
Edward memberi kode pada Bryan yang masih ngobrol dengan Jack dan John. Ketiganya pun menghampiri bossnya. Semenjak Duncan meninggal, urusan bisnis klan McGregor dipegang oleh Edward sesuai dengan wasiatnya. Mario dan Mike sendiri tidak terlalu mempermasalahkan siapa yang memegang asal masih keluarga sendiri namun setiap bulan hasil bulanan tetap masuk rekening dua putra Duncan.
"Ada apa boss?"tanya Bryan sambil makan sosis solo.
"Aku ingin tahu Joshua itu turunan siapa. Entah kenapa auranya dia mirip dengan pria yang kita hadapi di Korea" bisik Edward kepada keempat kepercayaannya.
"Aku tadi juga terkejut melihat Joshua bisa seperti itu pada Brad" timpal John.
"Apa menurutmu dia masih ada hubungan darah dengan orang itu?" sambung Jack.
"Aku belum tahu tapi dengan teknologi dan jaringan yang kita punya, paling tidak bisa melacak kejadian 25 tahun lalu." Edward masih memandang Joshua yang asyik bercengkrama dengan Miki.
***
"Abang ternyata nyeremin ya!" komentar Miki pada suaminya.
"Eh masa sih? Abang tuh cuma belain apa yang jadi milik Abang. Gadha orang yang bisa seenaknya menghina kamu seenak jidatnya!" omel Joshua sambil memakan sushinya.
"Abang kok bisa cinta ma Mi-chan sih?" wajah kepo Miki pun muncul.
Joshua menatap Miki dengan intens dan tidak dipungkiri ada kemesraan di dalamnya.
"Yang namanya perasaan itu nggak bisa dibilangin. Abang memang sudah lama sayang sama Miki, cinta sama Miki dan itu Abang juga nggak tahu bisa begini" senyum Joshua yang membuat Miki semakin ternganga.
Melihat Miki makan cuma sedikit, Joshua mengerenyitkan dahinya.
"Kamu makan kok cuma dikit? Nanti nggak kuat lho" ucapnya sambil menggoda istri cantiknya.
"Emang kuat apa bang? Ngadon kue?" tanya Miki.
"Nah itu tahu, ngadon" sahut Joshua santai.
"Kan itu emang kerjaan aku hari-hari bang, bikin adonan kue buat pastry. Kuat lah!" ucap Miki.
Tiba-tiba keduanya terdiam.
Sepertinya ada yang salah sambung plus ambigu deh!
"Bang Joshua, ngadon maksudmu yang apa ya?" tanya Miki penuh selidik.
Joshua salah tingkah. "Kamu maksudnya ngadon adonan kue beneran?"
"Iya. Lha bang Joshua maksudnya yang mana?" Miki terkesiap. Biarpun dia belum pernah melakukan tapi pelajaran biologi tentang reproduksi tahu lah. "Jangan bilang..."
Joshua mengangguk sambil nyengir.
"Abaaaannnggg!!!" jerit Miki yang bikin heboh keluarga besarnya.
***
"Apaan sih tuh Miki. Dah nikah masih ajah teriak-teriak kayak anak kecil" umpat Mamoru mendengar teriakkan kembarannya.
Keanu dan Kenzo yang bergabung dengan para pria hanya tertawa.
"Mbak Miki kan memang gitu, mas" sahut Keanu.
Biarpun duo K lebih tua dari Mamoru, tapi karena papa Shanum kakaknya mama duo K, jadinya menurut aturan Jawa, duo K tetap memanggil trio M dengan panggilan mas dan mbak.
"Eh kalian semua, merasa ada yang aneh nggak ma bang Joshua?" Mamoru mengalihkan pembicaraan kepada semua sepupu laki-lakinya Yuki, Panji, Keanu, Kenzo, Eiji, Ryoma, Duncan dan Javier.
"Kita nggak pernah ketemu ma Joshua jadi nggak tahu dianya gimana sih tapi aku lihat, dia sayang banget sama mbak Miki. Apalagi dia berani sama Brad yang kita tahu buayanya kayak apa. Setidaknya pakdhe Hiro nggak khawatir mbak Miki sama Brad" ucap Kenzo.
"Tampaknya ada yang berbeda dari bang Joshua. Auranya mirip ma Oom Edward, Oom Jack dan Oom John." Mamoru mengusap-usap dagunya seperti berpikir keras.
"Aura mafia maksudmu mas?" tanya Eiji.
"Kamu tuh kebanyakan kumpul sama Oom Edward jadi gitu otakmu" sahut Panji.
"Kamu nggak kelihatan tuh aura mafianya?" ledek Masayuki, adik Mamoru.
"Kalian belum tahu saja" cengir Duncan yang entah kenapa membuat merinding semua sepupunya.
Turunan mafia asli memang beda.
***
Tante Rana datang menemui Mamoru dengan senyum-senyum gemas. Sudah lama dia tidak bertemu dengan keponakan dinginnya.
"Moru!" panggilnya ketika melihat Mamoru masih ngobrol dengan sepupunya. Mamoru memandang sebal sama Tante usilnya namun demi sopan santun, dia pun menghampiri tante Rana.
"Halo Tante Rana" sapa Mamoru sambil mencium tangan tantenya.
"Ayo sini!" Tante Rana dengan cueknya menarik tangan pria tinggi itu.
"Mau kemana sih tanteku yang usilnya to the max?" omel Mamoru dengan nada dingin.
"Ish, kamu tuh dingin nggak ilang-ilang!"
Mamoru diajak berkenalan dengan Nikolas Ivanov dan putranya Dimitri.
"Serius Oom betah ma tanteku yang cerewet dan usilnya paripurna?" Mamoru pun takjub melihat pengusaha dari Rusia yang terkenal dingin itu bisa menikah sama Tantenya.
"Setidaknya musim dingin di Moskow nggak terlalu kerasa kalau ada Tantemu" jawab Nik dengan senyum tipis.
"Saya cuma denger tentang Oom Nik tapi baru kali ini bertemu langsung" ucap Mamoru. Dimitri menatap Mamoru dengan surprise.
"Kok kak Mamoru bisa bahasa Rusia?" tanya Dimitri bersemangat.
"Teman asramaku di Harvard orang Rusia jadi aku belajar banyak darinya" jawab Mamoru.
"Wow!" Dimitri merasa senang bertemu dengan keluarga mamanya yang menurutnya orang-orang hebat semua namun tetap low profile.
Mamoru masih berbincang-bincang tentang kehidupan di Moskow bersama Nikolas dan Dimitri, sedangkan Tante Rananya malah berkumpul dengan para ibu-ibu.
***
Mario menatap tajam ke arah Brad yang masih mengompres bibirnya dengan kantong yang berisi es batu.
"Kamu itu bikin malu saja!" omel Mario. Pria berusia 58 tahun yang masih tampan itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Kan aku hanya berkata yang sebenarnya. Selera Miki itu adalah pria sepertiku, badboy dan manly" ucap Brad pongah.
"Manly? Seriously Brad! Joshua jauh lebih manly daripada kamu! Wajah dia memang jauh dari cowok tapi sikap dia lebih gentleman daripada kamu yang sana sini!" Mario tidak habis pikir putra tunggalnya benar-benar lebih brengsek daripada dirinya.
Mario memang suka Gonta ganti cewek sebelum dia bertemu dengan Natasha Graham. Masa dia Gonta ganti cewek masih bisa dihitung pakai jari tidak seperti putranya setiap Minggu ganti wanita. Wajar kalau Hiro meradang ketika tahu putrinya tertarik dengan putranya. Kalau dia punya anak perempuan dan bertemu pria macam Brad, langsung auto blokir.
"Just stay away dari Joshua dan Miki karena Dad akan turun tangan sendiri jika kamu melanggar perintah! Ohya, Joshua jauh lebih memiliki aura pembunuh daripada dirimu!" ancam Mario yang membuat Mike terkejut kakaknya juga merasakan hal yang sama dengan dirinya.
Sebenarnya Joshua itu keturunan siapa? Klan mana?
Meskipun Mike tidak terjun langsung di kehidupan almarhum Duncan, tapi dia tahu aura seseorang.
Harus aku cari tahu lewat Edward dan Bryan.
***
Yuhuuu
Sorry baru Up
Don't forget to like vote n gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️