
setelah beberapa lama akhirnya mereka sampai di sebuah pulau pribadi milik keluarga velix di raja ampat , siapa turun dari pesawat mereka langsung menuju mobil jemputan yg sudah di sediakan oleh revan....
tak lama kemudian mereka sampai di sebuah villa yg sangat besar dan mewah berhadapan langsung dengan pantai...
"akhirnya sampe juga jadi aku bisa tiduran dulu deh" ucap mey setelah masuk dalam villa
"permisi tuan dan nona perkenalkan saya bik ijah pengurus villa ini,saya akan menjelaskan tentang fasilitas dan lainnya...villa terdiri dari 5 lantai yg di mana setiap lantai mempunyai fasilitas masing-masing, lantai satu ada satu kamar, ruang tamu, dapur dan ruang makan... lantai dua terdiri dari 2 kamar ,perpustakaan dan spa khusus, lantai 3 terdiri dari 2 kamar, ruang Billiard, dan taman kecil yg terletak di balkon , lantai 4 hanya ada satu kamar utama dan minimal baru selanjutnya lantai paling atas terdiri dari kolam renang, tempat Gym dan ruang karoke... " jelas bik ijah secara detail setiap sudut villa tersebut, Vierra hanya bisa diam tanpa bisa karena kaget mendengar fasilitas villa tersebut pikiran hanya satu sekaya apa keluarga velix? apakah ia pantas menjadi bagian dari keluarga velix?
mereka pun masuk ke kamar masing-masing revan mengajak Vierra untuk satu kamar di kamar utama villa tapi Vierra menolak nya ia memilih kamar di lantai 3 satu kamar bersama mey mau tidak mau revan mengikuti kemauan Vierra walaupun ia ingin satu kamar bersama Vierra tapi untuk sekarang blm karena mereka blm resmi
di kamar Vierra duduk di sofa sambil melamun ia merasa ragu dgn hubungan nya bersama revan, ia merasa tak pantas jika bersanding bersama revan mereka sangat jauh berbeda revan dari keluarga terpandang sedangkan ia hanya gadis biasa
mey yg dari tadi main ponsel nya merasa heran melihat Vierra yg hanya diam tak seperti biasa nya yg selalu heboh dan ceria, lalu mey duduk di samping Vierra menatap sahabat nya itu
"vie knp kamu dari tadi diem aja? apa ada masalah cerita sama aku biar pikiran kmu bisa tenang" ucap mey membuat Vierra tersadar dari lamunan nya
"knp ragu vie, ini kn impian kmu dari dulu bisa bersama revan selamanya sebentar lagi hubungan kalian akan lebih kuat seharusnya sekarang kmu bahagia " ucap mey sangat lembut pada Vierra ia tau apa yg di ragu kan sahabat nya itu sebisa mungkin ia memenangkan hati Vierra
"tapi mey aku dan dia sangat jauh berbeda bagai bumi dan langit " ucap Vierra putus asa ia bingung harus bagaimana sekarang
"coba kmu pikir sudah berapa lama kmu berjuang dan susah berapa lama revan berjuang, Vierra cinta itu bukan masalah status sosial tapi masalah hati dan kenyamanan percuma punya harta banyak tapi hati kmu selalu sedih dan kenyamanan kmu hilang, apa kmu mau kyk gitu? "ucap mey memberi penjelasan pada Vierra
" percuma kmu lari dan menghindar jika kalian memang jodoh pasti akan bersatu liat sekarang klo diitung dari awal kalian ketemu sampe sekarang udah 8 tahun vie kmu sama revan bersama "sambung mey menatap lelah sahabat nya itu
" kmu benar mey seharusnya aku nggak ragu lagi sama hubungan ku dan revan "ucap Vierra tersenyum
keesokan harinya mereka mulai jalan-jalan dj pantai para laki-laki sedang berselancar sedang para wanita main pasir dipinggir pantai. ..