You're The Only One

You're The Only One
La Mia Famiglia



Pasangan Al Jordan dan Akandra itu pun kembali ke mansion Al Jordan dengan perasaan bahagia. Bagi Hiro, cucunya keadaan sehat dan perempuan pula membuatnya bahagia setelah melihat banyak keponakannya dan cucu keponakan kebanyakan laki-laki. Hot kakek itu sepanjang jalan sudah ribut konsep kamar cucunya seperti apa.


"Serba pink, serba Sanrio kayak kamar princess dulu" ucap Hiro yang sudah membayangkan hello Kitty, my Melody, tuxedosam atau cinnamoroll di kamar cucunya kelak.


"Mas, si kembar masih lima bulan. Nantilah nunggu abis nujuh bulan baru kalian heboh bongkar kamar dan beli barang-barang perlengkapan mau model apapun!" sahut Shanum yang juga sama excited nya dengan suaminya.


"Aku nggak kebayang kedua mama n papa kita hebohnya kayak apa" bisik Miki pada Joshua yang duduk di sebelahnya.


Joshua tersenyum menatap istrinya "Aku menunggu episode papa dan Dad bertengkar."


Miki cekikikan. Meskipun sejak dulu papa Rudy adalah bawahan Daddynya, tapi semenjak menjadi besan, mereka berdua berubah menjadi dua ayah yang rempong.


"Kalian berdua kenapa cekikikan?" selidik Hiro yang duduk di depan Miki dan Joshua yang duduk di kursi paling belakang supaya Miki bisa selonjoran.


"Kebayang Daddy dan papa..."


"Jangan lupakan appa" potong Joshua.


"Iya, Daddy, papa dan appa akan bertengkar segala hal yang receh!" gelak Miki.


"Ah nggak bakalan! Daddy mu itu orangnya dewasa, bisa bawa diri dan legowo" sahut Hiro dengan pedenya.


"Really mas? Mungkin benar kalau di kantor atau ketemu dengan rekan bisnis, mas bisa dewasa pola pikirnya tapi kalau di rumah, semua itu hilang" kekeh Shanum yang hapal suaminya bakalan gesrek kalau bertemu dengan keluarganya.


"Lho beneran sayang, mas nggak bakalan ngalah kalau soal Miki tapi mas bisa ngalah kalau soal Joshua" cengir Hiro ambigu.


Shanum, Miki dan Joshua hanya melengos mendengar ucapan CEO AJ Corp itu.


"Terkadang aku malu punya Dad yang gesreknya begini." Miki memijit pelipisnya.


"Tapi bukannya semua keluargamu kacau begini kalau soal keluarga?" kekeh Joshua sembari memijit pelan kaki putih Miki yang tampak sedikit bengkak.


"Alhamdulillah sih bang, keluargaku guyub dan kacau tapi saling menyayangi satu sama lain. Cuma terkadang aku gak tahan dengan kekonyolan mereka. Makin tua makin Gesrek!" keluh Miki sambil tersenyum.


"Itulah kenapa aku kekeuh menjadikanmu istriku karena kamu berasal dari keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang meskipun dengan caranya mereka sendiri. Aku ingin memiliki keluarga besar dan kenapa aku bekerja keras hingga seperti, agar aku pantas di keluarga mu, sayang."


"Abang itu mencintaiku dan keluarga gesrekku?" Mata Miki mengerjap tidak percaya.


"Iya istri jutekku" kekeh Joshua.


"Ehem! Joshua, Dad tidak keberatan bilang kami itu keluarga Gesrek" potong Hiro.


"Kan memang itu kenyataannya, mas" sahut Shanum sembari mengelus bahu Hiro.


"Hu um."


"Pumpkin, melihat kamu hamil di usia sekarang mengingatkan mommy waktu hamil kamu dan Moru. Bedanya mommy hamil di usia 23 mau 24, kamu di usia 22 mau 23."


Hiro melihat istrinya dengan sendu. "Maaf aku tidak ada di sampingmu waktu hamil duo M." Pria berumur yang masih tampan itu, meremas tangan Shanum seolah menyampaikan maaf lewat pegangan tangannya.


"It's okay mas. Sudah lewat, nggak usah diingat-ingat lagi. Yang penting today, tomorrow dan future." Shanum menatap suaminya dengan senyum manis.


"Oh come on, udah dong melownya! Jengah aku!" protes Miki yang memang tidak suka adegan mellow semenjak hamil.


"Oke deh sayang" kerling Hiro menggoda putri kesayangannya.


***


Mobil Vellfire warna putih milik Shanum masuk ke dalam halaman mansion Al Jordan dan berhenti di depan pintu utama rumah.


Hiro dan Shanum turun terlebih dahulu lalu disusul Joshua yang membantu Miki turun. Kehamilan kembar ini memang membuat Miki mulai mudah lelah.


Pintu utama terbuka dan tampak Opa Akira dan Oma Raina di depan sana sangat tidak sabaran menunggu berita jenis kelamin cicitnya.


"Well?" tanya Opa Akira.


"Girls. Both of them!" ucap Hiro sumringah.


Sontak semua orang disana langsung heboh. Mama Fyneen dan Oma Raina memeluk bumil itu, Joshua mendapatkan tepukan dari kedua ayah dan opanya.


"Akhirnya punya cucu perempuan lagi setelah lima cucuku, empat laki semua" seru Opa Akira senang.


"Suka-suka Dad lah Son! Kok kamu sewot" ujar opa Akira cuek.


"Wah pak Rudy, kita akan mendapatkan dua cucu perempuan. Alamat harus ekstra keras mengawasinya" kekeh Yudhi.


"Apa perlu kita pindah ke Tokyo pak Yudhi?" tanya Rudy sambil melirik Hiro.


"Oh nggak usah! Kamu urus AJ Corp Solo saja, biar aku yang urus cucu-cucuku" protes Hiro.


"Bro, cucu-cucumu itu juga cucu-cucku. Jangan egois lah!" kekeh Rudy yang sudah hapal sikap posesif bossnya kalau menyangkut istri dan putri semata wayangnya.


"Mas Hiroshi Al Jordan! Don't be so selfish!" ucap Shanum sambil memukul bahu suaminya ketika hendak ke kamar Miki.


"Lhoooo anak kita yang bawa si kembar kemana-mana itu!" protes Hiro.


"Iya tapi bibitnya dari aku, Dad" sahut Joshua kalem yang membuat semua orang disana terbengong-bengong.


"Whoah! Josh! Kamu tinggal disini sudah mulai ketularan ayah mertuamu gesreknya?" gelak Rudy.


"Tiap hari disuguhi kegesrekan dad dan mom, gimana nggak ketularan?" kekeh Joshua sambil nyengir ke Hiro.


"Bagus Josh! Gesrek itu mutlak di keluarga sini" kata Hiro sambil tertawa.


***


Miki berada di kamar bersama Oma Raina dan mama Fyneen. Kedua wanita itu saling menyentuh perut Miki dan mengajak ngobrol si kembar.


"Halo sayang, ini great grandma. GG sangat bahagia akan mendapatkan dua cucu eh cicit cantik-cantik seperti GG ini" kekeh Oma Raina dengan narsisnya.


Miki tertawa mendengar ucapan narsis Omanya dan jadi tahu darimana sifat narsis ayahnya.


"Kalau ibu Raina bilang GG jadi aku apa ya?" tanya mama Fyneen.


"Ocan gimana? Oma cantik? Karena mommy sudah menjadi necan, nenek cantik" usul Miki.


"Kamu jadi memanggil Daddymu kakek?" kekeh Oma Raina.


"Nggak Oma. Sengaja aku dan Abang membuat panggilan itu waktu untuk menggoda Dad. Kami tetap memakai bahasa Jepang ojichan buat Daddy kok. Papa Rudy kita panggil opa, appa Yudhi haraboji" ucap Miki.


"Yudhi itu orang Korea ya Fy?" tanya Oma Raina.


"Iya, Bu. Aslinya bernama Kim Hyun-ji cuma Joshua bilang sama mas Rudy tetap memakai nama belakang Akandra bukan Kim karena sesuai dengan surat adopsinya."


"Apa Yudhi tidak keberatan?"


"Alhamdulillah nggak Bu. Pak Yudhi diikut sertakan setiap acara keluarga berhubungan dengan Joshua saja sudah senang. Dia tahu bahwa selama 25 tahun tidak ada dalam kehidupan Joshua dan dia tidak mau merubah keadaan yang sudah berjalan selama ini."


Oma Raina mengusap bahu mama Fyneen dengan perasaan simpati.


"Bersyukurlah kita menjadi keluarga besar yang saling menyayangi dan menghormati satu sama lain."


Miki dan mama Fyneen saling menatap dan tersenyum kepada oma Raina.


Family is everything.


***


Yuhuuu


Up pagi Yaaaa


Kalau author enak bodi, insyaallah nanti lanjut


Kalau nggak berarti besok Yaaaa


Thank you for reading


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️