
sesampainya.. mereka melihat gedung mewah dan bertaraf tinggi, tak main main jika murid disekolah ini dengan jalur prestasi seperti Hwajun
"memang mewah bangunannya" kata Jimin
"coba lihat semua, ini ada sertifikat internasional, berarti memang benar sekolah nya anak anak pintar" jawab Seokjin
"iya bener, bukan anak sembarangan sih" jawab Hoseok
"kamu yakin disini dia sekolah? beneran dia bukan gadis sembarangan loh" kata Jungkook
"iya bener, kemarin kalian ingat kata pak Tonmi? bahkan gadis bernama Hwajun itu murid paling handalan disekolah sebesar ini" jawab Jimin
"iya ingat banget aku, kamu kalau dia tidak mengenalimu bagaimana?" tanya Namjoon
"iyaa aku ragu" kata Hoseok
mereka menunggu didepan sekolah, melihat sekolah seperti biasanya dan juga aktif jam sekolah, saat jam pulang sekolah, satu persatu murid di perhatikan oleh Taehyung tapi tidak ada yang bisa ia kenali
"kamu sebenarnya tau gak sih sama orangnya?" tanya Yoongi gemas
"tau hyung, diem hyung" jawab Taehyung fokus
"tau tau tapi bagaimana kita bantu carikan kita saja tidak tau cirinya" jawab Jungkook
"iya kamu ini. coba kasih tau dulu" kata Seokjin
"sssst tunggu saja nanti kalian akan ketemu langsung" kata Taehyung
tapi sampai sekolah malah kosong, Hwajun juga tidak ada..
"kalian menunggu siapa ya?" sapa satpam jaga
"pak, disini ada murid atas nama Hwajun?" tanya Taehyun
"Hwajun? aduh saya tidak ingat persatuan murid, apa dia sekolah disini?"
"iya pak, sekolah disini, tapi kenapa saya tidak lihat keluarnya ya?"
"ya ini sudah kosong kelas, semua cctv di kantor saya sudah di cek semua kosong" kata satpam
"kamu kelolosan kali ini" kata Seokjin
"iya, gimana dong?" tanya Hoseok bingung
"bagaimana bisa aku tidak melihat nya lewat sama sekali?" tanya Taehyung bingung
"besok balik saja, mungkin memang kalian kelolosan" kata satpam jaga
bagaimana mau kelolosan? Hwajun sendiri tidak akan keluar melalui pintu utama sekolahnya karna ia tinggal di asrama sekolah yang ada didalam sekolah itu juga
hanya Jossie yang keluar masuk sekolah itu karna ia warga asli amerika yang tinggalnya juga tidak jauh dari kampus, sementara asrama untuk mereka yang tinggal diluar luar negri
akhirnya mereka pulang, tapi karna penasaran Taehyung niatkan untuk datan lagi ke sekolah itu sepagi mungkin, mengingat saat pulangnya kemarin kelolosan ia takut jika datang jam pulang lagi kelolosan lagi
dan benar saja ketika Hwajun melewati lobi utama seketika Taehyung melihatnya
"Hwajun" sapa Taehyung
"ah?" ucap Hwajun kaget
mereka ketemu lagi disini..
dimana keyakinan Taehyung akan bertemu akhirnya tersampaikan karna melihat bagaimana tekadnya pikiran Taehyung jika ia akan menemukan Hwajun kembali tidak peduli dulu Hwajun masuk kehidupannya sebagai hantu dan tidak peduli sekarang pun Hwajun masih hantu atau manusia
"apa kamu mengenaliku? aku Taehyung?" ucap Taehyung
"Taehyung?" tanya Hwajun bingung
"kamu lupa? aku pacarmu dulu"
"pacar? aduh maaf ya aku tidak tau" kata Hwajun
ketika Hwajun sama sekali tidak mengenali siapapun Taehyung, Taehyung terus berusaha mengingatkan tapi Hwajun tidak mengingatnya
Hwajun merasa tidak jelas akhirnya berburu buru pergi karna ketakutan tapi Taehyung mengikuti Hwajun pergi, dan berusaha mengejar Hwajun terus menjelaskan yang selama terjadi
"dengarkan aku, aku Taehyung, kamu lupa aku? ingatlah" kata Taehyung
"maaf, aku tidak kenal kamu?"
"bangtan? tau bangtan?"
"bangtan?"
"kamu dari korea utara kan?"
"iya, aku dari korea utara, kamu tau?"
"maaf, aku tidak bisa mengingat sama sekali" kata Hwajun
karna masalah ini lah Taehyung memutuskan untuk di amerika dulu, untuk mengingatkan dan meyakinkan soal dirinya dan Hwajun perna memiliki hubungan tapi Hwajun terus menolak
bahkan Taehyung memberikan beberapa bukti mulai dari foto baju yang sering dipakai Hwajun yang masih ada dilemarinya
"ini baju mu, ada dikamarku, kamu ingat?" tanya Taehyung
"tidak, aku tidak pernah memakai baju ini, aku tidak punya"
"Hwa, nama kamu Hwa Joon Lee?"
"iya"
"ini atm kamu, yang ada di aku"
melihat identitas dari buku tabungan atm yang diberikan Taehyung benar saja itu bio dirinya tapi Hwajun masih tidak kenal siapa Taehyung, Hwajun pun dengan buru buru cepat pergi dari sana
hari berlalu, berusaha sebisanya, Taehyung akhirnya harus kembali ke korea untuk beberapa urusannya tapi Taehyung sering pergi ke amerika dengan usaha masih mendekati Hwajun
"kamu akan pergi lagi liburan ini ke amerika?" tanya Namjoon
"iya hyung, aku akan menemui Hwajun"
"kamu sudah menemukan nya? apa masih mau mencarinya?"
"aku sudah bertemu, sempat ketemu waktu disana tapi dia tidak mengingatku"
"ahh aku bilang juga apa? bagaimana dia tidak mengenalmu tapi kamu mengenali nya?"
"hyung, aku akan buktikan" kata Taehyung
"yaudah itu keputusan mu, semangat ya, aku tidak bisa membantumu lebih selain berharap kamu baik baik saja"
hari berlalu, ketika Taehyung sudah ada lagi di amerika dan ia memesan hotel yang dekat dengan sekolah chicago, sekali lagi ia berusaha mencari Hwajun dari luar berharap agar Hwajun keluar
tapi saat Taehyung akan masuk mobilnya, ternyata ia melihat gadis yang sama dengan yang hampir ia tabrak, yang kata Tonmi itu juga sahabat Hwajun
Taehyung turun dan buru memanggil Jossie
"nuna?" sapa Taehyung
"weeh?" sapa Jossie
Taehyung membuka masker penutup wajahnya dan kaget karna melihat itu ternyata Taehyung
"Taehyung?" tanya Jossie
"ahh? kamu mengenaliku?"
"kamu idol terkenal, siapa tidak mengenalimu"
"waah terimakasih"
"ya Tuhan... mimpi apa malam tadi aku, kenapa bisa melihat dan bicara sedekat ini dengan Taehyung dong, arrrgh kalau mimpi semoga tidak bangun saja deh, biar bisa mengobrol dengan Taehyung" gerutu Jossie dalam hati
"ada waktu masih kan?" tanya Taehyung
"oh ada, masih masuknya setengah jam lagi" kata Jossie
disinilah Taehyung menanyakan soal Hwajun, betapa kagetnya Jossie karna Taehyung malah mencari tau soal Hwajun
"kamu kenal Hwajun kan?" tanya Taehyung
"kamu tau? darimana?" tanya Jossie
"aku kemarin bertemu pak Tonmi, mengatakan semua tentang kamu dan Hwajun"
"lalu Hwa? kamu kenal?"
"iyaa. aku ada perlu, tapi itu biar jadi privasiku, aku mau minta bantu, bisa membantuku?"
"apa?"
bahkan tak ragu Taehyung meminta bantuan dari sahabat dekat Hwajun yaitu Jossie, dan Jossie mau membantunya
"kapan lagi bisa sedekat ini sama idol terkenal? biar dah meskipun harus membantu dengan gadis lain bukan aku" gerutu Jossie
"ini kartu nama ku, bisa meminta nomormu?" tanya Taehyung
"bisa" jawab Jossie dengan yakin
mereka bertukar nomor pribadi untuk awal kerjasama ini, untuk Jossie membantu Taehyung mendekati Hwajun