Love Hurts

Love Hurts
Tasya Yang Sudah Memaafkan



Tanpa mereka sadari, waktu telah berlalu begitu saja. Setelah Nathan mengerti permasalahan yang terjadi antara adiknya dan Kevin, meskipun Kevin sendiri belum menjelaskan secara rinci tetapi Nathan bisa menarik kesimpulan jika Kevin melakukan semua itu memang untuk melindungi keluarganya.


"Gue berterimakasih ke lo karena udah buat keluarga gue lepas dari rencana jahat kakek lo. Tapi gue tetap kesal sama lo karena udah nyakitin adek gue" Ucap Nathan


"Gue emang bersalah kak, saat itu gue aja yang terlalu pengecut. Tapi gue bener-bener minta maaf kak,,, Sya. Gue nyesel banget" Balas Kevin dengan suara lirihnya sambil menatap Nathan dan juga Tasya.


Tasya yang pada dasarnya tidak tegaan langsung memberikan jawaban yang membuat Nathan melototkan matanya.


"Udah dimaafin kog kak Kevin. Tanpa kak Kevin mungkin sekarang keluarga aku bakal sengsara hidupnya" Ucap Tasya sambil tersenyum kepada Kevin.


"Segampang itu Sya? Dimaafin setelah ngilang tiga tahun?" Gerutu Nathan sambil bertanya kepada Tasya.


Kevin yang mendengar perkataan Nathan hanya tersenyum kecut. Sedangkan Tasya malah mengomeli kakaknya itu.


"Kak Nathan,,, Kita itu harus bersyukur. Sebab tanpa sadar kak Kevin udah nyelamatin keluarga kita, meskipun dengan cara yang salah. Tapi aku udah maafin dia, bisa saja kak Kevin melewati masalah yang tidak kita ketahui kan?"


"Udah Sya, kak Nathan. Gue akan maksa buat dimaafin, setidaknya gue udah bisa jujur dan minta maaf langsung sama kalian berdua. Untuk sekarang gue belum berani buat minta maaf sama tante Diana dan om Mikhael. Tapi gue janji, gue bakal minta maaf setelah gue bener-bener udah siap" Lerai Kevin dengan cepat, karena dia tidak ingin kedua kakak beradik itu semakin membesarkan masalahnya.


"Gue tunggu lo datang dirumah nanti, dan pastinya lo harus jelasin semuanya tanpa ada yang harus ditutupi lagi" Cetus Nathan sambil menatap Kevin dengan wajah datarnya.


"Baik kak, gue janji" Janji Kevin kepada Nathan.


Tasya yang melihat bahwa sepertinya sudah selesai pembicaraan, ingin mengajak Nathan untuk segera pulang. Dia sudah merasa gerah, dan ingin cepat pulang agar bisa membersihkan dirinya.


"Kak Nath?" Cicit Tasya


Nathan spontan melihat ke arah adiknya itu.


"Kenapa Sya? Mau balik?" Tanya Nathan yang seperti tau maksud panggilan dari adiknya itu.


Tasya hanya menganggukkan kepalanya, sementara Kevin yang melihat itu ingin meminta waktu sebentar kepada Nathan, sebab ada yang mau dia sampaikan kepada Tasya.


"Eumm,, Kak Nathan, bisa tunggu sebentar gak? Ada yang ingin aku ngomongin sama Tasya" Pinta Kevin dengan sopan.


Nathan yang mengerti dan ingin memberikan ruang untuk kedua makhluk itu, segera berdiri. Tetapi sebelum itu dia mengusap kepala adiknya dan mengatakan jika dia akan menunggu didepan saja.


"Kakak tunggu didepan ya,, Kalo udah selesai langsung keluar aja. Setelah itu kita pulang"


Setelah Nathan pergi, Kevin menatap Tasya dengan mata berbinar penuh rindu. Tapi dia sadar bahwa saat ini, dia sudah memiliki Tasya yang lain.


"Makasih Sya udah mau maafin aku"


"Iya sama-sama kak Kevin. Aku udah ngerasa lega ketika mendengar penjelasan kak Kevin, meskipun masih ada rasa sakit tapi udah gak sesakit seperti dulu" Balas Tasya dengan wajah leganya.


"Maafin aku skali lagi ya Sya" Sesal Kevin untuk kesekian kalinya.


"Udah kak, gak apa-apa. Udah dimaafin kog" Tasya malah manyun, sebab Kevin malah meminta maaf yang sudah keberapa kalinya.


"Kak Kevin mau ngomong apa lagi?" Sambung Tasya yang penasaran sambil menatap penuh tanya ke arah Kevin.


Kevin malah terkekeh melihat itu, dia merasa gemas saja dengan wajah manyun Tasya.


"Kamu makin terlihat cantik Sya,,tapi tu pipi malah semakin chubby juga" Goda Kevin sambil menoel pipi Tasya.


Semburat merah malah terlihat jelas di pipi Tasya ketika mendengar perkataan Kevin yang barusan. Tetapi setelah mendengar kelanjutannya, dia malah cemberut.


"Kak Kevin jangan mulai deh,, lupa ya kalo sekarang udah ada Rissa?" Celetuk Tasya


Rusak sudah bahagia Kevin, dia hanya ingin menikmati suasana ini sebentar. Tapi mendengar perkataan Tasya malah membuat dia jadi merasa kesal sendiri.


.....


Oke untuk segini dulu untuk part kali ini😁


Nanti ada part kevin yang menjelaskan secara detail kenapa dia menghilang🙏


Maaf ya kalo part kali ini kurang memuaskan🙏


See you next part guys


*Tetap jaga kesehatan di cuaca yang sedang hujan-hujanan sekarang**😇*