Me Born In Death

Me Born In Death
93



seketika itu Taehyung kaget, bangtan juga langsung diam dan tidak melanjutkan obrolan


"babe? kamu?" tanya Taehyung


"yaa, aku baru tau, kalau saja ada yang bilang dari awal, kalau begitu aku tidak akan mau bersamamu" kata Hwajun


"babe bicara apa kamu? jangan begini, aku bisa jelasin"


"semua sudah jelas"


"belum, kamu harus dengar aku"


"apa? katakan saja apa mau kamu jelaskan"


Taehyung menjelaskan jika ia memang memiliki kriteria cewek idaman dulunya, dan tidak menampik jika memang bukan Hwajun yang ada pada kriterianya karna Hwajun terlalu polos


tapi seiring berjalannya waktu, Hwajun mampu merubah kriteria itu menjadi dirinya tapi Hwajun terlanjur turun mood, ia bahkan tidak bergeming ketika Taehyung berusaha merayu nya dengan jurus biasanya yaitu aegyo


Hwajun bahkan seserius itu menanggapi sampai tak seperti biasanya Hwajun bisa tertawa dan memaafkan dengan mudah dan cepat ketika Taehyung berbuat salah


"aku mau pulang, ayo anterin sebentar" kata Hwajun


"hyung.. itu unie minta antar" kata Jungkook


"anterin sana dulu" kata Jimin


"mana mungkin, aku masih ada syuting lagi kan bentar ini" jawab Taehyung


"ya tapi aku mau pulang, kan kerjaan ku selesai"


"yaudah pulang bawa mobilku sana, itu kuncinya di tas ku, ambil saja" kata Taehyung


"mana bisa sih kamu ini, aku gak bisa menyetir ih" kata Hwajun


"ya naik taksi lah, ambil uang ada di tasku"


"gak ah"


"ayolah, pulang sendiri dah"


Taehyung malah menyuruh Hwajun untuk ambil kunci mobil atau ambil uang untuk naik taksi buat ongkos balik, karna Taehyung ada syuting lagi setelah ini jadi tidak bisa antar


tapi malah member lainnya menggodai Taehyung, berharap agar suasana tidak terlalu menegang apalagi bangtan tau yang salah memang Taehyung


"kalau jadi pacarku, gak bakalan aku gitukan kamu unie" kata Jungkook menyindir


"Jekeeeey" teriak Taehyung


"unie sering ya digitukan?" tanya Jungkook


"diam Jungkookie, arrrgh" teriak Taehyung gemas


"unie kalau dianter sampai depan gang jangan mau" sambar Jungkook lagi


"tidak ya, aku selalu mengantarkannya depan rumah dia" jawab Taehyung


"yah depan rumah, ya sampai pintu depan rumah dong, laki bukan tuh?" sindir Jimin


"Jimiiiin" teriak Taehyung


Jimin mengikuti kelakuan Jungkook yang menggodai Taehyung


"sudah lah, capek aku sih lihat ini, cukup menguras ketawa ku, rahang ku sampai sakit" kata Hoseok


"lagian unie mau sama Taehyung" jawab Jungkook


"ehh apa Jungkook?" tanya Taehyung


"sudah hei, ssst" ucap Namjoon


"kamu juga gak pernah manja minta diantar biasanya, kamu kenapa malah sekarang minta antar?" tanya Taehyung


"yaa kalau gak mau gak papa kok" jawab Hwajun


"ku antar mau kah?" tanya Seokjin


"hyuuuuuung" teriak Taehyung


"hahaha hayo lo" ucap Jungkook


member lain pikir jika Seokjin ikut Jungkook Jimin menggodai Taehyung tapi ternyata dibalik itu Taehyung tau apa maksudnya


"aduh tolong, berhentilah, perutku sembelit ketawa mulu ini" jawab Hoseok


"wiih ternyata begini cara mainnya haha" sindir Yoongi


"iyaa yaudah aku akan antar kamu"


"gak usah, aku sama Jin oppa" kata Hwajun


"uhuuuuy ada yang kebakaran ini sih" sindir Yoongi


Taehyung malah hanya diam menatap tajam kearah Hwajun tapi Hwajun hanya diam tidak peduli maksud tatapan itu


"sakit hati ya hyung?" ledek Jungkook


"tidak, aku tidak sakit, biasa" jawab Taehyung


Hwajun melihat kearah Seokjin yang diam diam Seokjin malah memberikan kode untuk mengantarkannya pulang beneran, jadi Hwajun membereskan tasnya


"aku pulang dulu deh" kata Hwajun


"ooh? jadi sama siapa? pulang naik taksi kah? itu ambil uang buat bayarnya" kata Taehyung


"aku pulang diantarkan Jin oppa itu loh" kata Hwajun


semua member malah ketawa, mereka kira itu candaan tapi Seokjin memang benar mengakui ia akan mengantarkan Hwajun jika Taehyung keberatan, seketika itu member lain langsung diam


"kalau pulang sama Jin hyung, aku akan menelfon fans yang tadi kubicarakan loh" kata Taehyung


"ahh? iya udah gakpapa, sana lakukan, ayo oppa" kata Hwajun menarik lengan Seokjin


"Hwaaa, kamu akan terima konsekuensi nya ya" ucap Taehyung


Hwajun tetap menarik lengan Seokjin dan jalan kearah pintu, Seokjin tak lupa ambil kontak kepada staff utamanya, Taehyung melihat itu malah ketakutan


"heeeei hei, Hwa, aku beneran telfon nih" kata Taehyung


Taehyung berpura pura menelfon fans nya itu, dan tidak mencoba dengarkan dulu, malah Hwajun masih tetap memegang lengan Seokjin akan pergi


"byeee semua" sapa Hwajun kepada staff yang lain


"aaaah hei, iya udah ayo kuantarkan" teriak Taehyung


Hwajun tetap saja jalan dengan merangkul lengan Seokjin dan keluar dari pintu shooting bangtan disana


Taehyung menarik lengan Seokjin yang disatunya dan menarik mereka masuk kembali


"aaah hyung, aku mohon jangan lah gangguin dia" kata Taehyung


"gangguin apa Taehyung? aku menawarkan antaran pulang" jawab Seokjin


"kamu sih yang salah" jawab Hwajun


"hyung, kamu tau kan bagaimana perasaanku kepada Hwa? tolong lah jangan ganggu hubungan kami"


"aku tidak mengganggu"


"tapi kamu suka?"


"kamu?"


"aku semua, aku tidak mau menambah masalah apalagi kamu adalah member bangtan, aku mohon saja, lupakan perasaanmu kepada Hwajun"


"jangan mempeributkan ini Taehyung" jawab Hwajun


"apa? Taehyung kamu bilang?"


"tadi kamu juga panggil apa? Hwajun kan?"


"waah unnie benar marah" jawab Jungkook bisik kepada member lain


"okeh iya iya, aku akan antarkan kamu yaa" jawab Taehyung kepada Hwajun


Taehyung bersiap siap, ia membawa tasnya dan mengambil kunci mobilnya


"kalau pulang itu bilang yang lembut kek, gimana gitu, bukannya ngegas" kata Taehyung


"loh, kok marah? yaudah gak usah, aku pergi pulang sendiri saja" jawab Hwajun melepaskan tangan Taehyung


"aah iya enggak marah aku babe udah ayo ku antar" kata Taehyung


akhirnya Hwajun pulang kerumahnya diantarkan Taehyung..


tiba dihari week end hari tepat janjian mereka berdua bersama bangtan juga, hubungan mereka sudah membaik jadi mereka pergi bersama berdua


mereka jalan dengan pasangan masing masing kecuali Seokjin, Yoongi dan Jungkook karna mereka single


awalnya biasa saja sampai pada akhirnya Hwajun bertemu sana mantan pacar dari Mirseong


mantan pacar? yaa mantan pacar Mirseong, bernama Ram Yung, nah lalu siapa Ram yung ini? apa dia manusia? atau dia hantu? Ramyung adalah manusia tapi ia sama dengan Kimsara dan Yoosaa bisa melihat yang tak orang lain lihat


Ramyung mau berpacaran dengan Mirseong karna Mirseong memang cantik, jadi ia tidak masalah kalau berpacaran dengan hantu


mereka saling tegur sapa disana, kebetulan Ramyung sama pacarnya, pacarnya kali ini manusia, karna Ramyung paham pacaran beda alam tidak akan bersatu, jadi ia ambil jalannya sendiri