
Taehyung bepikir kalau ia memakannya dulu, artinya obatnya ia yang habiskan
"tapi ini enak justru, coba saja, jangan dirasakan penting makan" kata Taehyung
"ahh kenapa kamu tidak makan dulu, biasanya kan begitu?"
"iya kamu saja babe makan, ini aku kan ada"
"oh yasudah"
hampir saja ia ketahuan tapi beruntung Hwajun itu polos, ia memakannya saja, dan tidak tau lagi dampaknya apa
setelah selesai makan, Taehyung menunggu reaksinya, tapi Hwajun tidak juga tertidur
iya lah, apapun makanan, apapun obat, apapun yang masuk kemulut Hwajun tidak berdampak apa apa, jadi sekalinya dimasukkan sianida juga tidak akan berpengaruh, apalagi hanya obat tidur
Taehyung bingung kenapa Hwajun tidak juga tidur, ia masih menunggunya disana, karna kesal, ia pun pergi mandi
tapi selesai mandi juga ia tidak melihat Hwajun tertidur
"babe, kamu tidak mengantuk?" tanya Taehyung
"babe, kenapa tanyanya itu terus dah?"
"oya tanya saja, kalau mengantuk tidurlah"
"tidak"
mendengar jawaban Hwajun, Taehyung berpikir, ini antara obatnya yang salah, atau kurang dosis nya atau saking kebalnya Hwajun pada pengaruh obat?
akhirnya karna gemas, Taehyung ambil obat sisa sebungkusnya itu, ia mendekati arah Hwajun yang duduk depan televisi sambil bermain hapenya
"babe, apa?" tanya Hwajun
Taehyung memaksa membuka mulut Hwajun untuk memasukkan serbuk obat tidurnya, Hwajun sempat menolak tapi Taehyung lebih kuat ketika memaksa untuk mencekokinya, membuat Hwajun pun akhirnya menelan obat itu
"ini minum airnya" kata Taehyung
"ahh apa itu pahit sekali?" gerutu Hwajun
"makanya sana diminum"
"emm, wekk"
"hei jangan dimutahin"
"ya bagaimana muntahin udah masuk begitu?"
"bagus kalau masuk"
"apa itu sih?"
"ada"
Taehyung kembali menunggu tapi 1jam bahkan tidak ada gejala Hwajun tertidur, Taehyung putus asa karna obatnya habis dan ia sudah kesal karna Hwajun tidak juga tidur tidur
"heem, ini anak, apa kebal obat" ucap Taehyung
akhirnya tidak ada harapan, Taehyung mencari cara apa lagi untuk bisa melakukan itu, saat menonton televisi sore, Taehyung malah sakit perut, pergi kekamar mandi nya, saat setelah satu jam, ia melihat Hwajun tidur...
yap, Hwajun tidur, bukan tidur karna obat itu tapi karna ia kelelahan saja, ia tertidur saja
Taehyung melihat kearah Hwajun dan benar sudah tertidur, akhirnya Taehyung membawa Hwajun masuk kamarnya, ia mengangkat tubuh Hwajun lalu menuju kamarnya
setelah meletakkan badan Hwajun di ranjang tidurnya, ia mengunci pintu kamarnya lalu kembali kearah Hwajun dan melihat ini adalah kesempatannya
tanpa basa basi ia membuka baju Hwajun keseluruhan dan mulai membuka bajunya juga, Taehyung juga menindih tubuh Hwajun, tapi masih baru saja mencium, Hwajun terbangun
"Taehyung?" ucap Hwajun kaget
karna Taehyung sudah mengunci kaki Hwajun dengan menindihnya dan juga menahan tangan Hwajun agar tidak menolak lagi
Hwajun memohon terus agar Taehyung tidak melakukannya, tapi Taehyung sudah tidak peduli, ia melakukannya
dan benar benar melakukannya sampai Hwajun menahan sakit karna mereka bermain sejak sore hingga malam, sekitar 4 jam lebih
dan selesainya, Taehyung memeluk Hwajun dan tertidur
Hwajun hanya menatap kearah jauh disana, ia sambil berpikir apa yang baru saja terjadi? mengapa ia merasakan sakit?
setelah 1 jam tidur selepas main, Taehyung bangun melihat Hwajun masih saja diam dan tidak tidur
melihat jam, ini masih jam 1 tengah malam
"babe, gak tidur?"
"tidak, aku tidak mengantuk" jawab Hwajun membalikkan badannya membelakangi Taehyung
Taehyung melihat itu langsung memeluk kembali Hwajun dan kembali tidur, ia tidak peduli mau Hwajun marah, yang penting ia sudah berhasil melakukannya
paginya, hari itu hari terakhir di apartemen, karna malam nanti harus kembali ke dorm baik Hwajun dan Taehyung
mencuci wajahnya dan menyiapkan untuk makan paginya bersama Hwajun, ia menyiapkan makan pagi itu dengan hati sangat senang, karna sudah berhasil mendapatkan apa yang ia mau kepada Hwajun
ia pun membawa makan pagi buatannya kedalam kamar nya, lalu meletakkan di meja laci kamarnya
"babe, ayo bangun, ini aku bawakan makan" kata Taehyung
"emm" jawab Hwajun
"babe" ucap Taehyung
melihat Hwajun masih saja tidur, ia membuka jendela kamarnya agar Hwajun terbangun dan makan pagi bersamanya
"babe" ucap Hwajun
"bangun lah, ini makan"
"iyaa"
Hwajun pergi kekamar mandi lalu balik lagi dan makan bersama Taehyung
"babe, makasih ya" kata Taehyung
"kenapa?"
"semalam, aku sudah melakukannya"
"kamu memaksaku"
"iya, kalau tidak gitu, kamu tidak mau"
"memang harus ya pacaran begitu?"
"ya tidak semua, tapi dengan aku ya harus"
"hem"
"sakit?"
"iya"
"terus gimana?"
"gak gimana gimana"
"oh"
gemas melihat Hwajun yang sibuk dengan makanannya, Taehyung mendekati kursi duduk Hwajun, lalu mencium pipi Hwajun
"kenapa?" tanya Hwajun
"kamu tau, aku sangat mencintai kamu"
"memang iya?"
"iyaa, aku sangat menyukaimu, semalam adalah hal terindah dari aku" kata Taehyung
"heem" jawab Hwajun lanjut makan
ketika Hwajun makan, Taehyung menarik tangan Hwajun dan menggenggamnya
"kamu tidak makan? makan sana, kenapa memegangi tanganku?" tanya Hwajun
"tidak, aku tidak mau makan, aku ingin memegangi tanganmu saja"
Hwajun akhirnya makan dengan satu tangan saja, karna tangan satunya sedang dalam genggaman Taehyung
selama makan bahkan Taehyung menatap wajah Hwajun tanpa berhenti sembari senyum senyum manis, memikirkan hal paling indah ketika mendapatkan Hwajun dengan penuh kepolosannya
Hwajun harus menyuapi Taehyung karna tidak mungkin membiarkan Taehyung tidak makan, ketika Hwajun menyuapi, Taehyung mau memakannya tapi memberikan kode untuk Hwajun menciumnya
"apa itu?" tanya Hwajun
"cium baeu aku akan menguyahnya" jawab Taehyung
"hemm" jawab Hwajun
Hwajun mencium pipi Taehyung, lalu setelah selesai Taehyung mengunyah, Hwajun kembali menyuapinya tapi malah Taehyung kembali meminta agar Hwajun mencium nya lagi
begitu seterusnya untuk Taehyung mau menguyah makanan itu, Hwajun harus menciumnya lebih dulu..
hari berlalu dimana malamnya mereka kembali ke dorm bangtan dan masing masing masuk kamar mereka, Taehyung masuk kamarnya bersama Namjoon dan Hwajun masuk kamarnya bersama Luxie dan Dyung, karna Hwajun tidur satu kamar dengan mereka, Yoosaa tidak tinggal didorm tapi pulang pergi saja
hari berlalu...
ketika bangtan sibuk untuk single baru mereka, mulai dari tag vocal, lanjut untuk pengeditan dan penataan suara, lalu dance praktik, hingga shooting mv
kesibukan mereka membuat mereka harus fokus, jadi Taehyung tidak tau jika Hwajun sering pergi pulang pergi pulang, tapi pergi pulangnya Hwajun kadang ya balik kerumah Yunsi kadang ya menjelajah..
seperti ketika ia mencari mangsa ketika di gedung iklan sana