
"ya dia hanya lewat yaudah deh ma, sudah dulu ya, ini aku akan lanjut kerjaan" jawab Seokjin
"okeh deh jaga dirimu ya nak"
"yaa ma"
Hwajun diam tau jika itu orang tua Seokjin, ia meminta maaf karna tidak tau dan lancang membuat suara cukup kencang
"Hwaaa" ucap Seokjin
"iyaa maaf oppa, aku tidak tau"
"yaudah, ada apa?"
"aku melihatmu sendirian, jadi kesini"
"kemana Taehyung?"
"masih sibuk sendiri"
"ahh"
mereka duduk disana berdua, dan merasa jika Hwajun cocok dan klop dengan Seokjin, diam diam Hwajun melirik wajah Seokjin yang membuatnya kagum, kagum ya bukan suka..
beberapa bulan berikutnya kesibukan masih berjalan, Hwajun duduk bersama Seokjin lagi, ia berencana mendatangi Taehyung, dan saat tak sengaja ia mendengar percakapan..
"jadi kamu coba dekati saja, siapa yang tidak mengenalmu? semua gadis di korea bahkan mengenalimu" kata Jimin kepada Jungkook
"kau juga sama, kau juga terlihat cukup menarik dan dikenal hyung" jawab Jungkook
"iya tapi bener, visual mu akan mengalahkan banyak pria yang mendekati IU sunbaenim" kata Taehyung
"IU?" ucap Hwajun dalam hatinya
"aku tetap malu hyung, aku takut tertolak, aku takutt saja" jawab Jungkook
mendengarkan pembahasan itu, Hwajun tidak cemburu yang mereka bertiga membahas untuk Jungkook bukan untuk Taehyung tapi ia masih tetap memiliki rasa penasaran
hari kembali berlalu, Hwajun sibuk dan melupakan soal rasa penasaran itu kepada siapa IU, karna itu juga bukan urusannya juga, toh tidak ada hubungannya dengan nya bersama Taehyung
hari berlalu, keseriusan hubungan Taehyung dan Hwajun semakin jauh, dimana Taehyung akhirnya berani mengatakan kepada keluarganya soal siapa Hwajun
bahkan Taehyung sudah mempersiapkan untuk pembahasannya pertemuan nya dengan Hwajun, yaap Taehyung akan mempertemukan Hwajun dengan keluarganya
saat didorm..
"babe" sapa Taehyung melirik sekitarnya
"ahh?"
"week end ini kita libur, kamu maksudnya kan gak ada jadwal apapun, bagaimana aku mengajakmu makan"
"makan? dimana?"
"dirumahku, aku mau mengajakmu berkenalan dengan ayah ibuku. kamu mau?"
"ahh serius?
"yaa lah"
"kamu serius sama hubungan kita?"
"banget makanya ketemu mau tidak sama orang tuaku?"
"nanti bahas apa disana?"
"ya bahas saja makanan, soal pekerjaan, soal apalah"
"yaa aku mau" jawab Hwajun
"beneran mau babe?"
"iyaa mau"
Hwajun tidak menolak, ia menerimanya dan Taehyung merasa jika mulai melangkah ke langkah yang lebih serius lagi
Hwajun dan Taehyung mulai menyiapkan untuk baju apa yang akan mereka pakai nanti
lusa.. dimana hari itu tiba, dihari dimana akan mengadakan makan malam bersama keluarga Taehyung, dan mereka berdua bersiap siap dari dorm bangtan
tiba dirumah Taehyung, memang bukan pertama kalinya Hwajun datang dan bertemu ayah ibu Taehyung, ketika di dorm juga Hwajun sudah sering bertemu dan bahkan sudah dikenalkan oleh Taehyung
"selamat datang dirumah yaaa untuk Hwaaa.." sapa ibu Taehyung
"iya bibi, makasih bibi sudah menerimaku"
"salam kenal" sapa Hwajun
berkenalan dengan semua keluarga Taehyung karna moment nya saja yang berbeda, dimana hari itu acara makan bersama keluarga Taehyung yang dihadiri beberapa keluarga Taehyung lainnya mulai dari adik adik Taehyung, bibi dan paman, bahkan nenek Taehyung
mereka makan disana serasa kaku, karna Hwajun tidak tau harus mengatakan apa dengan keluarga Taehyung, ia takut salah salah bicara
karna sudah larut malam juga, Hwajun dipaksa menginap oleh ibu Taehyung karna tidak baik jika keluar tengah malam, apalagi Taehyung kan bukan orang biasa terbilang, jadi Hwajun memutuskan untuk tinggal menginap di rumah itu
Hwajun diarahkan agar tidur bersama adik perempuan Taehyung, Hwajun tidak masalah, tidur ditempat bersama orang asing, adik Taehyung juga tidak masalah, mereka tidur bersama..
"unnie, aku tidur ya, besok ada pekerjaan sekolah" kata adik perempuan Taehyung itu
"ahh iya tidur lah, aku tidak apa"
"baiklah"
Hwajun susah tidur karna semakin malam suhu di rumah itu semakin panas saja terasa, ketika Hwajun bangun dan mencari apa yang membuat rumah menjadi sangat panas
ia mendapatkan hal mengejutkan ketika ia menemukan dimana ada sesosok hitam besar tempat di pintu kamar Taehyung, ia seketika mendekati sosok itu dan menatap kearah nya
sosok hitam itu kalah dengan sekali tebasan dari tangn Hwajun dan memutuskan pergi, hingga dimalam itu juga Hwajun memutuskan untuk melakukan pembersihan dan penolakan pada setiap apapun gangguan dari makluk astral lainnya
saat Hwajun diam di ruang tamu rumah itu, ia belum pergi tidur lagi untuk mengawasi dari jendela rumah itu apalagi yang mencurigakan, tak lama Taehyung malah memeluknya dari belakang
"astaga Taehyung" ucap Hwajun kaget
"kamu kenapa disini? kamu gak tidur?"
"aku.. emm tidur tadi sebentar"
"kamu gak biasa tidur di tempat asing ya?"
"iya begitu lah, kamu tau lah kan dulu di dorm awal awal juga aku begitu"
"ya sih, yaudah sini duduk, aku temani kamu disini"
"yaudah, kamu gak tidur?"
"tidak, aku juga sudah bangun"
Taehyung mengobrol beberapa hal diruang tamu bersama Hwajun, Taehyung meletakkan kepala nya di paha Hwajun. awalnya masih mengobrol dengan Hwajun beberapa hal soal single milik Taehyung, tapi malah kelamaan juga Taehyung tertidur, itu cukup membuat Hwajun merasa gemas
"dasar anak ini, bilang menemani ku, tapi tertidur" gerutu Hwajun
Hwajun pun mengusap kepala Taehyung dan tak lama ia juga tertidur dikursi itu, hingga dua jam berikutnya jam menunjukkan jam empat pagi, Hwajun terbangun, Taehyung masih tidur di pahanya
tak lama ayah Taehyung keluar dan melihat itu, Hwajun merasa malu, ia membangunkan Taehyung tapi susahnya minta ampun
"ahh kalian tertidur disini?" tanya ayah nya
"iya paman, semalam kami mengobrol malah tidur disini, maafkan paman" kata Hwajun
"eh kalian disini?" sapa ibu Taehyung
"iya bibi, Taehyung tertidur disini"
"iya bangunkan, pindahkan kekamarnya, apa kalian tidak ada jadwal hari ini?" tanya ibu Taehyung
"tidak ada kok bi"
"oh yasudah biarkan saja kalau begitu Taehyung tidur, kamu juga istirahatlah"
"sini saya bantu pindahkan dia kekamarnya" kata ayahnya
"iya paman"
"udah urusan papanya, itu kamu tidur juga sana"
"iya bi"
Hwajun tidak lanjut tidur meskipun masuk kamar adik Tahyung lagi, ia hanya diam disana sampai sang adik bangun
"nuna, apa kamu sudah bangun?" sapanya
"ahh iya"
"ahh aku pergi mandi dulu. akan kesekolah"
"oh baiklah"
setelah bangun semua dan bersiap siap untuk urusan masing masing, Hwajun dan Taehyung pun sama, mereka juga akan pergi ke apartemen Taehyung, karna masih ada libur untuk Hwajun selama seharian, Taehyung juga tidak ada kesibukan apapun didorm