Love Hurts

Love Hurts
Sarapan Bersama



"Tasya, bangun gih. Gabriel udah datang" Ucap mama Diana sambil menggoyang kecil badan Tasya.


"Eumm" Gumam Tasya sebab dia masih mengantuk.


"Ya ampun ini anak. Cepetan bangun, ntar bisa telat ke sekolah" Omel mama Diana.


Tasya yang merasa terganggu akhirnya membuka mata dan mencoba untuk duduk sambil menguap.


"Mama ihhh, baru juga jam segini udah dibangunin segala. Masih ngantuk tau" Gerutu Tasya ketika melihat jam yang baru menunjuk angka 6.20 yang menurutnya itu masih terlalu pagi.


Mama Diana yang mendengar gerutuan Tasya, hanya geleng-geleng kepala.


"Cepet siap-siap. Udah ditungguin tuh sama Gabriel" Cecar mama Diana yang langsung berdiri dari duduknya dan segera membuka tirai jendela kamar Tasya.


Tasya yang sudah sepenuhnya sadar malah terkejut ketika mendengar Gabriel sudah menunggunya dibawah.


"Apa? Emang jail banget ya tu orang, masih pagi juga udah stay aja" Omel Tasya entah pada siapa.


Mama Diana yang melihat itu langsung terkekeh geli.


"Gak usah ngomel, cepetan siap-siap sana. Mama mau kebawa nyiapin sarapan kamu sama kak Nathan" Selepas mengatakan itu, mama Diana langsung keluar dari kamar Tasya.


Tasya sendiri langsung bergegas ke kamar mandi.


***


Gabriel yang melihat mama Diana berjalan menuju ke arahnya, sontak tersenyum menyambut kedatangan mama Diana.


"Nak Biel gak buru-buru kan?" Tanya mama Diana yang balas tersenyum ke arah Gabriel.


"Gak tante, aku aja yang datangnya mungkin terlalu pagi" Jawab Gabriel sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu.


"Gak apa-apa. Ditungguin bentar ya, Tasyanya lagi siap-siap" Balas mama Diana


"Iya tante" Gabriel kembali tersenyum setelah mengatakan itu.


"Yaudah tante ke dapur dulu, mau buatin sarapan. Nak Biel udah sarapan belum? Kalo belum nanti sarapan bersama saja disini" Tanya sekaligus pinta mama Diana.


"Udah tante, aku udah sarapan tadi dirumah. Tapi kalo tante yang minta, boleh deh sarapan dobel" Seloroh Gabriel.


Mama Diana yang mendengar perkataan Gabriel malah tertawa kecil. Tak lama setelah itu dia bergegas ke dapur untuk menyiapkan sarapan.


***


Di sisi Kevin yang baru keluar dari kamar mandi, langsung mendapat panggilan telfon dari seseorang.


Drrt,,,


Drrt,,,


Drrt,,,


Setelah melihat siapa yang menelponnya, tanpa menunggu lama langsung saja dia mengangkatnya.


"...."


"Pagi juga cantik" Kevin membalas sapaan itu.


"...."


"Gak apa-apa. Aku baru selesai mandi kog. Ada apa nih nelfon? Balas Kevin sambil bertanya.


"...."


"Oh iyaa cantik. Setelah sarapan aku jemput ya?" Titah Kevin tanpa mau dibantah.


"...."


Setelah selesai dengan persiapan ke sekolahnya, Kevin bergegas turun ke bawah untuk menikmati sarapannya.


***


Tak beda jauh dengan Kevin, Tasya yang juga telah rapi dengan seragam sekolahnya bergegas turun sambil menenteng tas sekolahnya menuju ke dapur untuk segera sarapan.


Setelah sampai di meja makan, Tasya yang melihat Gabriel sudah anteng di sebelah Nathan, hendak melayangkan protesnya tetapi sudah didahului oleh mama Diana.


"Udah langsung duduk, gak baik ngomel-ngomel depan makanan" Titah mama Diana yang seakan tau kalo Tasya bakal mengomeli Gabriel.


Gabriel yang mengerti tatapan Tasya tadi, hanya terkekeh kecil. Dia jadi gemas sendiri dengan Tasya. Belom juga jadian, mama Diana kayak udah pasang dada aja untuk melindungi Gabriel. Apalagi kalo udah jadian,, bisa-bisa Tasya gak berkutik nihh😁😁


Setelah selesai dengan sarapan, mama Diana mengantar Tasya dan juga Gabriel sampai di depan rumah. Setelah menyalami mama Diana, Gabriel menuju motornya di ikuti oleh Tasya dari belakang.


"Bawah motornya jangan ngebut ya Biel" Peringat mama Diana kepada Gabriel ketika melihat Tasya hendak naik ke atas motor.


"Siap tante. Ada bidadari yang harus aku jaga" Jawab Gabriel sambil menggoda Tasya.


"Lama-lama aku jedotin pake helm nih, biar otaknya kak Biel gak jail lagi" Omel Tasya dengan wajah cemberutnya.


Mama Diana yang melihat kelakuan anaknya hanya bisa tertawa kecil. Bukannya marah atau kesal, Gabriel malah merasa gemas sendiri. Ingin cubit pipi Tasya tapi belum berani, sebab masih ada mama Diana disitu.


"Kami berangkat ke sekolah dulu ya tante" Pamit Gabriel sambil menatap ke arah mama Diana.


"Aku berangkat dulu ya ma" Pamit Tasya juga.


"Iya hati-hati dijalan" Balas mama Diana.


Setelah itu motor yang dikendarai oleh Gabriel langsung melesat pergi dengan tujuan ke sekolah.


***


"Aku berangkat sekolah dulu ya bun" Pamit Rissa pada bundanya.


"Iya sayang, hati-hati dijalan" Balas bunda Melisa ketika anaknya hendak berjalan keluar rumah.


Ternyata di depan gerbang rumah Rissa, ada sebuah mobil yang sudah terparkir rapi.


"Mang Ale, hari ini gak usah di anter ya. Rissa berangkatnya sama temen" Kata Rissa kepada supir yang biasa antar jemput Rissa.


"Oalah, oke non. Berarti hari ini mang cuma nganterin Bapak saja" Seloroh mang Ale sebab tidak akan bolak balik lagi.


"Iya mang. Yaudah Rissa kedepan dulu, udah ditungguin soalnya" Pamit Rissa sambil berlari kecil ke depan gerbang.


Setelah sampai, Rissa langsung membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobil yang terparkir rapi di depan rumahnya.


"Udah lama ya nunggunya kak?" Tanya Rissa sambil memasang seatbelt.


"Gak terlalu lama juga. Udah siapkan?" Tanya Kevin setelah melihat Rissa yang sudah selesai memasang seatbeltnya.


"Udah kak" Jawab Rissa sambil tersenyum manis ke arah Kevin.


Setelah itu Kevin langsung melajukan mobilnya ke sekolah Rissa.


.....


Oke segini dulu untuk part kali ini😁


Maaf kalo rada gak jelas🙏


See you next part ya🥰


Sehat selalu kalian semua😇