Anara

Anara
Chapter 55. Love Care



Hari ini Anara dan Baskara meresmikan sebuah Yayasan Sosial bersifat Nirlaba bernama "LOVE CARE".


"Selamat pagi kepada semua tamu undangan yang sudah berkenan hadir dan berpartisipasi dalam terbentuknya Yayasan Nirlaba yang kami beri nama "LOVE CARE"


Yayasan ini dibentuk oleh Saya dan suami sebagai Founder untuk bisa memberikan bantuan yang difokuskan kepada 10 Program Unggulan, Di antaranya :




Perbaikan Sekolah Rusak




Toiler Umum




Imunisasi Massal




Khitan Masalah




Stunting




Vaksin




Gizi Buruk




Operasi Bibir Sumbing




Perbaikan Sarana Ibadah




Bencana Alam




Yayasan Ini tidak akan bisa berdiri tanpa bantuan seluruh pihak, baik donatur, relawan maupun kerjasama dengan beberapa perusahaan.


Semoga kedepan " LOVE CARE " Bisa menjadi setitik harapan bagi mereka-mereka yang membutuhkan.


Dengan ini Saya dan suami selaku Founder dari LOVE CARE akan meresmikannya.


Terima kasih Tas perhatiannya.


Anara selaku founder dari Love Care memberikan sambutan sekaligus meresmikannya.


Anara begitu senang satu persatu cita-citanya kini bisa terwujud melalui Love Care.


"Sayang, kamu belum istirahat, duduk dulu ya. Mau Mas ambilkan minum?" Baskara menawarkan.


Anara mengangguk. Usia kehamilannya yang saat ini memasuki 28 minggu terkadang membuat Anara lebih cepat lelah.


Tampak Vina ditemani Rio mendekati Anara.


" Nar, ada yang dirasakan?" Vina mengelus perutnya sambil mengkhawatirkan Anara yang kini dulu lemas.


"Cuma Lemas aja Vin. Dita mana?" Nara menanyakan Dita.


" Dita balik duluan soalnya Raka dan Rama tadi dikabarkan demam." Vina menyampaikan alasan mengapa Dita tidak terlihat.


"Lo enak ya Vin, Hamil Perut doank yang membesar tapi masih energik."Anara salit pada Vina.


" Gw nya sie enggak Ra, tapi kan Rio yang kasian jadinya." Vina menjawab.


Anara tahu betul Vina memang bisa dikatakan hamil kebo. Namun Rio yang merasakan Kehamilan Simpatik.


"Ra, Lo kapan Cuti, Gw ga tega kalo liat Lo lemes begini." Vina begitu mengkhawatirkan sahabatnya.


Baskara datang Anarapun diikuti Rio dan Vina mereka pulang setelah acara selesai.


.


Meskipun Tasya Istri Abimana, Iya pun merupakan salah Satu Arsitek Handal di Perusahaan milik suaminya itu. Buat orang yang tidak tahu, Mungkin Menganggap Tasya hanya mendompleng Suaminya, Namun klien-klien yang sudah bekerjasama dengan Perusahaan Abimana sangat paham betul bahwa Setiap Design yang dihasilkan Tasya sungguh Luar Biasa.


Seperti siang ini ia sedang meeting bersama klien dan tentunya CEO PT. AAP Construction Industry Suaminya sendiri Abimana Aryasatya Permana.


"Prinsipnya Saya suka dengan Design Bu Tasya untuk Condominium dengan sentuhan Pedesaan. Ok bisa dilanjutkan." Mr. Henry menyetujui Design yang di presentasikan Tasya.


"Terima Kasih Mr. Semoga proyek condominium ini berjalan dengan lancar. Mari Mr. Henry. " Abimana keluar mengantar Mr. Hendry namun tak lupa memberikan kode ke ruangannya dan Kiss Bye.


Sesuai permintaan Abi Tasya saat ada diruang suaminya.


Tasya sedang membuat catatan atas design yang tadi sudah disepakati.


Tanpa sadar ia pun dipeluk dari belakang.


"Sayang, Mas Abi kalo liat kamu presentasi kayak tadi bawaannya ga bisa konsentrasi ya. Pikiran Kesini, sini dan sini.? CEO Omes menunjuk peta buta milik Tasya.


"Itu karena Mas Abi pingin cepet-cepet pulang kan?" Tasya sudah hapal luar dalam kelakuan suami Omesnya.


Abimana mana menyolek dagu istrinya " Kok tahu sie?" Abimana playboy tobat yang omes tinggkat parah sama Tasya Istrinya.


"Kalau gitu lain kali aku meetingnya dengan klien di luar saya ya Mas, Bolehkan?" Tasya sudah jawabannya namun ia senang meledek Abi.


"No, No, No!" Abimana mengangkat tubuh istrinya duduk diatas meja menghadapnya.


Abimana mulai memulai senam jari dan segera dihentikan Tasya. " Mata Tasya melotot.


Tasya kembali duduk disofa melanjutkan pekerjaannya.


"Padahal Mas Abi modus aja kamu kerja disini supaya Mas Abi bisa dengan Istrinya Mas Abi terus. Tapi Istrinya sibuk kerja, Mas Abi dianggurin." Abi pasang wajah melas tapi tangannya sibuk berekspresi.


"Ywd, Pulang Yuk Baby Abi Sayang, Sini Mom Tasya peluk." Tasya merentangkan Tangannya dan Abi pun tidak menyia-nyiakannya.


Abi tengah asik bereksperimen di Nusa Penida milik Tasya, Tasya mendapat telpon dari Anara.


"Bentar, Mas Abi sayang ada telpon nih dari Mbak Anara." Tasya bergeser kesamping.


"Halo Sya, Mbak udah kirim mengenai RAB untuk toilet umum, Masalah design nya seperti apa mbak ikut kamu aja Sya." Anara menyampaikan proyek Love Care untuk toilet umum yang didesign oleh Tasya.


"Oke mbak kalo gitu. Maaf tadi dengan Mas Abi ga bisa hadir peresmian Love Care karena ada meeting ga yang bisa di cancel."


Tasya menutup telponnya.


Markipul Mas Abi Sayang.


Abimana cerah.


Abimana keluar kantor bersama sambil menggandeng Tasya.


.


"Halo Dit, Bagaimana kabar Raka dan Rama, apakah masih demam?" Anara menanyakan 2 keponakan gantengnya.


"Sudah turun mbak nie sekarang raka dan ramanya lagi tidur. "Dita menjawab.


"Untuk persiapan kegiatan pelatihan N'Beauty berkerjasama dengan UMKM bagaimana Progresnya?" Selama beberapa bulan ini sudah beberapa produk yang sudah dijual bahkan kita sudah coba ekspor untuk produk Sabun Berbahan dasar herbal." Dita menjelaskan.


" Kalau begitu produk tersebut akan jadikan pelengkap dalam proyek toilet bersih sekaligus. Bagaimana menurutmu? Anara minta pendapat Dita.


"Boleh juga seperti itu Mbak, Bisa ditambah ke program perbaikan sekolah agar siswa memahami kesadaran mencuci tangan.


"Oke, Mbak suka idemu Dit. Yowes, salam buat 2 keponakan mbak yang ganteng, peluk cium dari mbak." Anara menutup telponnya.


"Sayang ini Abang sudah beli kompres bye bye fever untik Twins... Siapa yang tadi telpon?" Rengga bertanya.


"Mbak Anara soal LOVE CARE." Dita menempelkan Bye Bye Fever didahi Raka dan Rama.


"Sayang, Raka dan Rama udah tidur, Yuk?"Rengga depan posisi lengket seperti dodol.


"Nanti kalo Raka dan Rama bangun giman?" Tanya Dita.


"Ya bisa diaturlah ya. Yuk Abang Miss U." Rengga dengan segala bujuk rayunya.


"Iya. yok!" Tapi Bikin dodolnya jangan berkali-kali. Ya awas!" Dita mengamcan suaminya yang kadang janji bikin dodol sekali jadi bikin dodol berkali-kali.


.


Vina yang malam ini sedang drakoran dibuat pusing Rio yang minta ditemani nyari tukang Bajigur.


"Sayang kasian Pak Maman masa kamu suruh keliling cari lagi?" Ganti aja ya jangan bajigur Sayang.


"Orang aku kepinginnya bajugur masa dikasih yang lain?" Gerutu Rio.


Rio ada ide, dia menelpon prajurit yang sedang jaga. " Tolong carikan Saya bajigur, kalau dapat hadiahnya bebas apel pagi 1 minggu tapi kalau tidak dapat 1 bulan kamu tugas membersihkan barak. Mengerti! "Dijawab meraka, Siap Komandan Laksanakan!.


Vina cuma bisa menepuk jidatnya melihat kelakuan suaminya. "Nak makasi ya, Bunda ngidamnya kamu pindahin ke Ayah. Bunda Janji kalo kalian lahir bakal Bunda beliin Kaos RM BTS.


.


.


.


Emang Omes 1 dan Omes 2


Duo Omes Sepanjang Masa


Kira-Kira bakal ada penerusnya ga Ya?


Kita Lihat Saja.


Rio dan Vina pasangan gokil sie


penasaran anak mereka bagaimana kelakuannya


.


.


Haduhhh Abimana emang Bucin Akut


Awas Aja kambuh kayak dulu


Biar di DORR papa sigit.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.