MAMI FOR US

MAMI FOR US
TAMAT



Maaf ya teman teman, beberapa bulan ini saya vakum, karena masih sakit, dan saya usahakan bisa on time lagi sekarang, mohon doanya, biar cepet sembuh. terimakasih dan selamat membaca.


*******


Tiga hari sudah baby twin berada di Rumah Sakit, selama itu pula dengan telaten Zidan mengantarkan Asi Nadia untuk baby twin, dan hari ini adalah hari yang di tunggu tunggu oleh mereka, setelah berpisah dan kini kembali lagi berkumpul dalam suasana kebahagiaan, raut kebahagiaan dan ceria tampak terpancar di seluruh wajah keluarga Zidan, terutama Nadia ibu muda yang terlihat sangat bahagia.


Dengan di dampingi Zidan, Nadia membawa Baby twin masuk kedalam rumah mereka.


"Assalamualaikum..." ucap Nadia pada seluruh keluarga yang menyambut kedatangan baby twin.


"Waalaikum salam... welcome to new home baby twin..." ucap serempak seluruh keluarga.


Nadia terkejut dengan dekorasi yang telah di buat oleh keluarganya terutama ketiga putrinya.


Nadia menangis terharu, betapa besar kasih sayang dan cinta kasih anak anak dan keluarga suaminya, bahkan sesuatu yang tidak terlintas di benak Nadia pun telah dia dapatkan.


" Terimakasih sayangku..." Nadia memeluk ketiga putrinya. Suasana harupun terjadi di ruang tamu saat itu, tak ketinggalan sang ibu mertua menyambut kedatangan Nadia dengan penuh kebahagiaa.


"Terimakasih ya sayang, sudah berjuang melahirkan cucu yang cantik dan ganteng." Ucap ibu zidan kepada Nadia.


" Sama- sama bu, Nadia bahagia sekali, mohon doanya bu, semoga menjadi anak sholeh dan sholehah". mohon Nadia pada ibu mertuanya.


"Amin... pasti sayang, ibu selalu mendoakan kalian selalu sehat dan cucu - cucu ibu menjadi anak yang sholeh dan sholehah." Ucap ibu sembari mengusap pundak Nadia.


Ibu mengajak Nadia untuk duduk, Sementara keluarga yang lain masih sibuk bergantian menggendong baby twin dengan menggoda Zidan, karena wajah baby twin tidak mirip sama sekali dengan papinya.


"Kamu hebat Nadia, kedya animus tak mirip sekali sama papinya, hahahaha" Ucap ayah Zidan memecah ketibutan mereka yang berebutan menggendong baby twin.


"Kata siapa tidak mirip Aku ayah, Fahad pasti mirip aku, lihat saja Nanti." Bela Zidan.


"Ya pastilah mirip kamu, kan Fahad cowok" Jawab Ayah Zidan.


Memang tak di pungkiri oleh Zidan, baby twin sangat mirip dengan Nadia, kelembutan wajah dan hidung yang mirip dengan mominya, Namun Zidan sangat bersyukur, kedatangan Nadia mengubah kehidupan dan membawa kebahagiaan dirinya,dan keluarga besarnya, terutama ketiga putrinya.


Entah seperti direncanakan, Sally datang bersama suami dan juga anaknya, kebahagiaan terukir di wajah mereka berdua, saat melihat baby twin yang sangat menggemaskan, ditambah raut wajah baby twin yang memang sangat mirip dengan Nadia menjadi bahan lelucon bagi mereka.


Sementara yang lain sedang bercengkrama dan berbincang asik, Selly mendekati Nadia dan memeluk Nadia dengan erat, raut kebahagiaan di wajah Selly membuat Nadia ikut tersenyum.


"Terimakasih kak, sudah menambah kebahagiaan bagi kami."Ungkap Nadia dari hati yang terdalam.


"Jangan seperti itu Nadia, justru aku yang berterima kasih kepadamu, kehadiran kamu membuat hati Zidan berubah, bahkan anak- anak sekarang sudah mulai menerima keberqdaanku dan Daren, aungguh Zidan sangat beruntung memiliki kamu, sholehah, nerhati baik, jujur dan penyayang." Puji Selly pada Nadia.


"Kakak jangan berlebihan, semua manusia pada dasarnya baik, hanya saja akhlaq seseorang yang membedakan, Nadia harap kak Selly bisa menerima Dan berdamai dengan keadaan, karena sangat susah melakukan itu, namun Nadia selalu berdoa semoga kita semua selalu dilindungi oleh Allah SWT, dan diberikan hati yang bersih dan lapang ." ucap Nadia yang disertai senyuman yang tulus.


"Amin... semoga saya bisa menjadi orang yang lebih baik ya Nad, dan kakak mohon bimbingan, kalau ada kekurangan, Nadia jangan sungkan - sungkan untuk menegur saya, dengan senang hati saya akan menerimanya." Selly meyakinkan Nadia.


"Jangan seperti itu kak, kita sama sama belajar untuk menjadi orang yang lebih baik lagi." Balas Nadia.


Mereka berdua Saling berpelukan, Saling menguatkan satu sama lain, tak terlihat di mata mereka sebuah kebohongan, yang ada hanyalah ketulusan yang tercurah diantara keduanya.


Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang melihat percakapan mereka, dari raut wajahnya, dia sangat bahagia, walau masih ada sedikit rasa kekecewaan di hatinya akan perbuatan mantan menantunya itu. Namun semuanya ia tepis, kerena kehadiran Nadia merubah pola pikir dan sedikit demi sedikit menerima keadaan dan bersyukur, segala sesuatu sudah Allah takdirkan, masalah yangenimpa keluarga putranya ternyata sekenario Allah yang akhirnya membawa Nadia hadir kedalam keluarga besarnya.


KEHADIRAN NADIA DAN BABY TWIN MEMBAWA KEBAHAGIAAN KELUARGA ZIDAN DAN SELLY.


**TAMAT**


Semoga kisah ini menjadi inspirasi buat kita semua, terutam sang penulis yang masih banyak memiliki kesalahan dan kekurangan.


Terimakasih sudah menjadi bagian dari cerita saya, mohaon maaf atas kekurangan dan kekhilafan baik yang saya sengaja maupun tidak saya sengaja.