Blanket Kick

Blanket Kick
5



aku diam tak percaya jika aku bisa menang dalam lomba puisi tahun ini , tak terasa air mata ku jatuh ku dengar tepukan meriah para menonton....


"kepada nona Vierra Larasati silakan maju " ucap MC padaku.. dengan badan gemetar aku maju, aku berdiri tepat di samping revan dan pemenang yg lain setelah itu pembagian hadiah oleh para juri


tak tau dari mana tiba-tiba layar besar di belakang ku menyalahkan menampilkan sebuah tulisan..


......𝓽𝓸: 𝓻𝓮𝓿𝓪𝓷 𝓿𝓮𝓵𝓲𝔁......


......hallo revan.... ......


apakah kamu mengingat ku kita pertama kali bertemu di lorong sekolah tanpa sengaja aku menabrak mu saat itu dan tanpa sengaja juga kamu mengambil first kiss ku,awal nya aku marah knp first kiss ku di ambil seseorang yg tak ku kenal sama sekali tapi akhirnya aku mengikhlaskan nya saat aku tahu itu kamu dari saat itu kamu telah masuk kedalam hati sampai saat ini ,kamu cinta pertama ku...apa kamu tau aku sangat senang bisa sekolah disini, aku ini hanya gadis kampung yg bisa sekolah di sekolah elit seperti ini ,aku juga bahagia bisa bertemu dengan mu....


𝕀 𝕃𝕆𝕍𝔼 𝕐𝕆𝕌 ℝ𝔼𝕍𝔸ℕ 𝕍𝔼𝕃𝕀𝕏


^^^^^^𝓫𝔂:𝓥𝓲𝓮𝓻𝓻𝓪^^^^^^


aku sangat kaget saat membaca tulisan yg ada di layar besar di belakang ku ternyata itu surat cinta yg kubuat satu tahun yang lalu untuk revan tapi aku tak berani memberikan surat tersebut seingatku surat itu kusimpan di buku harian ku yg selalu aku bawa kemana-mana kenapa sekarang ada di sini siapa yg menemukan nya


"wahhh mentang-mentang jadi juara puisi sekolah berani nembak pangeran sekolah wuuhh nggak tau malu" teriak salah satu penonton


"woyy berani banget ya nembak pangeran sekolah Dasar cewek murahan hhahhahahaha" ledek yg lain...


"dasar gadis miskin berani-berani nya deketin pangeran sekolah " ledek yg lain.


aku turun dari panggung berlari meninggalkan semua yg ada di sana sambil menangis..


aku duduk di bangku taman sambil menangis dada ku sesak mendengar semua hinaan mereka seperti itu pada ku


"apa salah ku? apa jika aku mencintai nya? siapa yg mempermalukan? hikss hikss ayah ibu vi pengen pergi jauh dari sini vi nggak tahan dihina terus hikss hikss " ucap ku menangis tersedu


Tiba-tiba ada seseorang yang menyodorkan sapu tangan kepada ku "udah jangan sedih lagi masih banyak kok orang yg sayang sama kmu " ucap nya


aku mendongak melihat siapa yg memberikan sapu tangan padaku "jo.. ni " ucap ku saat melihat joni duduk di samping ku


"kamu jangan nangis lgi vi aku ada disini untuk kmu " ucap joni menatap ku sendu


aku langsung memeluk joni dan menangis dalam pelukan nya "hiks joni , apakah salah kalau vi mencintai nya? vi cuma melihat nya dari kejauhan vi nggak pernah meminta ia untuk menjadi pasangan vi hiks hiks" ucap ku dalam pelukan joni...


"vi nggak salah yg salah itu cinta dtg pada orang yg salah, vi mencintai revan tapi apa revan vi juga? " ucap joni aku menggeleng kepala ku


"jujur ya hati joni sakit saat tau vi mencintai orang bukan joni tapi vi joni mohon belajar lh melupakan nya dan belajar lh mencintai joni " ucap joni


apakah aku salah sudah membuat hati orang yg selalu ada untuk sakit seperti? apakah aku bisa melupakan cinta pertama ku dengan mudah dan mencintai joni