Different

Different
Terjebak



Mereka kabur tak tentu arah.


"Hewan apa ini?" tanya Victor.


"Ini adalah Zouwu, hewan magis asal Tiongkok. Hewan ini adalah hewan tercepat yang ada di dalam koper. Kita harus segera pergi dari sini karena itulah aku memanggil hewan ini," jelas Sisy.


"Darimana nona Garcia mendapatkan hewan ini?" tanya Cedric.


"Meminjam dari teman," jawab Sisy.


"Meminjam? Saya tidak yakin anda benar-benar meminjamnya," ucap Cedric meragukan.


Sisy mengernyitkan dahi. "Kenapa?"


"Karena hewan ini nampak tidak menuruti perkataan anda. Hewan ini hanya berlari ke sembarang arah," jawab Cedric.


"A-aku memang memerintahnya untuk lari ke sembarang arah agar tidak terkejar oleh pria tanpa hidung itu dan tangan kanannya," jelas Sisy.


"Sisy!" tegur Harry.


"Apa? Dia memang benar pria tanpa hidung," balas Sisy membela diri.


Tiba-tiba sebuah sihir melayang ke arah mereka. Zouwu yang terkena sihir itu pun mengaum kesakitan.


"Sial kita terkejar," gumam Sisy.


"Apa yang harus kita lakukan?!" tanya Harry.


"Aku sedang mencari jalan keluarnya," jawab Sisy sambil menoleh ke kanan dan kiri.


"Kita ke sini karena diteleportasi," ucap Cedric.


Bellatrix sudah semakin dekat dengan mereka.


"Cepatlah nona, wanita itu sudah mulai dekat!" desak Victor.


"Aku tau!" kesal Sisy.


"Sisy, aku akan turun dan menahan dia," kata Harry yang sudah bersiap untuk loncat dari tubuh zouwu.


Sisy langsung menahannya. "Tidak Harry!"


"Kita tidak bisa terus kabur seperti ini," jawabnya.


Sisy terus berpikir keras. Dia tidak tau apa yang harus dilakukan. Jalan keluarnya tidak ada karena mereka semua bisa ke tempat ini karena diteleportasi.


Bellatrix terus melayangkan sihir ke arah mereka.


Sisy, biarkan aku menahannya. Hewan ini akan mati kalau terus terkena sihir serangannya!" desak Harry.


Kamu mempunyai sihir yang besar, sayang.


Sisy pun tersadar. "Aku ada ide."


"Apa?" tanya Harry.


"Kalau tidak ada jalan keluar maka aku akan membuat jalan keluar sendiri." Sisy mengeluarkan hewan dari dalam koper tuan Scamander lagi. Hewan itu terbang ke arah Bellatrix dan menyerangnya.


Mereka terkejut melihat hewan itu.


"Hewan apalagi itu?" tanya Cedric.


"Itu adalah swooping evil. Walaupun hewan itu indah tapi hewan itu senang dengan otak manusia," jawab Sisy.


Seketika mereka bertiga memegang kepalanya.


Setelah dirasa sudah mulai jauh dari Bellatrix. Sisy menghentikan zouwu dan turun dari tubuhnya. Dia mencoba untuk membuat lingkaran sihir dengan sihirnya.


"Apa yang kamu lakukan, Sisy?" tanya Harry yang juga turun.


Sisy tidak menjawab dan terus fokus pada apa yang sedang dia lakukan. Sedikit demi sedikit lingkaran sihirnya mulai terbentuk.


"Tidak mungkin?!" Cedric nampak terkejut dengan yang dia lihat sekarang.


"Bagaimana nona itu bisa membuat lingkaran sihir sendiri?" tanya Victor yang juga terkejut.


"Nona Garcia?! Anda baik-baik saja?" tanya Cedric khawatir karena melihat darah yang keluar dari hidung Sisy.


"Hentikan Sisy!" Harry mencoba menghentikannya tapi gadis itu tak mendengarkannya dan terus fokus pada apa yang dilakukannya.


Sampai akhirnya lingkaran sihir itu terbentuk sempurna. Sisy mengelap darah yang tadi keluar dari hidungnya dan memerintahkan mereka semua. "Sekarang kalian masuk ke lingkaran sihir ini. Aku sudah menghubungkannya dengan tempat awal. Cepatlah, aku tidak bisa menahan ini terlalu lama."


"Bagaimana denganmu, nona?" tanya Victor.


"Aku akan masuk setelah kalian semua," jawab Sisy.


"Kenapa kamu masuk yang terakhir?!" tanya Harry terkejut.


"Karena aku harus menahan lingkaran sihir ini. Kemampuanku belum stabil untuk menciptakan lingkaran sihir yang permanen," jawab Sisy.


"Ayo cepat. Kita harus segera keluar dari tempat ini," ucap Victor.


"Sisy?" Harry nampak ragu untuk masuk ke lingkaran sihir itu.


Sisy berusaha untuk meyakinkan Harry. "Aku akan langsung masuk setelah kalian. Aku janji, Harry."


"Kamu harus langsung masuk setelah aku," ucap Harry.


Sisy mengangguk. Harry pun masuk ke lingkaran sihir itu dan saat Sisy ingin masuk, tiba-tiba seseorang menyerangnya. Sisy pun terlempar dan lingkaran sihir itu menghilang.


Semua orang bersorak senang saat melihat para peserta telah kembali dengan selamat.


"Syukurlah Harry dan yang lainnya telah kembali."


"Sudah kubilang kalau mereka akan baik-baik saja."


"Nona Garcia terlalu berlebihan."


"Apakah yang dikatakan nona Garcia hanyalah kebohongan?"


Itulah beberapa perkataan dari para penonton.


"Lihat? Mereka baik-baik saja. Nona Garcia hanya mencari sensasi. Aku penasaran apa yang akan dikatakan oleh nona Garcia," ucap Pansy.


"Dimana Sisy?" tanya Draco. Hanya dia yang menyadari kalau Sisy tidak ada bersama para peserta yang telah keluar itu. Hermione dan Ron yang mendengar ucapan Draco pun mulai mencari Sisy di antara para peserta itu.


"Ron, dimana Sisy? Aku hanya melihat Harry, Diggory, dan Victor," tanya Hermione pada Ron.


"Aku tidak tau, Hermione," jawab Ron sambil mencari-cari Sisy.


Sedetik kemudian Harry berteriak di bawah sana.


"SISY!" Harry terus meneriakkan nama Sisy. Para profesor langsung mendekati Harry dan yang lainnya.


"Dimana nona Garcia?" tanya profesor Dumbledore.


"Sepertinya nona Garcia masih berada di sana," jawab Cedric.


"Berada di sana?" tanya profesor Snape.


"Ada insiden yang terjadi. Saat kami menyentuh pialanya, kami semua berpindah tempat dan di sana kami meli—"


"Pangeran kegelapan. Pangeran kegelapan ada di sana dan Sisy terjebak bersamanya," potong Harry.


Para profesor sangat terkejut begitu juga dengan para penonton.


"Pangeran kegelapan?!" ucap Astoria terkejut.


"Apakah ini drama yang dibuat olehnya?" tanya Pansy yang masih tidak percaya.


Draco langsung turun dan menghampiri mereka.


"Profesor Dumbledore, Sisy masih di dalam sana. Sisy membuat lingkaran sihir supaya kami semua bisa keluar tapi dia sendiri masih di sana. Saya tidak tau apa yang terjadi dengannya di dalam sana tapi kita harus segera menyelamatkannya," ucap Harry pada profesor Dumbledore.


Draco mencekram bahu Harry dan bertanya, "Pangeran kegelapan ada di sini?!"


"Iya dan Sisy bersamanya," jawab Harry.


Hermione dan Ron ikut menghampiri Harry.


"Harry, bilang padaku kalau itu bohong!" desak Hermione.


"Aku juga berharap kalau itu bohong tapi itu benar, Hermione," jawab Harry.


Kaki Ron terasa sangat lemas mendengarnya. "Bagaimana bisa dia menyelamatkan kalian tapi dia sendiri terjebak bersama pangeran kegelapan di sana."


Profesor Snape mencoba membuat lingkaran sihir tapi tidak bisa.


"Tempat itu pasti di segel oleh pangeran kegelapan agar kita tidak bisa membuat lingkaran sihir lagi," ucap profesor Dumbledore.


"Lalu bagaimana caranya nona Garcia bisa keluar dari sana?" tanya Cedric.


"Dumbledore," panggil Newt yang tiba-tiba saja datang.


"Ada apa, Newt?" tanya profesor Dumbledore.


"Nona Garcia membawa koperku lagi. Ini adalah koper palsu yang dibuat olehnya," jawab Newt sambil membawa koper palsu itu.


"Jadi koper yang dari tadi dibawa oleh nona Garcia adalah koper milik tuan Scamander?" tanya Cedric.


"Kalian melihatnya?" tanya Newt.


"Iya. Nona Garcia selalu mengeluarkan hewan aneh dari dalam koper itu," jawab Cedric.


"Harusnya aku tidak menuruti permintaannya saat itu," sesal Newt.


"Tuan Scamander, apakah hewan magis anda bisa menolong Sisy?" tanya Harry.


"Itu tergantung nona Garcia sendiri. Hewan magis adalah hewan yang pintar, dia akan kuat jika penggunanya juga kuat," jawab Newt.