
"aku bawain kmu makan siang spesial buatan aku " ucap Vierra tersenyum menata makanan di atas meja
"aahh udah lama sekali aku nggak makan masakan kmu chagiya " ucap revan manja Vierra hanya bisa tersenyum melihat sisi lain dari seorang revan yg terkenal dingin dan arogan tapi berbeda jika bersama nya revan akan berubah menjadi kelinci yg sangat manis
"setelah makan kita jalan-jalan yuk " ucap revan menyuapi Vierra
"terserah asal kmu tidak menganggu pekerjaan mu " ucap Vierra mengunyah makanan nya sambil menyuapi revan juga
"pekerjaan ku tak kan terganggu karena mu semua nya bisa di urus oleh reza " ucap revan santai Vierra mengangguk saja tanda mengerti
selesai makan siang bersama mereka siap-siap untuk jalan bersama kebetulan hari ini revan juga berencana mengajak Vierra datang kerumah nya bertemu kedua orang tua nya
"reza selesai kan semua nya dengan baik jgn ada kesalahan sedikit pun " perintah revan penuh penekanan
"chagiya jgn galak-galak dong sama reza ksihan dia " ucap Vierra lembut
"chagiya itu memang tugas nya kalau aku nggak tegas bagaimana bawahan ku akan menuruti perintah ku " ucap revan sangat lembut membelai rambut panjang Vierra sambil tersenyum hangat
"dasar bucin " umpat reza melihat kemesraan revan dan Vierra berasa jadi obat nyamuk
"makanya cepat cari pasangan jgn cuma mainin perasaan wanita saja " ejek revan sinis
"boleh aja tapi nggak kerja nggak ada gaji mudah kn dan bonus bulan ini nggak ada gimana masih mau liburan 2 bulan " ucap revan santai membuat reza gelagapan bagaimana bisa ia tidak mendapatkan gaji sama sekali dari ia akan makan kalau bukan dari gaji bulanan nya itu
"nggak jadi deh bos saya masih butuh uang buat hidup hehehe" ucap reza cengengesan
Vierra melihat interaksi antara bos dan asisten nya hanya bisa geleng-geleng kepala menurut nya mereka bukan hanya bos dan asisten tapi seperti keluarga
"chagiya ayo kita berangkat " ajak revan merangkul pinggang Vierra mesra di angguki oleh Vierra tanda setuju
mereka pun pergi ke taman biasa mereka bersantai bersama disana banyak kenangan mereka berdua setiap kali mereka sedang sedih atau terpuruk pasti akan datang ke taman ini
mereka duduk di sebuah kursi di taman disamping nya banyak bunga yg sedang bermekaran pepohonan yg rindang membuat siapapun akan betah berlama-lama disini
"kmu tau sejak kmu pergi dunia ku seakan-akan ikut pergi bersamamu" ucap revan menatap Vierra tersenyum hangat
"dunia mu bukan hanya aku tapi banyak yg lain tapi aku bersyukur kmu telah kembali seperti dulu lagi... banyak lah tersenyum aku suka melihat selalu tersenyum kmu bertambah tampan saat tersenyum " ucap Vierra meletakkan Kepala nya didada bidang revan
ada rasa bahagia di dalam hati nya saat inibisa bersama orang yg ia cintai... dulu dia tak pernah berpikir jika cinta nya akan terbalas kn oleh revan hanya berharap jika revan bahagia bersama orang yg ia cintai walaupun itu bukan bersama nya tapi takdir berpihak pada nya revan membalas cinta nya bahkan lebih dari mencintai nya