
"saya sudah menemukan petunjuk tentang keberadaan nona Vierra sekarang" ucap reza menyerahkan salah satu file kepada revan
"jelaskan semua nya apa saja yg kamu ketahui " perintah revan pada reza untuk menjelaskan secara detail apa isi file tersebut
"nona Vierra sudah satu tahun kembali dari study nya diluar negeri dia pemilik dari LOVE RV cake yg sangat terkenal sekarang bahkan cabangnya sudah ada di beberapa negara selain di negara ini, knp kita sangat sulit melacak keberadaan karena nona Vierra menggantikan namanya menjadi laras bukan Vierra. saya bisa mendapatkan informasi ini karena kemarin salah satu rekan bisnis kita anak nya ada bertunangan kebetulan saya mewakili perusahaan kita untuk dtg kesana tanpa sengaja sang mempelai wanita pidato dan menyebutkan nama nona Vierra awalnya saya tidak terlalu memperhatikan sampai ada dua gadis yg berlari keatas panggung langsung memeluk mempelai wanita saat itu saya menyadari salah satu nona Vierra lalu saya mencari tau tentang gadis itu dan dapat lah informasi ini " ucap reza menjelaskan semua nya secara detail kepada revan
"sekarang kamu telah menjadi wanita hebat vie, saya ingin bertemu dengan nya siap kan schedule saya " ucap revan pada reza
"baik bos perintah di laksanakan" ucap reza keluar dari ruangan revan
"akhirnya aku bisa menemukan mu vie tunggu aku chagiya kita akan bertemu lagi " ucap revan tersenyum devil
besok hari nya revan sarapan bersama keluarga dengan senyum yg mengembang membuat keluarga nya heran
"tumben kau senyum bang kayak dpt tender gede aja " ucap aldo heran melihat sang kakak seperti orang gila senyam senyum nggak jelas
"iya abang dpt tender besar sangat besar sehingga semua keluarga kita akan bahagia " ucap revan asal
"alhamdulillah klo gitu nak mama juga bahagia mendengar nya " ucap mama mirna tersenyum
revan berangkat ke kantor nya bersama reza yg telah menunggu nya di depan rumah, didalam mobil revan terus tersenyum mengingat hari ini ia akan menemui sang pujaan..
"za kmu tau sudah lama aku ingin bertemu dengan nya sejak lima tahun yg lalu, aku sangat merasa bersalah saat ia pergi dunia ku terasa sangat kelam tanpa kehadiran nya " ucap revan pada reza yg sedang menyetir didepan nya..
"nona Vierra sangat beruntung mendapatkan cinta seseorang yg tulus seperti anda boss " ucap reza tersenyum melihat wajah revan yg sangat bahagia
"aku yg beruntung memiliki dia dulu tapi aku membuat nya kecewa dengan kekhilafan ku dulu membuat nya pergi jauh dari ku " ucap revan merasa sangat beruntung memiliki Vierra
reza telah membuat janji dengan sang manajer ttg kerja sama perusahaan mereka toko tersebut dan bertemu langsung dengan sang pemilik toko
revan duduk di salah satu sofa di dalam ruangan VVIP di toko tersebut dengan sangat berwibawa, banyak dari pegawai Toko terpesona dengan ketampanan revan ada juga yg heboh karena orang yang paling kaya dinegeri ini datang ke Toko kue itu
tap tap
suara langkah kaki seseorang yg mendekat senyum revan mengembang tapi tetap dengan wibawa nya
"selamat siang tuan muda,selamat datang ditoko kue kami yang sederhana ini " ucap Vierra berdiri di belakang revan, ia blm tau jika yg ada di depan nya adalah revan,revan berdiri membalikkan badan nya menghadap Vierra yg berdiri di belakang nya
duar ..
Vierra mematung orang yg selama ini ia hindari kini ada tepat didepan nya membuat kilas masa lalu nya kembali, sebisa mungkin ia harus kerja profesional ia sudah bisa mengatur emosi nya sendiri
"apa kabar? " tanya revan tersenyum menatap Vierra yg datar tanpa ekspresi
"silakan duduk tuan muda " ucap Vierra tanpa menjawab pertanyaan revan sama sekali, ia duduk tepat di depan revan
"saya sudah membaca proposal dari tuan muda menurut saya waktu yg tuan muda berikan untuk membuat kue dengan berbagai macam seribu loyang selama 3 hari sangat cukup untuk tim saya menyelesaikan nya " ucap Vierra tanpa menatap revan yg terus menatap Vierra
"vie jgn terlalu serius disini hanya ada aku dan kmu jadi lah Vierra yg dulu " ucap revan sangat lembut
"maaf tuan muda ini masih jam kerja saya " ucap Vierra hendak pergi namun revan langsung memeluk nya
"vie aku mohon maaf kn aku" lirih revan