Blanket Kick

Blanket Kick
22



....•♫•♬•debu •♬•♫•....


...*aku hanyalah sebutir debu yg tak terlihat.....


...walau aku disisi mu kau tak kan melihat ku sedikit pun......


...aku berusaha supaya kamu bisa melihat ku walau sekali......


💫💫💫*


"hmm aku duduk disini sampai kmu tidur " ucap revan di samping aku tidur sambil mengelus rambut sampai tak terasa aku terlelap tidur sambil memegang tangan nya


pagi hari nya aku terbangun lebih dulu dari revan, aku melihat revan yg tertidur di sofa kamar ku dengan sangat nyenyak...


senyum ku mengembang melihat nya tertidur sangat lah tampan aku beranjak dari tempat tidur ku menuju tempat revan tidur...


aku berjongkok menatap wajah revan yg sedang tidur di sofa "terimakasih untuk semalam " bisik ku di telinga revan yg tertidur aku mengambil pakai ku di dalam lemari lalu keluar kamar menuju kamar mandi


setelah mandi aku turun ke dapur aku masak nasi goreng kesukaan revan sebagai tanda terimakasih ku pada nya , tak lama kemudian revan turun dengan pakaian rapi


"selamat pagi " sapa ku tersenyum semanis mungkin


"hmm " revan duduk di meja makan aku langsung mengambil kannya nasi goreng yg kubuat tadi dgn telur mata sapi di atas nya


"selamat makan " ucap ku semangat langsung memakan sarapan ku


setelah sarapan aku kembali ke kamar mengambil tas lalu berangkat sekolah revan berdiri di ambang pintu dgn kedua tangannya di masukan di dalam saku celana


"kok kmu blm berangkat? " ucap ku bingung melihat revan terus menatap ku tajam


"nunggu kmu " jawabanya jaln mendahului ku


aku mengejar karena penasaran biasa nya ia selalu meninggal kan ku sampai harus kena omel mama mirna baru mau bareng sama aku


revan berhenti dan menoleh ke arah ku "udah nanya nya? " tanya revan dgn tatapan tak bisa diartikan


aku hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan revan "jawab dong aku penasaran " rengek ku memelas sambil menatap nya


"yg mana ? " ucap revan menaikan satu alis nya


"semua nya " ucap ku cengengesan


"jawaban cuma satu karena aku ingin saja " ucap revan berlalu meningggalkan ku


aku penasaran apa maksud nya mengatakan aku ingin saja sungguh dia itu susah sekali di tebak, banyak pertanyaan ku yg tak ku temukan jawaban nya


***


aku masuk kelas sembari tersenyum mengingat perlakuan revan pada ku kemarin dan tadi pagi membuat ku sangat bahagia


"nah loh ada apa nih pagi-pagi udah senyam senyum aja ceritain dong " ucap mey yg dtg entah dari mana langsung duduk di samping ku


"hehe nggak ada kok" ucap ku cengengesan


"bukan nggak ada tapi ada ceritain dong aku penasaran banget liat kmu dari tadi senyam senyum sambil melamun sampe aku dtg aja kmu nggak tau " paksa mey penasaran


"beneran nggak ada apa-apa kok " kisah ku cengengesan


"hallo apri body bang joni yg ganteng nya nggak ketulungan dtg mana ni sambutan nya" teriak joni masuk kelas bersama geng nya


"astaga joni marjoni bisa diem nggak"" kesal mey melirik tajam joni...


"ehh nama aku joni suseno knp jadi joni marjoni sih Nama udah bagus-bagus di ganti lagi " joni tak Terima nama di ganti sembarangan