
Dita tampak sibuk dengan persiapan Grand Launching yang kurang dari 2 jam akan segera dimulai.
Dita betul-betul semastikan setiap detail acara demi acara.
Ballroom mewah Brevilia Hotel disulap menjadi begitu cantik dan manis berbalut nuansa korea dengan khas bunga sakura.
Dita yang hari ini nampak cantik dengan Dress berwarna pink susu dengan make up flawless ditambah ia mengubah tampilan rambutnya membuat Dita kini terlihat aku dan lebih sesuai dengan usianya.
Kini dalam hitungan menit acara akan segera dimulai. Dita deg degan, akan berlangsungnya acara ini. Dita memastikan betul untuk kesuksesan acara ini. Hingga dia tidak menyadari Tante Nita menepuk bahunya.
"Relax Dit, Kamu sudah maksimal melakukannya."Tante Nita berjalan ketempatnya.
Tant Nita paham betul mengenai profesionalisme Dita dalam bekerja. Tante Nita senang dan bangga dengan hasil kerja keponakannya itu.
Tampak hadir CEO Gangnam Beauty Corp. Mr. Lee Min Ho beserta istrinya Mrs. Park Min Young beserta tim dari perusahaan. Kehadiran mereka tentu disambut oleh CEO N'Beauty Ny. Nita Indah Putri didampingi Tn. Gilang Mahesa Paramartha.
Anara juga tampak hadir sekaligus sebagai CEO dari PT. Gilang Mahesa Paramarta. Tak Lupa insan media cetak, elektronik dan media sosial turur meliput acara hari ini.
Tak lupa sederat artis artis papan atas dan para sosialita tanah air, serta sultan-sultan indonesia yang kini sedang viral nampak hadir memeriahkan dalam acara tersebut.
Selain itu Customer VVIP N'Beauty juga menjadi undangan yang turut menyaksikan acara ini.
Acara berlangsung meriah dan sukses besar. Kini N'Beauty resmi bekerjasama dengan Gangnam Beauty Corp., perusahaan yang terkenal di korea sebagai pusat kecantikan negeri gingseng itu.
Rangkaian acara demi acara juga berjalan dengan lancar. Tak ketinggalan sejumlah penyanyi mengisi acara untuk memeriahkan acara tersebut.
Seperti saat ini lantunan suara indah Diva Top Indonesia Krisdayanti membawakan lagu " Menghitung Hari" Mampu menghipnotis para tamu dengan merdu suara sang Diva.
Tak Lupa sebagai icon kedua negara Kini Boyband asal korea selatan Super Junior sedang tampil dan tentu saja membuat semua undangan di dalam Ballroom begitu histeris dan terpesona.
"Mrs. Nita dan Mr. Gilang, Sungguh ini luar biasa. Saya dan istri begitu senang bisa bekerja sama dengan N'Beauty."Ucap Mr. Lee Min Ho didampingi istrinya Mrs. Park Min Young.
"Saya pun begitu senang bisa bekerja sama dengan Gangnan Beaury Corp, semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan sukses." Ujar Ny. Nita didampingi suaminya Mr.Gilang.
"Nona Dita, terima kasih atas penyambutannya yang begitu luar biasa, Saya dan Istri Sangat nyaman dan senang sekali."Mr. Lee Min Ho dan istrinya menyalami Dita.
"Saya sangat senang Mr.Lee Min Ho dan Mrs.Park Min Young merasa nyaman di Indonesia, semoga Mr. dan Mrs Menikmati jamuan ala Masakan Indonesia yang kami siapkan."Dita begitu ramah kepada pasangan suami istri itu.
"Tentu saja Nona, Kami menyukai masakan Indonesia, Sangat enak."Puji Mr. Lee Min Ho terhadap kuliner Indonesia.
"Semoga Mr. dan Mrs. di lain waktu berkenan untuk kembali berkunjung ke Indonesia. Saya siap mengantarkan ke tempat-tempat indah yang ada di Indonesia, Saya yakin pasti Mr. dan Mrs. Menyukainya."Dita mempromosikan wisata Indonesia kepada suami istri tersebut.
"Baiklah kalau begitu, Mrs. Nita dan Mr. Gilang, Kami Pamit pulang. Terima kasih banyak atas kerja sama dan penyambutan yang luar biasa ini. Jika ada waktu luang, datanglah ke Korea."Mr. Lee Min Ho dan Mrs. Park Min Young bersalaman dengan Mrs. Nita dan Mr. Gilang.
"Sama-Sama Mr. Lee Min Ho dan Mrs. Park Min Young, Jika ada kesempatan kami akan berkunjung ke Korea." Jawab Ny. Nita.
.
.
.
Dita bersyukur dan begitu bahagia acara hari ini berjalan lancar. Ia senang, kerja kerasnya membuahkan hasil. Dita yang kini duduk diruangannya sejenak memejamkan mata. Tubuhnya begitu letih. Hingga tidak terasa iya tertidur.
.
.
.
.
"Selamat Sayang, "Papa Gilang memeluk istri tercintanya.
"Selamat ya Ma, Anara bangga sama Mama."Anara memeluk mamanya.
"Terima kasih Mas, Sayang." Mama Nita memeluk suami dan putrinya.
"Tante, Selamat Ya,"Dita memeluk Tante Nita sekaligus CEO nya.
"Terima kasih Dita Sayang." Tante Nita memeluk keponakannya.
"Selamat Ny.Nita."Pak Brata menyalami Ny. Nita dan Tn. Gilang.
"Terima kasih Tn. Brata atas kehadirannya."Tn. Gilang menjawab.
"Selamatttttt Gilang, Nita," Tn Seno dan istrinya. Tn. Seno adalah teman kuliah Papa Gilang dan Kini Relasi Bisnis.
"Terima kasih Seno, kau telah hadir." Jawab Papa Gilang.
"Kau sudah terima undangan dariku Lang. Jangan Lupa datang bersama Nita?"Tanya seno ke Papa Gilang.
"Sudah, Selamat Sen, Sebentar lagi kau punya mantu." Papa Gilang menepuk lengan teman itu.
.
.
.
.
Tampak Anara, Vina dan Dita mereka sedang menikmati jamuan sambil menyaksikan Performance Super Junior.
Vina dan Dita yang memang menyenangi drakor dan segala yang berkaitan dengan korea tampak begitu gembira dan berbinar.
Hingga mereka lupa saat ini mereka adalah CEO dan Vice President, membuat Anara tersenyum melihat tingkah adik dan Sahabatnya itu.
"Kak Vin, Aduhhhhh hati aku meleleh banget tahu liat Siwon, Padahal waktu 2 hari lalu mereka sampe disini. Harusnya aku ikut jemput mereka, eh aku ada meeting dadakan." Dita mendengus.
"Bestie, Rasanya kalo ga malu gw pengen banget tuh ikut naek ke panggung. Ya ampun Khuhyun Oppa Sarange,"Vina membentuk love dengan jarinya.
"Tenang Kak Vin, aku bakal bawa Kak Vin selesai acara ini ketemu mereka sebelum mereka pulang nanti sore. Pokoknya kak Vin bakal puas liat dari deket mereka."Dita membuat tanda oke dengan jarinya.
"My Bestie, Emang adek gw tersayang."Vina memeluk Dita dan kedua hapal dan bisa menyanyikan lagu-lagu yang dibawakan oleh suju.
Anara kembali tersenyum melihat sikap keduanya.
"Mau kemana Lo Nar," Vina melihat Anara beranjak daei kursi.
"Toilet."Anara beranjak pergi meninggalkan kedua cewek yang begitu mengidolakan korea.
.
.
.
Wajah itu, Senyum itu, dan Lesung Pipi itu kini terpampang manis didepan matanya.
"Apa kabar Ra?"Uluran tangan yang diberikan mengharap disambut Anara.
"Kabar Baik. Kamu Apa Lagi Apa Disini?"Anara menyambut uluran tangan itu dan menyalaminya.
"Aku menemani papaku menghadiri acara rekan bisnisnya. Kamu sendiri?" Baskara menjelaskan sekaligus bertanya.
"Kak Bas, Aku cariin ternyata ada disini." wanita berwajah oriental itu menghampiri Baskara dan langsung menggandeng lengannya.
"Aku permisi dulu ya."Anara segera pamit begitu perempuan itu hendak menghampiri Baskara.
"Sial!Mengapa selalu seperti ini!"Baskara mengumpat dalam hati.
"Kak, Yuk ke dalam Papa Mama nunggu."Perempuan itu mengajak masuk Baskara, Baskara melepaskan tangan yang menggandengnya.
.
.
.
.
Anara yang kembali berada dalam Acara seketika mendengar suara Papanya memanggil.
"Anara, Kemari Sayang." Anara melihat Papa dan Mamanya sedang berbincang dengan seorang pria paruh baya dan perempuan yang sudah berumur namun masih terlihat cantik.
Anara menghampiri kedua orang tuanya.
"Anara, Perkenalkan ini Pak Brata dan Ny. Margaret, Mereka adalah relasi bisnis papa dan mama.
"Kau cantik sekali Nak" Anara menyalami Pak Brata.
"Putrimu cantik seperti Anda Ny. Nita."Anara juga menyalami Ny. Margaret.
"Mama, Om," Seorang gadis mendekat sambil melambaikan tangannya.
"Kamu darimana Sayang, Mari Mama perkenalkan ini adalah Ny. Nita CEO N'Beauty dan Suami Tn.Gilang. Ini adalah Putri Saya."Ny. Margaret memperkenalkan anaknya.
"Perkenalkan Tante, Om aku Clara Olivera."Clara menyalami Ny. Nita dan Tn.Gilang.
"Perkenalkan ini Putri Tante Anara," Ny.Nita memberikan kode kepada Anara.
"Anara" ..."Clara" kedua berjabat tangan
Dia?"batin Anara... wanita itu?batin Clara.
"Ini Putraku Baskara, Perkenalkan dirimu Nak." Pinta Pak Brata.
"Perkenalkan Saya Baskara, Senang berjumpa Tn. dan Ny."Baskara berjabat tangan dengan Nita dan Gilang.
"Anara." Papa Gilang memanggil Anara, dan yang dipanggil segera sadar dari lamunannya.
"Ra, senang bisa berjumpa dengan kamu." Baskara mengulurkan tangannya pada Anara. Disambut dengan Anara menyalaminya.
"Loh, Kalian saling Kenal?" Papa Gilang tampak heran.
"Ternyata mereka sudah kenal Tn Gilang, Syukurlah." Pak Brata.
Anara dan Baskara hanya terdiam saja mendengarkan para orang tua sedang ngobrol. Disisi lain ada Clara yang menatap tidak suka dengan Anara.
"Siapa perempuan ini, kok nampaknya Kak Bas seneng gitu sie ketemu dia?"muncul banyak pertanyaan dibenak Clara.
.
.
.
Sementara para orang tua mereka sedang bersama menemui rekan lainnya. Anara dan Baskara kini berada diluar gedung. Selepas perkenalan tadi, Anara mohon ijin untuk kembali bersama Vina dan Dita. Melihat Anara pergi Baskara pamit dengan para orang tua. Baskara hendak menyusul Anara.
"Anara bisa kita bicara sebentar." Suara dibelakang Anara membuatnya menghentikan langkah dan berbalik menghadap pemilik suaru itu.
Dan disinilah Baskara dan Anara. Mereka duduk di Lounge. Kini didepan Baskara ada Anara.
"Ternyata Tn. Gilang yang sering Papaku bicarakan adalah papa kamu. Gimana kabar kamu sekarang Ra?"Baskara membuka percakapan.
"Kabar aku baik Kak Bas. Kak Bas sendiri kok bisa...?"Anara menatap Baskara dengan maksud menanyakan bagaimana.
"Ya aku sekarang meneruskan perusahaan papa. 2 tahun lalu Papa memintaku menggantikannya. Kamu sendiri Ra,Gimana kuliahmu?"Baskara bertanya.
"Kuliahku sudah lulus Kak, aku sekarang diminta Papa membantu di perusahaan."jelas Anara.
"Aku ga menyangka bisa ketemu kamu lagi."Baskara menatap Anara yang sukses membuat Anara salah tingkah.
"Kak sepertinya aku harus masuk dulu, Papa Mama pasti mencariku."Anara bangkit dari temoat duduknya.
"Tunggu Ra, boleh aku minta nomer HP mu? Bolehkan lain kali aku menemuimu lagi?" Baskara refleksi memegang lengan Anara.
Jantung Anara berdetak kencang, Tatapan kita begitu menusuk ke jantung Anara. dan tentu saja tangan Baskara di lengannya membuat darah Anara berdesir.
Baskara yang menyadari, melepaskan tangannya.
Akhirnya mereka bertukar no HP dan Bussines Card.
"Ra, terima kasih, aku berharap kita bisa bertemu lagi." Bersamaan dengan Anara yang pamit masuk lagi ke dalam Ballroom.
"Anara, Kini aku tidak mau kehilanganmu lagi." Senyum Baskara dengan perasaan hangat dihatinya.
.
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...