke dormnya


member lainnya dan staff lain juga menunggu Taehyung untuk menanyakan bagaimana lanjutan Hwajun tapi Taehyung malah datang dengan wajah lemas dan letihnya, ia menjelaskan tidak mendapatkan Hwajun


"aku takut kamu katakan benar" bisik Luxie kearah Yoosaa


"ssst" bisik Yoosaa


"apa Luxie? kamu bicara?" tanya Hoseok


"kenapa? memang Yoosaa nuna mengatakan apa?" tanya Taehyung


"kan" ucap Yoosaa


"maaf ya Yoosaa unnie, aku jelaskan saja deh" ucap Luxie


Luxie menjelaskan soal perkataan Yoosaa tadi dimana ketakutannya jika Hwajun tidak akan balik lagi, Taehyung juga malah jadi ikut takut, tapi member lainnya pun menenangkannya


"lalu bagaimana aku mendapatkan Hwa?" ucap Taehyung menunduk sedih dan menyesal


"bantu lah, kamu kan paling dekat dengan Hwa, Yoosaa" ucap Seokjin kepada Yoosaa


"hemm, apa aku juga tidak tau bagaimana" kata Yoosaa


berpikir dan pada hening, akhirnya Yoosaa punya ide untuk memanggil Hwajun dengan bantuan pacar Hoseok yaitu Kimsara, tapi jika ia mengatakan itu, Hwajun akan ketahuan siapa, tapi hanya Kimsara yang bisa membantu untuk saat ini


tapi karna tidak mau terlalu panjang, ia tidak jadi mengatakan untuk Kimsara membantu menarik Hwajun


pas sekali, Hwajun datang untuk menjemput Hoseok, karna mereka ada janjian jalan hari itu


"hai" sapa Kimsara


"hai, kamu datang? emm tunggu ya" kata Hoseok


"lagi pada kumpul?"


"jadi Hwa pacar Taehyung marah, ada masalah sama Taehyung, karna Taehyung cemburu, tapi dia pergi dan gak ada kembali" kata Hoseok


tepat sekali, Hwajun memang butuh sosok Kimsara untuk memanggilnya, Kimsara pun diam diam mulai membantu menarik Hwajun untuk datang lagi dengan cara menarik Key rei, hantu pemakan organ


dan benar saja, tak lama Hwajun mencium jika aroma Key rei mulai mendekati Taehyung yang sedih karna masalah dengannya


Hwajun datang tepat waktu, ia langsung berdiri dihadapan member bangtan dan menyerang Key rei membuat beberapa barang disana beterbangan


semua orang di dorm bangtan kaget, mereka takut dan bingung apa yang terjadi, karna Hwajun datang tanpa terlihat oleh siapapun kecuali Yoosaa dan Kimsara yang notabene nya mereka indigo


"bunny, ini kenapa? ada apa?" tanya Hoseok pada Kimsara


"aku biarkan konsentrasi, kalau kalian takut, masuk lah kamar dan kunci pintu" kata Kimsara


Hoseok meminta semua masuk kamar, tapi Hoseok tetap menemani kekasihnya disana, ia memeluk Kimsara agar menenangkannya dan tidak sampai kelewatan batas untuk membantu siapapun roh yang Kimsara bantu karna Hoseok tau pacarnya bisa membantu roh dengan media tubuhnya


Kimsara terus membantu Hwajun mengusir kekuatan Key rei, tapi karna ia tidak memiliki kekuatan apapun jadilah ia hanya menunggu saja sembari membantu dengan beberapa bacaan mantra yang biasa ia pakai


dan ketika selesai, Hwajun terjatuh, ia menahan sakit dadanya sesak, tapi ia harus keluar dulu sebelum menampakkan dirinya, Hwajun pun keluar dan menampakkan dirinya setelah diluar pintu dorm