
hujan turun deras semalaman sehingga membuat daerah ku kebanjiran karena tanggul di daerah ku jebol banyak sekali rumah warga yg terendam banjir yg cukup dlam sehingga mencapai 1,5 meter membuat kmi semua harus mengungsi di pengungsian
"kpn banjir nya surut perabotan rumah juga sudah terendam banjir semua hiks hiks" tangis salah satu dari warga pengungsian
"semua ladang dan sawah juga terendam banjir akibatnya kita gagal panen bagaimana kita akan makan " keluh ibu pasrah dengan keadaan semua ladang dan sawah semua nya terendam banjir aku juga terpaksa tak masuk sekolah karena baju sekolah basah terendam banjir akses jalan putus...
"vi kmu gpp kn nggak sekolah dulu? " tanya ibu pada ku
"iy bu vi gpp kok mungkin besok atau lusa banjir nya udah surut kn vi bisa sekolah lagi " ucap ku tersenyum di balas senyuman oleh ibu juga
padahal dalam hati sedih banget nggak bisa sekolah apalagi sebentar lagi ada ulangan semester semua buku pelajaran ku basa semua, tapi aku nggak mungkin membuat ibu khawatir cukup karena banjir ini menjadi susah panen gagal blm lagi uang kontrak sudah telat beberapa bulan aku nggak mau jadi beban buat ibu
kmi para pengungsi tinggal dalam satu ruangan yg cukup besar banyak anak-anak yg beriman sana sini....
karena tak ada kegiatan aku menolong para relawan untuk membagikan makanan bagi para pengungsi mengajar bagi anak-anak di pengungsian dan banyak lagi kegiatan yg kulakukan disini
"Vierra terimakasih ya kmu udah mau bantu kmi " ucap Vino salah satu relawan disini
aku melihat nya sambil tersenyum "ya sama-sama seharusnya aku yg berterimakasih sama kalian semua udah mau membantu kami para korban banjir disini " ucap ku pada Vino
kmi berdua duduk di salah satu kursi di pengungsian kami melihat kegiatan banyak anak-anak yg bermain bersama salah satu dari mereka menghampiri kmi yg sedang duduk
"kak Vino, kak Vierra ayo kita main bersama " ajak rina menarik tangan kmi , kmi hanya mengangguk sembari tersenyum
"yeee kk Vierra sama kk Vino ikut kita main juga " teriak mereka bahagia
"adik-adik kita hari ini main apa ? " tanya Vino pada mereka
"kita nyanyi aja kk kan suara kk Vierra bagus banget " ucap rian salah satu dari mereka
"ehhmm gimana ya " ucap ku seolah-olah berpikir
"ayo lah kk kita nyanyi nya sama-sama ya Yaya" ucap mereka memelas
"hmm iy udah tapi lagu apa? " tanya ku
"gimana laskar pelangi aja kk Vino yg main gitar nya kk Vierra yg nyanyi nya " usul Vino sambil megang gitar
"setuju " ucap mereka serempak
"kita mulai ya " ucap ku memberi aba-aba Vino mulai memetikan gitar nya , mulai bernyanyi
laskar pelangi - Nidji
mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah
tanpa lelah sampai engkau
meraihnya
laskar pelangi
takkan terikat waktu
warnai bintang di jiwa
"semua nya kita nyanyi bersama " ajak ku dan kmi bernyanyi bersama dengan suasana hati yg bahagia
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia
selamanya…
cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita
laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia
selamanya…
selamanya...
laskar pelangi
takkan terikat waktu..uuu..
"ye... suara kk Vierra memang bagus banget malam ini kita buat api unggun ya kita nyanyi lagi" ucap mira senang aku hanya menganggukan kepala tanda setuju