
Seperti sebilah pisau yang sedang menusuk-nusuk hatinya,, sakit! Itulah yang dirasakan Kevin saat ini. Bagaimana tidak sakit? Melihat sikap lembut Gabriel terhadap Tasya, seolah-olah Tasya adalah seorang putri yang tidak boleh tersakiti oleh siapapun.
"Makannya pelan-pelan aja Sya,, gak ada yang bakal ngambil makanan kamu" Gabriel mengingatkan Tasya ketika melihat cara makan Tasya yang seperti takut makanannya diambil orang lain.
"Tasya mah gitu orangnya kak, kalau udah laper banget makannya kaya dikejar orang" Balas Rissa yang kembali meledek sahabatnya itu. Sementara orang yang dibicarakan malah acuh saja.
Uhuk,, uhuk,,
Tanpa sengaja mata Tasya melihat ke arah Kevin yang malah menatapnya juga, tatapan merindu yang dilayangkan Kevin kepada Tasya. Itulah mengapa Tasya sampai batuk.
"Udah diingetin juga, kalau makan itu pelan-pelan aja Sya" Kata Gabriel sambil menyodorkan gelas yang ada airnya kepada Tasya. Tanpa menunggu lama Tasya langsung mengambil air tersebut dan meminumnya hingga tersisa setengah.
"Makasih kak Biel" Cengir Tasya
Tasya dan Biel melanjutkan aktivitas makannya, sementara Kevin dan Rissa sedang berbincang-bincang tentang hal apa yang akan mereka lakukan setelah dari warung makan.
"Kak Kevin, selepas dari sini, kita ke mall ya?" Pinta Rissa dengan penuh harap.
"Eumm iya Rissa, tapi jangan terlalu lama ya,,? Takutnya nanti mama sama papa kamu khawatir nyariin kamu" Kevin mengiyakan permintaan Rissa dengan tersenyum.
"Yeayy asik,, sayang banget deh" Riang Rissa karena permintaannya disetujui oleh sang pacar.
Sedangkan,,,
Deg
Deg
"... " (Kenapa harus disaat seperti ini sii Riss,,? Suara hati Tasya yang tiba-tiba merasakan sakit)
"... " (Seandainya aja kita bisa kaya gitu juga ya Sya,,, suara hati Gabriel?)
Disaat Gabriel dan Tasya tiba-tiba terdiam, saat itulah Kevin melirik sebentar ke arah Tasya dan melihat wajahnya yang berubah murung. Tapi tak berselang lama Tasya kembali menunjukkan wajah biasanya seolah-olah dia tidak apa-apa.
"Oh Sya,, gimana kalau kamu sama kak Biel ikut juga ke mall,?" Tanya Rissa melihat ke arah Tasya yang sudah selesai dengan ritual makannya itu. Sontak saja pertanyaan Rissa itu membuat Tasya dan Biel menjadi bingung harus menjawab apa.
"Dihh kompak banget yaa diemnya. Udah gak usah dijawab, mau gak mau kalian berdua harus ikut. Kita gak akan lama kog" Putus Rissa akhirnya tanpa menunggu jawaban dari Tasya dan juga Biel.
"... " (Ini gimana ceritanya sii,,? Kog malah diajak pula sama Rissa? Tapi Rissa memang gak salah sii,, diakan gak tau aja masa lalu aku sama kak Kevin,, suara hati Tasya yang dilema antara mau ikut atau pulang)
Karena tidak ingin membuat sahabatnya kecewa, akhirnya Tasya hanya bisa mengiyakan permintaan sahabatnya itu.
"Iya deh iya, demi sahabatku yang cantik ini" Jawab Tasya yang langsung tersenyum kearah Rissa.
"Sayang banget deh sama calon pacarnya kak Biel" Rissa malah menggoda sahabatnya itu dengan jawaban absurdnya.
Sementara Gabriel hanya tersenyum malu ketika mendengar perkataan dari Rissa. Jika Gabriel tersenyum malu, maka lain halnya dengan Kevin yang malah tersenyum kecut tapi tak seorangpun yang memperhatikan senyumnya itu.
"Dihh apaan sii anaknya tante Maya ini,,? Salah minum obat kayanya kamu" Balas Tasya yang malah kesal dengan ledekkan sahabatnya.
"Hahahaha udah biasa aja, mukanya udah kaya tomat aja tuh" Kembali Rissa menggoda Tasya. Tapi memang benar kalau mukanya Tasya udah kaya tomat aja,, entah karena menahan kesal atau karena malu. Siapa yang tahu coba?? Cuma Tasya ama thor aja yang tahu😝😜
"Udah-udah jangan digodain mulu, ntar nangis anak orang" Sela Gabriel yang membuat Tasya merengek seperti anak kecil karena perkataannya itu.
"Isshh kak Biel maah gitu, udah ah gak usah ngeledekin mulu akunya"
"Ya ampun gemes banget siih ni anak" Tangan Gabriel kembali mencubit pipi chubby gadis kesayangannya itu sebab dia tidak tahan melihatnya.
Kevin yang melihat hal itu, kembali merasakan nyeri dihatinya. Karena tidak ingin melihat perlakuan itu, Kevin kembali membuang pandangannya kearah lain.
....
Sebelumnya aku mau bilang :
Minal Aidzin Walfaidzin mohon maaf lahir batin dan selamat merayakan hari raya idul fitri ya readersku🙏🙏🙏
See you next part guys☺
Tetap dukung karya aku ya, jangan lupa juga like, komen, dan votenya ya🙏🙏
Saran dan juga masukan dari teman-teman sangat diperlukan😊