Blanket Kick

Blanket Kick
81



" kita ke sana dulu ya temui mereka nanti kmu tau juga "ucap revan menggandeng tangan mereka masuk bersama


sampai di dalam video hanya diam melihat keluarga nya dan revan ada di depan mereka, mama mirna langsung memeluk Vierra penuh kasih sayang dan kerinduan


" vie mama kangen banget sama vie knp kmu baru balik nx "ucap mama mirna menangis dalam pelukan Vierra hati sangat bahagia akhirnya Vierra telah kembali lagi


" maaf ma vie bikin mama sedih seharusnya vir dengar semua penjelasan revan nggak langsung pergi... maafin vie ma "ucap Vierra menangis membalas pelukan mama mirna


suasana haru sangat terasa semua ikut menangis ... setelah puas mereka pun duduk di salah satu meja besar yg penuh dengan berbagai macam makan mahal


" sebenarnya ada apa ni ? knp semua kumpul disini? " tanya Vierra penasaran karena semua tampak bahagia melihat nya terutama ayah dan ibu nya


revan yg duduk di samping nya berdiri dari tempat duduk dan berlutut di hadapan Vierra sambil memegang sebuah kotak mereka berisi cincin berlian yg sangat indah ... Vierra bingung dengan apa yg di lakukan revan hanya menatap nya saja tanpa berkata-kata sedikit pun


"Vierra Larasati gadis cantik dan kuat yg membuat hati ku selalu bersama nya, aku tak tau apa yg harus aku ucap kan sekarang... aku bukan pria yg romantis atau pun idaman aku hanya pria biasa yg mencintaimu setulus hati terimakasih atas perjuangan mu dulu membuat hati ku luluh dan membuat ku tergila-gila pasa ku... kmu adalah dunia ku tanpa mu dunia ku hampa, tanpamu aku bukan lah siapa-siapa karena mu aku bisa menjadi luar biasa... disini di depan kedua orang tua mu dan ke dua orang ku aku melamar mu untuk menjadi pendamping hidup ku dan menjadi nyonya revan velix apa kmu mau menerima ku sepenuh hati mu sebagai pendam hidup mu " ucap revan menatap Vierra penuh harap, seketika air mata Vierra jatuh ia tak menyangka jika revan melamar nya di depan keluarga


"terimakasih chagiya kmu sudah mau menerima ku " ucap revan memeluk Vierra


"ya sama-sama chagiya terimakasih juga telah menerima ku dengan banyak nya kekurangan ku ini"ucap Vierra tersenyum dalam pelukan revan


Aldo mendekati mereka dengan pancaran kebahagiaan dari wajahnya " selamat ya bang akhirnya kk Vierra menjadi milik mu sebentar lagi"ucap aldo menepuk-nepuk pelan bahu sang kakak laki-laki nya itu


"makasih do kmu telah memberikan semangat pada abang selama ini hingga abang terus memperjuangkan cinta abang " ucap revan kepada sang adik kesayangan nya itu


"terimakasih ya Allah kau berikan kembali kebahagiaan kmi, semoga mereka terus bersama sampai akhir hayat" batin ibu Mira ikut terharu melihat suasana yg ada di depan nya


"semoga mereka terus bersama walaupun badai rintangan menghampiri mereka" batin mama mirna berdoa untuk kedua anak kesayangan nya


mereka pun makan malam bersama sekalian membicarakan tentang pernikahan revan dan Vierra, para orang tua ingin pernikahan mereka di adakan secara besar-besaran tapi para calon pengantin malah ingin di adakan secara sederhana dan mereka bersama para sahabat nya yg akan menyiapkan semua nya dan turun tangan langsung menyiapkan semua keperluan ijab mobil serta resepsi nya... mau tidak mau para orang tua harus mengalah demi kebahagiaan mereka , toh yg menjalani semuanya juga mereka