
Geri bersama dua temannya saat ini sudah sampai di tempat tujuan mereka. Saat ini Geri dan sedang berolahraga kecil yaitu meregangkan badan-badan mereka, sementara Agam sendiri sedang duduk melihat kegiatan kedua sahabatnya.
"Gue gak boleh pikirin dia lagi. Sadar Gam, dia udah jadi milik orang lain" Monolog Agam dalam hatinya.
Sadar akan pemikirannya yang tidak-tidak, Agam langsung menggelengkan kepalanya dengan pelan. Aksi Agam di sadari oleh kedua sahabatnya itu.
"Lo kenapa Gam? Ada masalah?" Tanya Geri yang baru saja menyelesaikan olahraga kecilnya itu.
"Gue gapapa. Bukan masalah besar, jadi gak usah khawatir" Jawab Agam dengan setenang mungkin. Tidak boleh ada orang yang tahu perihal pikiran anehnya itu.
"Najis gue khawatirin lo" Semprot Geri dengan wajah jijik yang dibuat-buat.
"Lo ngode buat ngajak gelud ni Ger?!" Suara datar Agam dengan wajah kesalnya.
Geri bergidik ngeri mendengar suara datar Agam. Menutupi rasa gugupnya, Geri hanya tersenyum kecil.
"Jangan galak-galak ya babang tamvan, nanti jodohnya tambah jauh" Celetuk Bima yang tak takut terkena amukan Agam.
"Lama-lama lo berdua gue kirim ke tante-tante yang suka brondong baru tau rasa" Cecar Agam, dan hanya di tanggapi tawa oleh kedua teman laknatnya itu.
"Boleh tuh kayanya, sekalian gue nabung dikit-dikit dari hasil kerja sampingan" Balas Bima yang semakin membuat wajah Agam kian memerah karena menahan kesal.
"Parah banget sih kalo nolak. Iya gak Bim?!" Tanya Geri dengan cekikikan menahan tawanya.
Karena merasa kesal dan tak bisa berbuat apa-apa pada kedua temannya, Agam meraih botol air minumnya dan meneguk sedikit guna membasahi tenggorokannya yang kering lantaran menanggapi ocehan kedua teman laknatnya itu.
Di saat mereka bertiga fokus dengan kegiatan mereka masing-masing, mata Agam tanpa sengaja melihat siluet dua orang yang berjalan ke arah mereka.
"Sorry guys gue datangnya paling akhir" Ujar Gabriel ketika sudah berdiri di hadapan teman-temannya.
"Gimana gak telat,,, masih jemput ayangnya dulu kiww" Ledek Geri yang berhasil membuat pipi chubby Tasya merona.
Agam yang melihat tingkah Tasya barusan hanya tersenyum tipis. Saking tipisnya, tak ada seorangpun dari mereka yang menyadari itu.
"Gak usah bawel lo. Masih untung gue dateng" Seloroh Gabriel dengan sedikit kesal.
"Eh malah meragukan kejagoan main kita-kita ni anak" Cecar Bima.
"Dih kejagoan" Semprot Tasya yang merasa kesal sendiri dengan perkataan Bima.
Belum sempat Bima membalas, suara Agam sudah lebih dulu memutus obrolan tak berfaedah tersebut.
"Gak usah ribut lo berdua. Kita mulai aja latihannya, biar gak buang-buang waktu" Ujar Agam dan hanya di angguki oleh ketiga temannya.
"Kamu duduk aja disitu. Kalo mau sesuatu, langsung panggil aku aja ya? Gak boleh pergi sendiri" Peringat Gabriel pada kekasihnya dan hanya di balas dengan anggukan kepala Tasya.
Agam yang diam-diam mencuri pandang pada kedua sejoli tersebut, hanya bisa menghela napas panjang. Hatinya sedikit merasa tercubit usai melihat perhatian Gabriel pada Tasya. Tak mau terus menyaksikan keuwuan tersebut, Agam berjalan lebih dulu ke tengah lapangan sambil membawa bola basket di tangannya.
Melihat Agam yang sudah berjalan duluan, Geri dan Bima sontak menyusul dari belakang. Menyisakan pasangan tersebut yang masih terlibat obrolan keuwuan.
"Udah gih latihan sana, teman-teman kak Biel udah pada duluan tuh" Tunjuk Tasya pada teman-teman Gabriel yang sudah berada di tengah lapangan.
"Gak usah latihan aja boleh gak? Kita pergi jalan-jalan aja gimana?" Tukas Gabriel.
Gemas. Satu kata yang mewakili perasaan Tasya saat ini. Bagaimana tidak merasa gemas jika saat ini raut wajah Gabriel terlihat seperti anak kecil yang merajuk pada ibunya karena tidak dibelikan permen.
"Abis latihan dulu baru kita jalan-jalan aja ya kak? Udah datang loh ini, gak bagus kalo main pergi lagi" Kata Tasya sembari mengelus pelan rambut Gabriel.
Tak ingin mengacaukan rencana teman-temannya, Gabriel lantas menganggukkan kepalanya sebagai tanda menyetujui perkataan sang kekasih.
Berjalan meninggalkan Tasya di pinggir lapangan, Gabriel lantas berjalan mendekat ke arah tiga temannya untuk segera memulai sesi latihan basket mereka.
.....
Yeay UpðŸ¤
See you next part guys✨