
nama ku Vierra Larasati umur ku baru 15 tahun, aku berasal dari keluarga yg kurang mampu kedua orang tua ku hanya petani di desa, entah ini sebuah keberuntungan atau kesialan ku bisa bersekolah di sma yg sangat populer di kota ku...
aku masuk sma xxx karena jalur prestasi karena aku salah satu pemenang dari lomba puisi antar sekolah dan pemenang nya bisa bersekolah di sma xxx
...💫💫💫...
pagi ini sangat cerah aku berangkat sekolah pagi - pagi sekali karena aku sangat bersemangat hari ini hari pertama ku masuk sma impian semua orang ...
sesampainya di sekolah kulihat sekolah masih sepi tak ada satu pun orang di sana, sungguh sangat mega nya sekolah ku ini halaman nya yg luas, ruang kelas yg bertingkat dan fasilitas yg sangat lengkap ,aku sangat kagum dgn semua yg ku lihat saat ini , aku sampai tak percaya aku bisa bersekolah disini...
aku terus berjalan menaiki tangga menuju kelas ku tanpa sengaja aku menabrak seseorang aku hampir terjatuh untung ia langsung menangkap ku tapi naas nya bibir ku dan Bibir nya bersentuhan, rasanya aku ingin menangis karena itu ciuman pertama ku dan telah diam oleh seseorang yg tidak ku kenal sama sekali
padangan ku bertemu dengan nya sejenak kmi saling memandang, sungguh aku terpesona dgn ketampanan nya tubuh nya yg kekar tatapan nya yg dingin menunjukkan wibawanya dan karisma nya
sejenak aku mematung melihat tak lama kemudian aku sadar "ma_af aku tidak sengaja menabrak mu " ucap ku meminta maaf kepada nya sambil menundukkan kepala ku tak berani menatap nya..
"hmm " dehamnya berlalu pergi meninggalkan ku
tak lama kemudian terdengar bel sekolah dan pemberitahuan kepada semua siswa-siswi bari agar berkumpul di Aula, aku bergegas menuju aula sekolah
disana aku melihat banyak sekali murid yg menggunakan barang mahal dan branded..
"selamat dtg kepada siswa-siswi di SMA xxx kalian semua sangat beruntung bisa masuk SMA xxx karena tak semua orang bisa masuk sini hanya orang-orang berprestasi dan yg beruntung saja yg bisa masuk sini, kalian harus semangat belajar persaingan di sini berbeda dengan tempat lain siapa yg terbaik dan nilai nya tertinggi dia lah sang penguasa.siapa pun yg mendapat nilai tertinggi sudah pasti dia yg paling cerdas karena nilai sekolah kita ini adalah nilai yang paling besar di kota ini, kelas akan terbagi menjadi 5 bagian yaitu VVVIP 1 kelas dimana semua bersaing sangat lah ketat kelas semua si jenius berkumpul kedua kelas VVIP 2 kelas dimana yg memiliki kemampuan khusus ketiga kelas VVIP 3 kelas untuk kalangan sedang dia tidak pintar dan tidak jg bodoh keempat VVIP 4 kelas orang biasa berkumpul ada juga si biang kerok berkumpul disini dan terakhir kelas yg paling membuat semua guru menyerah kelas VVIP 5 kelas semua murid yg nakal dan nilai paling rendah berkumpul " jelas juru bicara sekolah kepada semua siswa-siswi baru
"Anak-anak suatu kehormatan bagi kita semua karena ada seseorang yg sangat dibanggakan oleh negara kita bisa bersekolah di sini dialah pemenang setiap lomba baik akademik maupun non-akademik di luar mau pun di dalam negeri idaman semua wanita dgn IQ 230 , kita sambut revan velix sang jenius" ucap MC bersemangat semua menjadi riuh mendengar itu sedangkan aku hanya diam tak tahu apa-apa
tak lama kemudian ada seseorang yg naik ke panggung dgn berwibawa semua tanpa bising berteriak heboh
"wahh revan ganteng banget " ucap siswi 1
"revan aku mau jadi pacar kmu " siswi 2
"ahhh sang pangeran sekolah" siswi 3
begitulah yg aku dengar dari mereka dan banyak lagi yg mereka teriakan aku hanya menatap mereka malas
aku mendongak untuk melihat siapa yg membuat semua berteriak-teriak histeris seperti ini, saat aku melihat seketika tubuh mematung saat melihat siapa yg ada di depan saat ini
"di_a yg aku temui tadi " gumam tak percaya seketika aku langsung terbayang ciuman pertama ku tadi dgn nya
"hallo semua teman-teman ku perkenalkan saya revan velix tak banyak yg bisa saya sampai kan disini kalian semua mungkin sudah tau siapa saya disini saya akan menyampaikan pengalaman saya saat berada di sebuah desa yg terpencil saya bertemu dengan seorang gadis kecil yg memiliki keterbatasan yaitu ia tak memiliki kaki tapi sangat ceria dan bahagia dgn keterbatasan itu sampai sekarang ia belum mendapatkan bantuan untuk memiliki kaki palsu untuk ia berjalan ... " banyak lagi yg ia jelaskan
semua terpaku melihat cara ia berpidato dan menyampaikan pesan sungguh dia lelaki sempurna..
setelah acara penyambutan selesai semua kembali ke kelas kmi sudah tau kelas kmi dimna karena kelas telah dibagi sewaktu pengumuman lewat web jadi kmi tidak harus repot mencari kelas kmi dimana
aku telah sampai di kelas ku lalu aku mencari tempat duduk sendiri "semoga aku bisa menjadi yg terbaik " gumam ku tersenyum
"hallo boleh gabung nggak? " ucap cewek 1
"boleh kok silakan " ucap ku tersenyum
"kenalin nama ku meysa kmu panggil aja mey dan ini Fey " ucap nya
.
"kmu sendiri aja nih " ucap Fey menengok kanan kiri
"hmm iya " ucap ku mengangguk
"mana temen kmu? " tanya mey
"aku nggak punya temen " ucap ku tertunduk
"klo gitu kmu jadi temen kita aja bener nggak Fey " ucap mey semangat
"hmm bener banget kata mey apa kmu mau jadi temen kita " ucap Fey
"iya aku mau " ucap ku tersenyum senang kepada kedua nya
"jadi mulai sekarang kita sahabatan apa pun yg terjadi kita ttp bersama " ucap mey semangat
"astaga mey nggak usah lebay jg kali " ucap Fey tepok jidat
"hehe sorry saking semangatnya" ucap mey cengengesan
"hallo Aprebody joni yg tampan telah dtg " teriak seseorang
"berisik" ucap semua serempak
"kalian sadis banget deh " ucap nya dramatis
"woyy joni nggak usah lebay kang kuaci " teriak mey
"woyy ibu-ibu rombeng aku bukan kang kuaci kali " ucap joni tak Terima lalu ia mendekati kmi
"napa kau kesini? " ucap Fey dengan tatapan tajam nya kepada joni
"wess santuy buk " ucap joni mengangkat kedua tangan
"diem kau " ucap Fey ketus
"santuy aku disini cuma mau kenalan sama temen kmu kli " ucap joni
"hallo kenalin aku joni pria paling tampan diabad ini " ucap joni kepada ku
"aku Vierra Larasati panggil aja Vierra " ucap ku tersenyum
"wahh cantik banget kayak orang nya " ucap joni menggoda ku
"modus " ucap mey dan Fey serempak
"syirik aja " ucap joni
suasana sangat cair dgn kekocakan joni dan keakraban semua ,mungkin aku mendapatkan kelas yg paling si bawah VVIP 5 tapi di sini sangat lah menyenangkan baru sehari aku disini telah mendapatkan 3 sahabat sekaligus