Blanket Kick

Blanket Kick
44



assalamu'alaikum para reader's Terimakasih atas dukungan nya selama ini author nggak nyangka bisa sampai ke episode ini tetap dukung author ya. tolong jika ada kesalahan dalam novel kritik author biar author bisa perbaiki...


💫💫💫


hari kmi tunggu datang juga dimana aku dan revan akan berangkat menuju kantor cabang yang berada diluar negeri yang aku mana aku sendiri tidak tau dimana itu karena revan tak memberitahu ku sama sekali...


setelah 7 jam perjalanan akhirnya kmi sampai di Bandar Udara Internasional Incheon aku kaget karena aku baru tahu jika kami datang di Korea Selatan


"ahh revan inikan Korea knp kamu nggak kasih tahu aku " ucap ku teriak kaget plus senang sambil menatap revan berbinar


"percuma nggak ada guna nya juga kn kalau kasih tau kmu " ucap nya terus berjalan sambil menarik kopernya


"iss revan ini kan negara impian aku, nanti aku ingin jalan- jalan ya boleh kan boleh kan " rengek ku pada revan sambil menyamakan langka ku dan ia


"nggak kita disini buat kerja bukan liburan " ketus nya aku langsung cemberut


kmi telah di tunggu oleh supir yg telah siap mengantarkan kmi kemana saja


"annyeonghaseyo, hangug-e osin geos-eul hwan-yeonghabnida. jeoneun gimjehyeong-ibnida.yeogiissneun dong-an miseuteowa miseuleul howihabnida


(selamat siang tuan ,selamat datang di Korea Selatan saya kim je hyong . saya yang akan mengantarkan tuan dan nona selama disini) " sapa supir tsb dlm bahasa Korea


"jeoneun Revan Velixigo jeoneun je donglyo Vierra Larasatiibnida. jeoleul Revan-ilago buleumyeon geunyeoneun Vierraibnida. gimjehyeong ssi mannaseo bangawoyo


(saya revan velix dan ini rekan saya Vierra Larasati panggil saja saya revan dan dia vierra. salam kenal tuan kim je hyong) " ucap revan memperkenalkan diri


kmi pun masuk kedalam mobil semua koper telah di masukan oleh tuan kim kedalam mobil ...


aku sangat antusias melihat pemandangan kota seoul yg selama ini aku lihat dari drama Korea dan mv bts sekarang aku bisa melihat nya secara langsung


"revan setelah pekerjaan kita selesai aku mau ke menara Namsan, sungai Han dan lokasi syuting MV bts ya " ucap ku semangat kepada revan


"lihat nanti " ucap nya fokus dgn HP nya tampil melihat ku sedikit pun


"udah jgn marah nanti kita makan kimchi sama makanan khas Korea lain nya " bujuk revan kepada ku


"nggak " ketus ku sudh terlanjur kesal pada revan


"ya udah " ucap revan cuek lanjut main HP nya


astaga kenapa ada orang yang nggak peka kyk revan ini mana udah nggak peka cuek dingin pula udah lh untung ganteng kalo nggak udah nggak tau lh jadi nya


setelah 30 menit kmi sampai di sebuah apartemen yg cukup mewah revan mengajak ku masuk kedalam apartemen tsb, aku kaget melihat isinya sangat lengkap


"revan kamar ku dimana? " tanya ku karena aku sudah lelah sekali ingin beristirahat


"cuma ada satu kamar disini " ucap revan santai


"ahhh terus aku tidur dimana " ucap ku menunjuk diri sendiri dgn kaget nya


"di kamar lah " ucap nya berjalan menuju kamar, aku langsung menyusul nya


"revan kmu juga tidur disini? " tanya ku bingung


"iya " ucap nya langsung merebahkan dirinya di kasur sedangkan aku masih berdiri diambang pintu aku bingung harus apa


"sampai kpn mau berdiri disitu " tanya revan menatap ku


"ak_ku tidur disini juga " tanya ku gugup mana mungkin aku sekamar sama revan selama satu minggu bisa-bisa jantung ku nggak sehat ini aja rasanya udah mau copot


"ya " ucap nya memejamkan nya aku perlahan mendekati nya berdiri disamping ranjang


"klo mau tidur, tidur aja lagian kita juga pernah satu kmar jadi jgn kaku " ucap nya menarik tangan ku hingga aku terjatuh disamping nya


jarak kmi sangat dekat membuat jantung berdetak lebih kencang , aku takut revan mendengar detak jantung ku