Me Born In Death

Me Born In Death
87



"yasudah kalau kamu tidak mau membantu, aku kasihan takut mereka bertengkar yang berlebihan" jawab Seokjin


"ahh benar juga hyung diluar sana gak bagus, bagaimana ada wartawan?" jawab Jimin pada Seokjin


akhirnya Seokjin, Namjoon dan Jimin pergi mendekati Hwajun, tapi Suga mengajak Hoseok dan Jungkook masuk saja, karna mereka bertiga berpikir untuk apa ikut campur urusan pribadi


"Taehyung, sudah hei, kenapa kalian ribut? ada apa dengan kalian?" tanya Namjoon


"dia ini, minta foto, minta bersalaman, seneng banget ketemu Astro" jawab Taehyung


"yaa kan apa salahnya aku? mereka juga idol, punya fans juga kan?" jawab Hwajun


"ehh ayo jelaskan didalam" ajak Seokjin


"iya malu Taehyung kalau diluar" kata Jimin


mereka masuk, diruang tamu sudah ada beberapa staff tadi tapi sudah berkurang karna beberapa dari mereka sudah ada pekerjaan lainnya sementara yang tersisa disana beberapa saja


"kalian ada apa lagi sih? ada masalah lagi?" Namjoon


barulah disini Namjoon tanyakan apa kejadian nya secara berurutan dan Taehyung menjelaskan bagaimana ia cemburu karna Hwajun malah bisa lebih kenal Astro dan persatu membernya dibandingkan member bangtan


lalu bagaimana Taehyung tidak cemburu..


"terus mau kamu apa? kamu marah sama aku?" tanya Hwajun


"dimana aku gak marah? kamu tidak men-spesialkan aku dan bangtan" kata Taehyung


"aku tidak bermaksud begitu kok, kalau kamu dan bangtan aku sudah tau, sudah kenal luar dalam, aku tau semuanya tanpa rahasia, sudah seperti keluarga bagiku, aku hanya suka, bukan cinta" kata Hwajun


"tetap aku gak suka ya"


"yaa udah maafkan aku"


"aku gak seneng dari awal.." ucal Taehyung terhenti


"apa? mau bahas apa? yang lama mau dibahas juga?" tanya Hwajun kesal


"udah, udaaah sabar dulu" kata beberapa member dan saat mencoba menenangkan keduanya


Hoseok dan Luxie paling menenangkan Taehyung, Luxie membantu untuk menenangkan Taehyung dengan menjaminkan dirinya jika Hwajun bukan tipe yang suka memainkan perasaan pria apalagi Taehyung


"Taehyung.. jangan gegabah lagi, kasihan Hwajun" bisik Luxie


"kasihan? karna kamu perempuan, jadi membelanya"


"ya karna aku perempuan juga, tapi terutama karna aku tau bagaimana Hwa, aku tau Hwa dan hubungan dengan pria pria itu, aku mau jadi saksi dan bicara disini karna aku tau bagaimana Hwa lebih mencintaimu dibandingkan pria lain" kata Luxie


mendengar Luxie membantunya, Hwajun terharu, ia pun memeluk mendekati Taehyung dan meminta maaf, Hwajun tau jika Taehyung hanya butuh dirayu ketika marah


berhubungan dengan Taehyung, pasangan di tuntut sabar, mengerti, mengalah, karna memang Taehyung tipe pria koleris


koleris adalah tipe ungkapan sifat dan sikap pria yang menginginkan dia di utamakan, masuk kategori egois tapi sedikit lebih ringan, jadi Taehyung mau nya ia di spesialkan, di utamakan, di sayang sayang, intinya di nomor satukan


"maafin aku, aku janji aku tidak akan melakukannya lagi" kata Hwajun


"kamu bersedia jika tidak akan menyapa siapapun antara Astro lagi jika ketemu diluar?" tanya Taehyung


"iyaa aku janji"


"satu lagi, tak hanya Astro, tapi aku tidak mau kamu menyapa siapapun member Exo"


"iyaaa aku gak akan menyapa"


"satu lagi, aku gak mau kamu dekat dengan siapapun staff iu nuna terutama Kunwoo?"


Taehyung pun memeluk Hwajun, ia tau ia berlebihan tapi memang seperti itu lah ia menunjukkan dirinya mencintai Hwajun, jika Hwajun juga mencintainya harusnya Hwajun paham itu, dan benar saja, Hwajun memang benar paham


"dah ya, jangan begini lagi, aku berharap hubungan kalian ini serius, jangan main main lagi lah" kata Hoseok


"iya, aku lihat Taehyung tidak seserius ini kan dengan hubungannya, masak apa apa marah, cemburu" kata Namjoon


"ya aku itu kan dah bilang hyung, aku apa kata dia, dia bandel ya marah lah aku" kata Taehyung


"Hwa juga, udah tau pacarmu begini, udah deh jangan bikin gara gara, berhenti buat deket sama orang, ya baik boleh lah tapi jangan berlebihan, kamu kan punya hati yang harus dihajaga" kata Namjoon


"loh ya gak masalah kan? selama bukan Hwa yang menggodai, bukan Hwa memulai, mereka menyukai Hwa, hak Hwa" jawab Seokjin menyambar


Seokjin yang setiap ada masalah Taehyung dan Hwajun selalu diam, sekali nya buka suara, ia akan selalu membela Hwajun, selalu membenarkan Hwajun, selalu membenarkan Hwajun, lalu ada yang curiga soal ini?


ya pasti ada, dan itu masih kedua member bangtan juga yaitu Yoongi dan Jimin karna keduanya sering melihat bagaimana Seokjin selalu menatao Hwajun dengan tatapan tidak biasa


"iya aku tau, itu bukan salah Hwa, tapi bisa kali Hwa menghindari kan?" kata Namjoon


"iya bener juga" jawab Jimin


"tapi Hwa, tetap gak salah, Hwa gak memulai, itu intinya, buat apa cemburu? kalau aku gak akan cemburu, karna aku sudah pastikan Hwa bersama ku" kata Seokjin


semua member bangtan melirik kearah Seokjin tapi Taehyung melirik arah Hwajun, Taehyung ingin melihat ekspresi Hwajun dan ternyata Hwajun tersenyum lebar


yaa lah, Hwajun tau perasaan Seokjin bagaimana terhadapnya, jadi ketika Seokjin sendiri keceplosan ya Hwajun hanya meringis


"ehh jangan salah paham, itu misalkan" kata Seokjin


"bener?" tanya Yoongi


"apa yang salah? gak ada tuh"


"yaudah udah, sekarang aku mau tanya deh sama Taehyung, tapi kamu cinta kan sama Hwajun?" tanya Jimin


"ya lah, kenapa masih tanya? aku begini karna aku cinta sama dia"


"ya kurangi cemburuannya, cemburu artinya gak percaya loh" jawab Namjoon


"ahh hyung, aku rasa tidak setuju itu, cemburu wajar, tanda nya kita cinta, dimana mana ya begitu" sambar Jimin


Jimin tidak setuju pernyataan itu, karna menurutnya cemburu memang tanda cinta, bukan soal kepercayaan, kepercayaan ya beda lagi urusannya


Jimin menolak ucapan itu karna dirinya sendiri berhubungan dengan pacarnya yang sekarang memang tidak beda jauh sama Taehyung tapi ya lebih parah Jimin, tapi lebih kuat juga pacar Jimin dibandingkan Hwajun


karna hubungan Jimin dengan pacarnya selalu putus nyambung putus lagi nyambung lagi hanya karna sikap koleris yang nyaris masuk sifat egois dari Jimin


jadi sabarnya Hwajun tidak ada setengahnya dari kesabaran pacar Jimin menghadapi kekanak kanakan Jimin


"yaa, yaa aku paham kamu sama denga Taehyung kan" jawab Yoongi


"loh bukan sama gitunya, tapi karna memang kan cemburu tanda cinta, kepercayaan ya beda urusannya" kata Jimin


"ya deh iya" jawab Yoongi tersenyum smirk


"kenapa ketawa kamu? meledek ya?" tanya Jimin


"heeeei malah kalian juga ribut ih" teriak Namjoon


"iyaa kenapa? memang bener aku kan?" tanya Jimin


"iyaaaa bener Jimin" jawab Yoongi