
....•♫•♬•tak terlihat•♬•♫•....
......aku ingin menjadi udara yang selalu ada untuk mu walaupun kamu tak menganggap ku ada... ......
......aku ingin menjadi matahari yang selalu menyinari hari... ......
......aku ingin menjadi bulan yg menerangi malam mu yang gelap.. ......
...aku yg tak terlihat di mata mu akan selalu ada di dekat......
...aku yang tak kamu anggap akan selalu ada untuk mendukung mu walau keadaan sulit sekali pun......
💫💫💫💫
" ya semoga aja deh biar si vie nggak kyk kmu gabut mulu "ucap Ibu membuat pipi memanas karena malu
" ibu ngomong apa sih revan mana mau sih sama vie "ucap ku menunduk malu aku juga sadar aku dan revan tak kan pernah bisa bersatu
" kita tidak tahu hati revan bagaimana dengan mu kan? atau jangan-jangan sekarang vie yg sudah menyukai revan "goda mama mirna sambil menatap ku tersenyum jahil padaku
" ma bu aku kedalam dulu ya yg harus aku kerja kan "ucap ku berlalu pergi karena aku tau jika aku tetap disini pasti ibu dan mama selalu menggoda ku terus
di ruang tengah aku melihat aldo yg sedang kebingungan mengerjakan soal nya " bang tolongin aldo buat tugas puisi dong "pinta aldo namun di abaikan oleh revan yg sibuk membaca buku
aku menghampiri aldo yg sedang membuat PR puisi , aku duduk di samping aldo " ada yg kakak bisa bantu nggak dex? "tanya ku melihat buku yg di pegang aldo
" kmu nggak mungkin bisa ngerjain nya "jawab ketus aldo melirik ku tajam
" kita coba aja siapa tau kakak bisa bantu "ucap ku enteng
" emang kau bisa membuat puisi kau kan wanita bodoh "ketus aldo mengejek ku tapi aku membalasnya dengan senyuman
" kakak bisa kok buat puisi sini kakak ajarin "ucap ku tersenyum walau sebenarnya hati sedih karena aldo dan revan belum bisa menerima kehadiran ku dihidup mereka
"coba buatin aku puisi yg bagus biar aku percaya " ucap aldo memberikan buku dan penanya
"siap bos tunggu dalam waktu 5 menit puisi nya udah jadi " ucap ku semangat mengambil buku dan pena mulai membuat puisi untuk aldo
... .•♫•♬•Orang-orang Tercinta •♬•♫•....
...Kita bergantian menghirup masam ...
...lemas dan Batuk terceruk ...
...Marah dan terbaret-baret ...
...Cinta yang membuat kita bertahan ...
...dengan secuil redup harapan...
...Kita berjalan dengan terseok-seok ...
...Mengira lelah akan hilang ...
...di ujung terowongan yang cerah ...
...Namun cinta tak membawa kita memahami ...
...Kadang kala kita merasa beruntung ...
...Namun seharusnya kita merenung ...
...Akankah kita sampai di altar ...
...Dengan berlari terpatah-patah ...
...Mengapa cinta tak mengajari kita ...
...Untuk berhenti berpura-pura ??...
...Kita tergerus dan meleleh ...
...Serut-serut sinar matahari ...
...Sementara kita telah lupa mengalir ...
...bersama kehidupan ...
...Melupakan hal-hal kecil ...
...yang dulu sudah termaafkan...
...Mengapa kita saling berkomplot mengapa ...
...marah dengan keadaan ?? ...
...Mengapa lari ketika ada sesuatu yang ...
...membengkak jika dibiarkan ??...
...Kita percaya pada cinta ...
...Yang borok dan tak sederhana ...
...Kita tertangkap, jatuh terperangkap ...
...Dalam balada orang-orang tercinta ...
tak butuh waktu lama bagi ku untuk membuat sebuah puisi karena itu sudah kebiasaan ku membuat sebuah puisi adalah hobby ku jadi mudah bagi ku untuk membuat nya, aku menyerah kan hasil puisi buatan ku kepada aldo
"wahhh puisi nya bagus banget kk terimakasih kk udah mau buatin aku puisi sebagus dan seindah ini "ucap aldo sambil memeluk ki setelah membaca puisi buatan ku
hati ku terasa hangat mendapatkan pelukan dari aldo serasa aku mendapatkan seorang adik laki-laki
" bagaimana tidak bagus dia itu juara 1 tulis dan baca puisi di sekolah dan nasional" jelas revan melihat ku tersenyum
untuk pertama kali nya aku melihat seorang revan velix tersenyum pada ku biasa nya juga menghina ku terus..
"kamu kan adik kakak jadi sewajarnya kakak membantu seorang adik" ucap ku lembut melepaskan pelukan aldo
tak terasa hari sudah malam semua sudah mulai beristirahat masuk kekamar mereka masing-masing aku melihat revan yg masuk ke kamar turun kebawah membuat dua gelas susu hangat untuk revan dan aldo di masing-masing gelas ada sepucuk surat yg selalu aku letak kan setiap kali aku membuat kan susu untuk revan dan aldo sebelum tidur karena itu sudah menjadi kebiasaan ku selama disini