Blanket Kick

Blanket Kick
80



setelah dari taman mereka pergi cafe joni untuk bertemu dengan joni dan fey karena sudah lama sejak fey menikah mereka tak kumpul... ternyata mey telah menunggu mereka di sana bersama seorang laki-laki yg tak lain tunangan nya


"annyeong haseyo Ha-joon sudah lama tak bertemu " sapa Vierra setelah duduk bersama revan


"annyeonghaseyo vie ya sudah lama sekali setelah kalian lulus " ucap Ha-joon tersenyum ramah pada Vierra, ia melirik ke arah samping Vierra melihat seorang laki-laki dengan wajah dingin nya nan tampan seperti Pangeran menggenggam tangan Vierra


"Vierra, dangsin-i soghan-i namja (Vierra, siapa laki-laki yang kau bawah ini?) "tanya Ha-joon penasaran ia sangat bagaimana Vierra tak pernah mu dekat dengan seorang laki-laki karena masa lalu nya...


"geuneun revan velix Vierraui yeon-in-ibnida (dia revan velix kekasih Vierra) " jawab mey menjelaskan siapa revan sebenarnya sambil memasukkan sandwich ke dalam mulut nya


"ahhh jinjja, aku tak pernah menyangka jika seorang Vierra yg selalu membatasi diri dengan setiap pria mempunyai kekasih" ucap Ha-joon kaget mendengar Vierra mempunyai kekasih


revan hanya tersenyum melihat interaksi Vierra dan para sahabat ny dan ha-joon revan sudah siapa sebenarnya ha-joon Vierra sudah menceritakan semua kepada revan ... tujuan agar revan tak salah paham kepada nya seperti dia dulu


revan menyuapi Vierra yg sedang ngobrol bersama sahabat nya, awalnya Vierra terlihat malu-malu tapi karena tak ingin mengecewakan revan ia menerima setiap perhatian revan pada nya


"gimana honeymoon nya lancar nggak? pasti seru nih bisa honeymoon ke raja ampat apa pagi pemandangan nya bagus banget " goda Vierra membuat pengantin baru merasa malu


"yoii pasti seru banget deh jadi pengen kesana kita liburan bareng-bareng pasti itu tambah seru " timpa mey mengajak yg ada di sana liburan bersama


"iya pasti seru tapi kapan ya? " ucap Vierra mengingat kesibukan mereka yg sangat padat


"kmu serius van? nggak lagi becanda kan? " tanya fey kaget mendengar nya


"ya serius lagian aku punya pulau pribadi di sana hanya orang-orang tertentu bisa ke sana" ucap revan santai membelai rambut Vierra


"asteroid kalian semua lupa apa pikun sih revan orang paling kaya di negara ini wajar kali kalo ini sangat mudah bagi nya " ucap mey mengingat seberapa kaya revan


"astaga mey astaga bukan asteroid kpn sih otak bolot kmu ni ilang nya " ucap joni membenarkan ucapan mey yg salah sedangkan mey hanya cengengesan


"nggak bisa di hilangin udah bawaan lahir " ucap mey ngasal


mereka banyak mengobrol bersama setelah puas kumpul mereka pulang ke rumah masing-masing tapi tidak dengan revan dan Vierra karena revan mengajak Vierra untuk bertemu orang tua nya


sampai di sebuah restoran sangat mewah revan turun dari mobil membukakan pintu untuk Vierra lalu mereka masuk bersama ke dalam ruangan privat room


di sana telah ada keluarga revan dan Vierra yg menunggu mereka datang, revan tak memberi tahu Vierra jika keluarga nya juga ad di sana karena ia juga berencana untuk melamar Vierra.


"chagiya kok ada ibu sama ayah " tanya Vierra bingung melihat kedua orang tua ada di sana setau Vierra ini hanya makan malam biasa


" kita ke sana dulu ya temui mereka nanti kmu tau juga "ucap revan menggandeng tangan mereka masuk bersama