
waktu berjalan, selepas acara selesai, Hwajun pun pergi bersama bangtan kembali ke dorm bangtan, malam berikutnya..
"kamu mau kemana?" tanya Taehyung masuk kamar Hwajun
"babe, kenapa masuk, kalau ada Dyung atau Luxie bagaimana?"
"gak ada kan? makanya aku masuk, jawab aku, mau kemana?"
"ya pulang babe, ini aku sudah lama kan tidak balik kerumah appa amma"
"bukannya baru minggu kemarin kamu bilang pulang?"
"hei Taehyung, biarin lah, dia juga lagi kosong kerjaan, lagian dia masih belum terlalu biasa jauh dari appa amma nya" jawab Luxie
"iya, aku bentar kok, besok balik" jawab Hwajun
"awas saja besok gak balik balik" ucap Taehyung
"iyaa"
"duhh yang lagi cinta cintaan aja" ledek Luxie
"makanya Luxie nuna, cari pacar" kata Taehyung meledek balik Luxie
"Taeeeeehyung" teriak Luxie kesal
setelah Hwajun pergi, berpamitan juga kepada Kwan, dan ia pulang pulang, sesampainya dirumah..
"hai Hwa" sapa Mirseong
"mir? hai"
Mirseong menyambutnya yang sedang duduk di ruang keluarga
"ngapain kamu pulang?" tanyanya
"hei kenapa? salah ya?" tanya balik Hwajun
"gak sih, tumbenan aja,jarang kali kau pulang kan sejak di dorm itu?"
"iya sih, aku kesal sama idol cewek, buat Taehyung malah memerhatikannya" kata Hwajun dengan polosnya
"wooh, cemburu?"
"apa cemburu? tidak, aku tidak cemburu"
"dih udah lah, aku tau kali Hwa, aku kenal kau siapa, wajar, wajar, kalau cemburu, haha"
"kau selalu meledekku, gak capek?"
"gak, lucu, aku suka meledek mu karna kamu masih anak kecil"
yaa maklum, karna kan usia Hwajun sebenarnya memang masih belasan tahun tapi memanipulasi menjadi diatas 20an
"mana Yunsi amma dan Yuski appa?" tanya Hwajun
"tadi appa di kamar, tau deh amma"
"hemm"
"eh gimana selama disana sama pacarmu itu? kalian habis ngapain?"
"ngapain? gak ada ngapa ngapain"
"jangan berusaha bohong depanku, aku lebiu pengalaman"
"ngapain memang?"
"kemarin kata amma awal musim dingin, kamu menginap di apartemennya Taehyung?"
"oya meman"
"nah disana ngapain saja?"
"ada deh"
"hemm udah main kan?"
"kok kamu tau?"
"tau, aku mencium aroma mu berbeda"
"aroma apa? memang ada?"
"ada lah, ini kamu"
"ih apa sih"
"waah Hwajun adikku ini sudah tidak polos lagi rupanya"
"diam ih, mir" jawab Hwajun malu
"gimana gimana? sakit? enak? apa, apa?" tanya Mirseong mendekatkan badannya kearah Hwajun
"memang kamu pernah?" tanya Hwajun
"dulu pernah sewaktu aku masih hidup, sama pacarku yang membunuhku, yaa sebelum dia membunuhku"
"berapa kali?"
"banyak kali"
"memang pacaran harus gitu?"
"gak harus juga sih, tergantung antara kaliannya, kamu yang meminta apa dia meminta?"
"Taehyung memaksaku" jawab Hwajun dengan polos lagi
"emm akhirnya mau?"
"iya"
"kamu berapa kali?"
"2"
"baru 2?"
"emm"
"kenapa tanya rasanya lagi?" tanya balik Hwajun
"ya aku tanya karna ingin tau saja"
"biasa ah"
"ia sih kalau memang udah seperti kita, udah rasanya biasa saja, malah lama lama pengen terus loh" kata Mirseong
"wooh berarti kamu sudah pernah juga setelah mati?"
"iya, kemarin sama pacarku juga pernah"
"rasanya?"
"lebih enak dibanding aku masih jadi manusia"
"hemm"
mereka kembali terdiam, lalu Hwajun membuka pembicaraannya lagi
"mir, kalau sampai amma appa tau bagaimana?" tanya Hwajun
"lah kenapa?"
"dia marah tidak ya?" tanya Hwajun dengab polosnya
"gak mungkin lah, coba bilang sana kalau gak percaya, seneng malah mereka kalau kamu sudah gak polos lagi"
"mirrrr"
"beneran"
mereka kembali diam disana, Mirseong terus melirik arah Hwajun dengan senyum senyum karna ia merasa bagaimana perubahan Hwajun sejak ia berpacaran dengan Taehyung
yap jadi jauh lebih asik karna bisa diajak mengobrol soal hubungan **** karna Hwajun sudah pernah melakukannya, meskipun hanya 2x tapi setidaknya ia sudah pernah melakukannya jadi dianggap nya ya pengalaman
"Hwa, waktu main pertama kali, gimana ceritanya?" tanya Mirseong
Hwajun yang masih saja polos ya menceritakan semuanya kepada Mirseong, dan disana Mirseong terus tertawa geli meledeki nya
"ih kan, aku cerita malah ketawa mulu kamu" kata Hwajun
"hah lucu sih, terus akhirnya main kan?"
"iya lah"
"berapa lama?"
"berapa lupa aku, pokoknya lama"
"lama mana sama yang kedua?"
"lama pertama"
"kedua kamu ingat berapa lama?"
"6 jam"
"wooh 6 jam? gilaaa" jawab Mirseong menyentuh dan menahan kepalanya
"6 jam, beneran"
"dan yang pertama lebih lama dari itu kan berarti?"
"iya tapi aku lupa berapa lamanya"
"kuat sekali pria itu?" gerutu Mirseong
"kuat apa?"
"mainnya, sampai lama berarti kuat lah, 6 jam dong"
"memang berapa lama normalnya?"
"paling 3 atau 4 jam, 5 jam lah pualing lamaaaa"
"ah masak? aku lihat jam yang main nya kedua, dari jam 10 pas, baru masuk kamar dan keluar aku lihat jam nya jam 4 lebih" jelas Hwajun
"selama itu main apa ads tidur?"
"main, tidurnya sebentar, aku tidak tidur langsung keluar"
"ahh, mauu deh" jawab Mirseong
"jangan sembarangan, itu pacarku" jawab Hwajun menepuk pipi Mirseong
"wooh Hwaaaa, maksudnya sama pacarku, kamu ini"
"ooh haha"
"hahaha dasar, begini kalau anak kecil belum umurnya diajak main" jawab Mirseong
banyak hal diceritakan mereka disana tentang pengalaman **** bebas mereka masing masing, merasa ada teman baru saja bagi Mirseong karna Hwajun sudah bisa diajak mengobrol itu bersama, jika kemarin kan tidak enak saja karna Hwajun masih benar benar polos
hari berikutnya, Hwajun pergi mencari keberadaan idol yang ia cari, dan setelah mendapatkan letak alamat dorm mereka, ia pun masuk, inilah tempat dimana girl grup bernama momoland bersarang, hehe
ketika itu Hwajun pun masuk kedorm itu, ia melihat beberapa member nya sibuk masing masing, karna sifat jahilnya keluar gara gara rasa cemburu nya kemarin, Hwajun menjadi sosok mirip dengan salah satu member disana pas member itu bernama Hwasa
karna saat Taehyung membicarakan dengan Jimin yaitu membicarakan member Hwasa dan Moonbyul
Moonbyul, salah satu membernya, sempat melihat Hwasa masuk ke kamarnya, Ia makan permen dan sempat mencoba berkomunikasi dengan Moonbyul
"kau makan permen itu tidak habis sejak tadi?" sapa Moonbyul
"emm" jawab Hwasa masih mengunyahnya
"kau dari mana ini? sejak datang tadi aku tidak lihat"
tapi tak lagi ada jawaban dari Hwajun..
"ssst kalau sudah begitu, dia tidak akan menjawab, sibuk dengan permennya" jawab member lain
"iya nanti kalau bicara, dia tersedak, tunggu dia selesai" jawab member lainnya lagi
tak dihiraukannya oleh Hwajun, Hwajun yang menjadi Hwasa disana kesal juga kepada Moobyul karna ia termasuk membuat Taehyung menjadi senyum sendiri