Blanket Kick

Blanket Kick
23



author mengucapkan terimakasih pada semua readers yg udah mau baca novel author walaupun nggak ada yg like ataupun komen author ttp bahagia kok ....


감사합니다💜💜💜


...jika tak sanggup...


...jangan siksa dirimu...


...pada tempat yang tak menghargai mu...


💫💫💫


"astaga joni marjoni bisa diem nggak"" kesal mey melirik tajam joni...


"ehh nama aku joni suseno knp jadi joni marjoni sih Nama udah bagus-bagus di ganti lagi " joni tak Terima nama di ganti sembarangan oleh mey


***


pulang sekolah kmi berencana untuk jalan- jalan bersama karena sudah lama kami tidak menghabiskan waktu bersama


kini kami telah berkumpul di parkiran sekolah sedang berbincang ingin pergi kemana hari ini


"kita mau kmna nanti ya? " ucap Fey menanyakan tujuan kami


"kita ke mall aja beli makanan dan snack yg banyak " jawab mey antusias yg langsung mendapatkan kita kan dari joni


"sakit joni kepala ku " proses mey memegangi Kepala nya yg di jitak oleh joni


"maaf sengaja " ucap joni tanpa dosa sambil senyum menunjukkan deretan gigi nya


"dasar sahabat sadis " gerutu mey sambil cemberut


"bagus jon kmu udah ngewakilin aku " ucap Fey mengacungkan kedua jempol nya tersenyum


"jadi kita mau kemana ni bos " tanya dodit pda joni


"kita ke pasar malam aja yuk sekalian ini juga udah mau malam sebelum itu kita kumpul di cafe dulu " jelas joni di setuju oleh kami semua, kmi pun masuk di mobil masing-masing kecuali aku satu mobil dgn joni dan dodit


setelah 10 menit perjalanan kmi sampai di cafe keluarga joni, joni telah menyiapkan ruang khusus untuk kmi, satu meja full oleh makan yg telah di siapkan joni untuk kmi makan


"ya dong bang joni memang cowok paling pengertian dan paling sempurna sejagat raya " ucap joni membanggakan diri sambil mengusap rambut nya kebelakang


"yain aja lah " ucap Fey duduk memutar mata malas melihat joni


"mari makan " ucap semangat dodit memakan makanan nya


"astaga mey kmu ini pantesan kamu udah kyk ikan buntal makan segini banyak kira-kira mey makannya bagi yg lain " kaget Fey melihat mey sudah menghabiskan setengah dari makanan yg di sediakan joni


"hehe maaf khilaf " ucap mey terus makan


"udah jgn marah-marah terus ayo kita makan setelah itu kita ganti baju " ucap ku menenangkan Fey yg hampir kesal


kami makan sambil mengobrol ada canda tawa di setiap obrolan kmi, hati sangat hangat berada di kebersamaan seperti ini melihat orang-orang yg kusayang tertawa, tersenyum dan bahagia itu sangat membuat ku bahagia...


aku merasa beruntung memiliki sahabat seperti mereka yg tak memandang ku dari status sosial mereka menerima ku apa ada nya, harapan ku untuk mereka semoga selalu bahagia..


"ehh kalian tau nggak kemarin itu aku beli balon karakter di mall tapi aku nggak tau mau di mana ini terus aku pecahin aja dehh "cerita joni yg membuat kmi semua menoleh kearah nya


" buat apa kmu beli klo ujung-ujungnya kmu rusak " tanya Fey menoleh ke arah joni


"nggak ada sih " ucap joni tanpa dosa melanjutkan makan nya


terkadang aku tak habis pikir sama joni kenapa otak nya kadang-kadang agak oleng nggak jelas kyk gini membuat menggeleng saja


***


kami telah sampai di pasar malam yg tak jauh dari sekolah kmi dan berarti tak jauh juga dari rumah revan, banyak sekalian wahana yg ada di sana dan berbagai jajanan daerah serta pernak-pernik khas pasar malam lain


aku dan mey langsung berlari menuju penjual gulali sambil bergandengan


"wahh gulali nya enak banget vie " ucap mey memakan lahap gulali nya sampai habis


"ya enak banget mey ahh jadi pengen lagi deh " ucap ku cemberut karena gulali di tangan ku habis


"udah jgn banyak-banyak makan gulali nya nanti kmu sakit gigi " nasehat Fey pada ku