Love Hurts

Love Hurts
Janji Kevin



Setelah drama ikut gak ikut dari Rissa, akhirnya keempat anak manusia itu bergegas untuk segera ke mall.


"Pake helmnya dulu ya cantik, biar aman" Gabriel mengatakan itu sambil memakaikan helm dikepala Tasya.


"Kak Biel, sebenernya aku juga bisa pake sendiri loh" Balas Tasya sambil menatap ke arah Gabriel yang sedang memakaikan helm kepadanya.


"Gak apa-apa, aku suka aja perlakuin kamu kayak gini. Biar kelihatan romantis dikit" Perkataan Gabriel itu membuat Tasya merona. Gabriel yang melihat itu tidak menyia-nyiakan kesempatan, malahan dia kembali mencubit pipi chubby Tasya yang merona itu.


"Kak udah ihh, ntar kita ketinggalan lagi" Kata Tasya yang langsung menyadarkan Gabriel dari aktivitasnya itu.


"Ya ampun sampai lupa aku" Gabriel malah menepuk pelan jidatnya, lantaran terlalu menikmati waktu berduanya dengan Tasya.


"Yaudah naik gih,, jangan lupa pegangan juga" Setelah mengatakan itu Gabriel langsung meminta agar Tasya segera naik ke atas motornya.


"Iya kak Biel bawel" Sontak perkataan Tasya itu membuat Biel tersenyum lebar, saking senangnya dia tidak sadar kalau Tasya sudah duduk manis dibelakangnya.


"Ini kapan sih jalannya,,? Kak Biel aja malah senyum-senyum gak jelas gitu" Cemberut Tasya karena sudah tiga menitan dia naik ke atas motor tetapi motornya malah gak jalan. Gabriel langsung tersadar, dan segera melajukan motornya menuju ke mall. Dia bahkan tidak membalas perkataan Tasya yang cemberut kepadanya. Nanti saja setelah sampai di mall, dia akan membujuk dan meminta maaf kepada Tasya (Suara hati Gabriel).


..


Sementara itu didalam mobil, Rissa tidak berhenti berceloteh. Dia bercerita mengenai kesehariannya disekolah, bahkan hal-hal yang tak terduga pun dia ceritakan.


"Kak Kevin" Panggil Rissa melihat ke arah Kevin.


"Iya,,? Kenapa?" Jawab Kevin dengan melirik sebentar ke arah Rissa.


"Menurut kak Kevin, Tasya sama kak Biel cocok gak?"


Pertanyaan Rissa membuat mulut Kevin menjadi bungkam. Bukan tanpa sebab dia menjadi bungkam, memikirkan kembali sikap lembut Gabriel kepada Tasya membuat dia sedikit merasakan cemburu. Dia tidak sadar bahwa dia dan Tasya sudah tidak memiliki hubungan apa-apa sejak dia menghilang tiba-tiba.


"Ishh kog malah diem sihh,, ditanyai juga" Rissa malah kesal sendiri melihat Kevin yang tak kunjung memberi jawaban.


"Eumm bukan gitu Rissa sayang, cocok gak cocok itu kan tergantung dari mereka juga. Kalau mereka saling mencintai, pasti semua hal tentang mereka akan menjadi cocok kan?" Kevin hanya bisa memberikan jawaban yang menurutnya sudah pas dengan pertanyaan Rissa.


"Ishh,, iya juga sih. Kan sekarang ini baru kak Biel yang suka,, tapi Tasya malah gak peka" Kata-kata Rissa membuat Kevin tersenyum kecil, itu artinya dia masih ada dihati Tasya,, (begitulah kira-kira menurut kata hati Kevin)


"Udah gak usah ikut campur masalah orang lain, kita itu cuman orang luar aja" Balas Kevin karena tidak senang mendengar perkataan Rissa tadi.


"Ya ampun kak Kevin,, aku itu bukan orang luar tau. Aku itu kenal Tasya udah dari masuk SMA, jadi kak Kevin gak usah khawatir. Oke?" Rissa malah mengira jika Kevin khawatir kepadanya, tanpa dia tahu Kevin hanya tidak ingin Rissa didekati oleh laki-laki lain. Padahal dia sendiri sudah menjadi pacar orang lain. Jangan egois ya Kevin😑😑


".... " (ini aku kenapa sihh,,? Kog malah gak mau Tasya dideketin cowo lain,? Emang aku siapanya dia coba,? Sadar Kevin sadar, kamu itu udah gak diharepin sama Tasya) Monolog Kevin dalam hatinya).


Karena tidak ingin membuat Rissa kembali bercerita tentang Tasya dan Gabriel, Kevin langsung mengalihkan itu semua dengan bertanya tentang keadaan orangtua Rissa.


"Mama sama papa kamu baik-baik aja kan?"


"Eum, mereka baik-baik aja kog" Jawab Rissa dengan cepat.


"Kapan kak Kevin main kerumah,? Biar aku kenalin ke papa mama aku" Tanya Rissa dengan suara lirihnya.


Mendengar suara Rissa yang seperti itu, membuat Kevin tiba-tiba memarkirkan mobilnya ditepi jalan. Dan langsung menangkup wajah Rissa untuk dibawa menatap kearahnya.


"Jangan sedih gitu dong,, Kak Kevin janji deh, hari sabtu nanti kak Kevin main kerumah" Janji Kevin kepada Rissa yang langsung membuat Rissa tersenyum lebar.


"Janji ya kak,,?" Rissa menautkan jari kelingkingnya dengan kelingking Kevin, pertanda bahwa perjanjian telah dibuat.


"Iya janji,, udah gak usah sedih-sedih lagi. Nanti cantiknya berkurang" Goda Kevin kepada Rissa sambil kembali menjalankan mobilnya. Rissa hanya tersenyum sepanjang perjalanan menuju mall.


....


oke segini dulu yaa untuk part kali ini😊


Sekali lagi, selamat merayakan idul fitri🙏


Saran dan masukan sangat diperlukan🙏


Terimakasih sudah mampir di karya aku🥰