
....•♫•♬•senyum mu •♬•♫•....
...senyum mu seindah bulan menyinari malam ku yg kelam, senyum mu mengubah hidup ku menjadi lebih berwarna ......
💫💫💫💫💫
tak terasa hari sudah malam semua sudah mulai beristirahat masuk kekamar mereka masing-masing aku melihat revan yg masuk ke kamar turun kebawah membuat dua gelas susu hangat untuk revan dan aldo di masing-masing gelas ada sepucuk surat yg selalu aku letak kan setiap kali aku membuat kan susu untuk revan dan aldo sebelum tidur karena itu sudah menjadi kebiasaan ku selama disini
setelah mengantarkan susu untuk revan dan aldo aku keluar kamar mereka aku berbalik ingin pergi ke kamar ku namun naas lagi-lagi aku menabrak revan yg berdiri tepat di belakang ku hingga aku menabrak nya hampir terjatuh untung revan dengan sigap meraih pinggang ku sehingga aku tak terjatuh beberapa saat kmi pandangan kmi bertemu saling menatap...
"mata ini, tatapan ini yg kulihat pertama kalinya setahun yg lalu di sama aku dan kmu bertemu dengan tak sengaja karena kecerobohan ku " batin ku menatap nya dalam
"bang revan kk Vierra kalian kenapa pelukan?" tanya aldo membuyarkan lamunan ku, aku langsung berdiri jantung berdegup lebih cepat dari biasanya
"te_terimakasih " ucap ku menunduk malu berlalu pergi masuk kamar, aku berdiri dibalik pintu kamar memegang dadah ku lalu tersenyum
"ada apa dengan ku knp aku gugup di dekat nya? "tanya ku pada diri sendiri
lalu aku berbaring di ranjang ku sambil memandangi foto revan yg ada di kamar ku
" bagaimana aku bisa melupakan mu setiap hari kita selalu bertemu membuat ku sulit untuk melupakan mu, tolong biar aku melupakan walaupun sesaat terkadang aku lelah dengan hati selalu merasa sakit saat melihat bersama wanita lain terkadang hati ini sakit dengan sikap dingin mu pada ku "ucap ku bicara pada foto revan aku tertidur sambil memeluk foto revan
selesai sarapan aku dan revan berangkat bersama tak ada yg membuka percakapan diantara kmi hanya ada hening tanpa ada suara sedikit pun ,sesampainya di sekolah aku bergegas masuk kelas menemui para sahabat ku
aku melihat mey yg sedang makan cemilan nya di kelas, fey yg sedang duduk santai dengan satu kaki di atas meja sedangkan joni and the geng mengadakan konser dadakan di dalam kelas...
"hallo semuanya Vierra yg cantik jelita datang " teriak ku membuat semua penghuni kelas menatap ku anehh
"vie jangan teriak berisik " balas teriak mey lebih nyaring dari pada teriakan ku
"kamu juga teriak mey " balas ku lebih keras membuat penghuni kelas menutup telinga mereka
"astaga kalian berdua ini bukan hutan. bisa teriak sepuas nya diem nggak kalian berdua klo nggak aku iket kalian berdua di tiang bendera " omel Fey kesal pada aku dan mey , aku paling suka melihat Fey ngomel seperti sudah menjadi hobby ku dan mey membuat mak kmi ngomel karena kesal
"ampun mak Fey udah keluar taring nya " ledek joni cengengesan
"ehhh kang kebon mending kmu diem aja dari pada aku tonjok kmu " kesal fey menggepalkan tangan dan mengangkat di depan wajah jodoh
"ampun mak jgn pukul bang joni yg ganteng nya sejagat raya " ucap joni menangkup kedua tangan meminta ampun pada fey
aku dan mey melihat Fey bertengkar sama joni malah tertawa mereka tak pernah akur, aneh padahal kmi sahabatan tapi Fey dan joni selalu saja debat atau bertengkar tapi inilah warna dalam persahabatan kmi