Blanket Kick

Blanket Kick
86



semua mata tertuju pada revan yg menggandeng mesra tangan Vierra, banyak yg bertanya-tanya siapa wanita yg berada disamping sang tuan muda? apa hubungan mereka? mengapa mereka terlihat sangat mesra sekali? dan banyak lagi pertanyaan di dalam otak orang yg melihat mereka


tak ada satu pun yg berani mengambil foto revan ataupun yg lain nya karena semua tau bagaimana kejamnya seorang tuan muda dari keluarga velix. mereka hanya melihat revan dari dekat saja sudah sangat beruntung apa lagi jika bicara pada nya...


💫💫💫


sang manajer mempersilahkan revan dan rombongan duduk di dalam ruangan VVIP. mereka pun masuk dlm ruangan tsb


"aku bingung sekaya apa kmu revan sampai semua terlihat tunduk pada mu? "celetuk mey sambil mengedarkan pandangan nya melihat setiap sudut ruangan itu terlihat sangat mewah


" aku hanya laki-laki biasa yg mencintai Vierra dengan tulus "jawab revan mencium tangan Vierra tersenyum hangat sedangkan Vierra menjadi salah tingkah gara-gara ucapan revan yg begitu hangat di hatinya


" isshh revan aku nanya serius malah bucin sama Vierra, ya ampun kenapa para sahabat ku pada bucin semua sih "ucap mey prustasi melihat revan dan Vierra yg saking pandang sedangkan fey dan joni asik makan yg ada di meja tersebut


" kmu juga bucin kali mey malah lebih para dari kita "ucap Vierra santai


" ya ya kalian memang bener "ucap mey malas


" chagiya boleh nggak aku beli oleh-oleh untuk semuanya ya "ucap Vierra meminta izin pada revan


" tentu saja boleh dong chagiya, kalian boleh belanja sepuasnya disini "ucap revan mengacak lembut rambut Vierra


"wahh beneran boleh sepuasnya nih? " tanya mey dan fey semangat


"kami keluar dulu ya mau pilih-pilih belanja kita " ucap fey semangat untuk belanja


"kmi akan menunggu kalian disini " ucap ha-joon yg sudah lelah dari pagi mereka terus jalan-jalan hingga siang


"ya kalian tunggu sini aja ini waktu kmi para wanita untuk bersenang-senang " ucap mey menimpali


para wanita pun pergi keluar untuk memilih barang apa saja yg mereka beli buat oleh-oleh keluarga dan para teman terdekat, sedangkan para laki-laki hanya duduk di dalam ruangan sambil bersantai


"aku dan revan dari dulu tak pernah mengobrol bersama walaupun revan menjadi kekasih Vierra" ucap joni mengingat masa lalu mereka yg tak pernah ngobrol bersama


"karena kau dulu sangat menyukai Vierra " ucap revan santai membuat joni garuk-garuk Kepala tak gatal


"ahh benar kah joni pernah menyukai Vierra" tanya ha-joon tak percaya karena selama masa kuliah joni sangat memperhatikan fey bahkan joni selalu bersama fey kemana pun


"ya itu waktu jaman SMA dari kelas 10 sampai aku tamat SMA dan tanpa di sangka aku malah di jodohin sama fey, karena Vierra dan juga aku bisa bersatu bersama fey dan akhirnya aku mencintai fey dan melupakan perasaan ku kepada Vierra karena aku tau hati Vierra hanya ada revan " cerita joni ttg bagaimana kisah cinta nya dulu hingga sekarang telah menjadi seorang suami untuk fey


"kisah cinta kalian sangat unik dan menarik sekali apalagi revan dan Vierra yg sama-sama berjuang hingga sekarang " ucap ha-joon merasa kagum dengan kekuatan cinta sahabat kekasih nya itu


"itu perjalanan kehidupan aku juga pernah terpuruk gara-gara Vierra pergi sekarang aku bangkit saat Vierra kembali, dia cahaya penerang kehidupan ku " ucap revan tersenyum