
"akan ku buktikan bagaimana pun caranya tapi ku mohon kembali lah pada ku beri aku satu kesempatan lagi " ucap revan menatap penuh harap pada Vierra
"akan ku coba menerima mu kembali tapi ini adalah kesempatan terakhir mu " ucap Vierra mengangguk ia akan berusaha menerima revan kembali
revan mendengar hal itu langsung memeluk Vierra penuh rasa bahagia akhirnya Vierra menerima nya kembali
"terimakasih chagiya aku akan menepati janji ku untuk selalu membuat mu bahagia "ucap revan sambil memeluk Vierra
" buktikan semua nya bukan hanya janji ingat itu "ucap Vierra tegas dalam pelukan revan
" iya sayang ku cinta ku akan ku buktikan itu semua sekarang kita sarapan yuk tadi pagi aku masak untuk mu "ucap revan melonggarkan pelukan nya mengajak Vierra untuk sarapan bersama
" sejak kapan kmu bisa masak setau kamu tak pernah masak dulu "ucap Vierra kaget mendengar revan yg masak sarapan mereka
" sejak kmu pergi dulu aku memilih untuk tinggal sendiri dan menjadi mandiri semua nya aku lakukan sendiri tanpa ada kemewahan sedikit pun itu adalah salah satu cara ku menghukum diri ku sendiri "cerita revan
setelah Vierra pergi revan memilih untuk tinggal sendiri disebuah kontrakan kecil ia bahkan ia juga bekerja paru waktu untuk biaya hidup nya sampai akhir nya ia sudah lulus kuliah kedua orang tua nya meminta ia untuk menjadi pengganti sang papa menjadi seorang CEO di perusahaan keluarga nya terbukti dalam satu tahun revan bisa menjadi CEO yg paling berpengaruh dalam dunia bisnis
" maaf aku telah membuat mu seperti ini "ucap Vierra menyesal meninggalkan revan dulu
" aku yg seharusnya minta maaf karena aku telah membuat mu kecewa tapi aku sekarang sangat bangga pada mu karena kmu telah menjadi wanita yg sangat hebat, aku kerasa menjadi laki-laki paling beruntung memiliki mu chagiya "ucap revan menatap dalam Vierra membuat rona merah di wajah nya
hari demi hari berlalu revan dan Vierra semakin dekat, banyk sekali yg iri kepada Vierra karena bisa mendapatkan hati seorang CEO muda yg paling diincar di negeri ini bahkan tak sedikit dari mereka rela menawarkan tubuh nya kepada revan tapi revan tak pernah memperdulikan itu bagi hanya ada satu wanita dalam hidup nya yaitu Vierra Larasati
hari adalah hari pernikahan joni dan fey yg diadakan di sebuah gedung milik revan bertema BTS and ARMY (kalian tau lah kalo Vierra dan kedua sahabat nya adalah army garis keras jadi wajar jika tema pernikahan fey adalah BTS and ARMY)
joni dan fey sangat bahagia hari ini karena semua nya berjalan sangat lancar apa pagi kedua sahabat nya sudah mempersiapkan semua dengan baik ia sendiri sampai tidak menyangka jika Vierra dan mey mempersiapkan kejutan yg paling indah dalam hidup pernikahan impian nya
...(Vierra)
...
...(mey) ...
Vierra dan mey tampil dengan sangat cantik dengan balutan dress berwarna ungu sesuai dengan tema , mereka berdua sangat bahagia akhirnya fey menemukan cinta nya yg tak disangka sahabat mereka sendiri
"nae yeoja chinguui gyeolhon-eul chughahabnida nampyeongwa yeong-wonhi haengboghagil balabnida(selamat sahabat perempuan ku atas pernikahanmu semoga kamu bahagia selamanya bersama suami mu) " ucap Vierra memberi selamat kepada fey sambil memeluk nya
"gido haejusin je yeoja chinguege gamsahabnida. Revangwa hamkke jeoleul ppalli ttalaga gil balabnida.(terimakasih sahabat perempuan ku atas doa nya ,semoga kamu juga cepat menyusul ku ke pelaminan bersama revan ) " ucap fey tersenyum jahil membuat rona merah di pipi cantik Vierra
"kami akan segera menyusul do'a kan saja " ucap revan yg berada di belakang Vierra
"ahhh gyeolhon chughahae chingu nae chingu hangsang haengboghago hamkke neulg-eoga gil balaeyo.(ahhh selamat atas pernikahan mu sahabat ku semoga kamu selalu bahagia dan menua bersama jangan lupa buat kan kami keponakan yg banyak nanti) " ucap mey tersenyum jahil pada fey dan joni
"kau ini jgn kotori pikiran Vierra yg masih polos ini dengan otak mu yg penuh sampah nggak berguna itu " ucap fey tersenyum
semua berjalan dengan sangat lancar banyak kejutan yg diberikan oleh Vierra dan mey mereka juga cover dance dan fey juga ikut bersama mereka semua takjub dengan kekompakan ketiga sahabat ini