Blanket Kick

Blanket Kick
8



hujan turun deras semalaman sehingga membuat daerah ku kebanjiran karena tanggul di daerah ku jebol banyak sekali rumah warga yg terendam banjir yg cukup dlam sehingga mencapai 1,5 meter membuat kmi semua harus mengungsi di pengungsian


"kpn banjir nya surut perabotan rumah juga sudah terendam banjir semua hiks hiks" tangis salah satu dari warga pengungsian


"semua ladang dan sawah juga terendam banjir akibatnya kita gagal panen bagaimana kita akan makan " keluh ibu pasrah dengan keadaan semua ladang dan sawah semua nya terendam banjir aku juga terpaksa tak masuk sekolah karena baju sekolah basah terendam banjir akses jalan putus...


"vi kmu gpp kn nggak sekolah dulu? " tanya ibu pada ku


"iy bu vi gpp kok mungkin besok atau lusa banjir nya udah surut kn vi bisa sekolah lagi " ucap ku tersenyum di balas senyuman oleh ibu juga


padahal dalam hati sedih banget nggak bisa sekolah apalagi sebentar lagi ada ulangan semester semua buku pelajaran ku basa semua, tapi aku nggak mungkin membuat ibu khawatir cukup karena banjir ini menjadi susah panen gagal blm lagi uang kontrak sudah telat beberapa bulan aku nggak mau jadi beban buat ibu


kmi para pengungsi tinggal dalam satu ruangan yg cukup besar banyak anak-anak yg beriman sana sini....


karena tak ada kegiatan aku menolong para relawan untuk membagikan makanan bagi para pengungsi mengajar bagi anak-anak di pengungsian dan banyak lagi kegiatan yg kulakukan disini


"Vierra terimakasih ya kmu udah mau bantu kmi " ucap Vino salah satu relawan disini


aku melihat nya sambil tersenyum "ya sama-sama seharusnya aku yg berterimakasih sama kalian semua udah mau membantu kami para korban banjir disini " ucap ku pada Vino


kmi berdua duduk di salah satu kursi di pengungsian kami melihat kegiatan banyak anak-anak yg bermain bersama salah satu dari mereka menghampiri kmi yg sedang duduk


"kak Vino, kak Vierra ayo kita main bersama " ajak rina menarik tangan kmi , kmi hanya mengangguk sembari tersenyum


"yeee kk Vierra sama kk Vino ikut kita main juga " teriak mereka bahagia


"adik-adik kita hari ini main apa ? " tanya Vino pada mereka


"kita nyanyi aja kk kan suara kk Vierra bagus banget " ucap rian salah satu dari mereka


"ehhmm gimana ya " ucap ku seolah-olah berpikir


"ayo lah kk kita nyanyi nya sama-sama ya Yaya" ucap mereka memelas


"hmm iy udah tapi lagu apa? " tanya ku


"gimana laskar pelangi aja kk Vino yg main gitar nya kk Vierra yg nyanyi nya " usul Vino sambil megang gitar


"setuju " ucap mereka serempak


"kita mulai ya " ucap ku memberi aba-aba Vino mulai memetikan gitar nya , mulai bernyanyi


laskar pelangi - Nidji


mimpi adalah kunci


untuk kita menaklukkan dunia


berlarilah


tanpa lelah sampai engkau


meraihnya


laskar pelangi


takkan terikat waktu


warnai bintang di jiwa


"semua nya kita nyanyi bersama " ajak ku dan kmi bernyanyi bersama dengan suasana hati yg bahagia


menarilah dan terus tertawa


walau dunia tak seindah surga


bersyukurlah pada yang kuasa


cinta kita di dunia


selamanya…


cinta kepada hidup


memberikan senyuman abadi


walau hidup kadang tak adil


tapi cinta lengkapi kita


laskar pelangi


takkan terikat waktu


jangan berhenti mewarnai


jutaan mimpi di bumi


menarilah dan terus tertawa


walau dunia tak seindah surga


bersyukurlah pada yang kuasa


cinta kita di dunia


selamanya…


selamanya...


laskar pelangi


takkan terikat waktu..uuu..


"ye... suara kk Vierra memang bagus banget malam ini kita buat api unggun ya kita nyanyi lagi" ucap mira senang aku hanya menganggukan kepala tanda setuju