Love Hurts

Love Hurts
Perkenalan Keluarga Sanjaya




Wilardi Sanjaya


Kakeknya Kevin yang sangat keras terhadap Kevin. Kakek Wilardi juga mendirikan perusahaannya sendiri. Makanya itu kakek Wilardi mendidik Kevin dengan keras agar kedepannya Kevin bisa mengambil ahli perusahaan yang sudah dia bangun. Ketika kakek Wilardi tau kalo Kevin sudah memiliki pacar ketika masih SMP, dia berniat untuk memisahkan keduanya dengan cara mengancam Kevin menggunakan keluarga Tasya. Kakek Wilardi sudah kenal dengan baik sifat cucu satu-satunya itu, makanya dia menggunakan Tasya dan keluarganya sebagai senjata untuk meluluhkan keras kepalanya Kevin.





Hardian Sanjaya


Papanya Kevin yang hampir mirip sifatnya sama sang kakek. Hanya saja papa Hardian kurang memperhatikan Kevin sehingga Kevin diasuh oleh sang kakek dari SD. Papanya Kevin selalu sibuk dengan pekerjaannya, sehingga lupa akan anak satu-satunya itu. Kevin sampai kekurangan kasih sayang dari papanya itu, sehingga dia sering kali adu mulut dengan papanya jika ada hal yang tidak disukai Kevin tetapi tetap dipaksakan. Papa Hardian tidak tinggal serumah dengan Kevin, waktu Kevin SD papa Hardian sudah pergi mengurus perusahaan yang berada di Jakarta, jadi mau tidak mau mereka meninggalkan Kevin bersama sang kakek.





Perempuan satu-satunya didalam keluarga Sanjaya semenjak nenek Kevin meninggal dan merupakan mama Kevin yang tak kalah keras juga seperti papa dan kakeknya Kevin. Waktu Kevin masih bayi dan beranjak balita, mama Hana selalu memperhatikan kebutuhan Kevin kecil. Tetapi semenjak Kevin duduk di bangku SD, mama Hana malah meninggalkan Kevin bersama kakeknya dan mengikuti sang suami ke Jakarta. Alhasil mereka lepas pengawasan terhadap Kevin. Hal itulah yang menjadi awal Kevin menjadi anak yang sering berargumentasi dengan kakek dan juga kedua orangtuanya.




***


Kehidupan masa kecil Kevin yang tidak membahagiakan.


Ketika masuk Sekolah Dasar, Kevin kecil sudah dititipkan kepada kakek Wilardi. Sebab papa Hardian dan mama Hana harus ke Jakarta untuk mengelola cabang perusahaan Sanjaya yang sedang dalam masalah saat itu. Kevin kecil mengira papa dan mamanya akan kembali ke Bandung dan tinggal bersama lagi, tetapi Kevin kecil harus mengubur impiannya itu. Karena sampai dia masuk SMP, kedua orangtuanya bahkan tidak kembali ke Bandung lagi. Makanya itu Kevin sangat kekurangan kasih sayang dari orangtuanya. Hal itulah yang menjadi awal sifat Kevin yang sangat keras kepala dan sering beradu argumen dengan kakek, ketika ditelfon oleh kedua orangtuanya, Kevin selalu mengatakan jika dia sedang tidak ingin diganggu dengan alasan sedang belajar ataupun sering mengabaikan panggilan kedua orangtuanya itu. Tetapi kehidupan Kevin yang dikiranya akan sama seperti waktu dia SD ternyata sedikit mengalami perubahan. Yapp, dia bertemu dengan Tasya dan menyukainya. Ternyata rasa sukanya tidak hanya sebelah tangan saja, rupanya Tasya juga menyukainya diam-diam. Kehidupan Kevin sedikit berwarna karena kehadiran Tasya. Akan tetapi kehidupan tersebut tidak bertahan lama sebab sang kakek yang rupanya diam-diam selalu memantau keseharian cucunya itu menjadi murka setelah mengetahui kalau cucunya itu diam-diam menjalin hubungan dengan gadis yang berasal dari keluarga sederhana. Dia tidak menyukai Tasya dan keluarganya, karena kakek Wilardi pada saat itu sedang berada dalam masa kejayaannya. Dimana perusahaannya semakin berkembang, meskipun anak cabang perusahaan yang berada di Jakarta sedang dalam masalah kecil. Kakek Wilardi selalu membuat keluarga Tasya seperti berada dalam ambang kehancuran, salah satunya menutup askes semua perusahaan yang dilamar oleh papa Tasya agar tidak memperkerjakan papanya Tasya. Kevin pada saat itu yang sedang menikmati masa-masa SMPnya bersama Tasya, harus kembali merasakan sakit yang kedua kalinya karena harus meninggalkan princessnya itu. Kevin sebenarnya tidak ingin meninggalkan Tasya, hanya saja ketika mendengar ancaman kakeknya terhadap keluarga Tasya membuat Kevin akhirnya mengambil keputusan yang menurutnya lebih baik menghilang daripada harus membuat keluarga Tasya menderita.


Kevin yang malang, sejak dia kecil Kakek Wilardi suda mendidiknya dengan keras. Mendapat tekanan seperti itu akhirnya Kevin menjadi anak yang broken home, meskipun hidupnya sudah terjamin sampai keturunan ketujuhnya. Tetapi semua itu tidak membuat Kevin bahagia melainkan semakin tertekan akan hidupnya.


.....


Oke untuk yang ini bukan part selanjutnya ya, tapi cerita singkat tentang kehidupan Kevin semasa dia masih kecil sampai duduk di bangku SMP.


😌😌