You're The Only One

You're The Only One
Joshua Putra Akandra - Season 2



Joshua mencari-cari ponselnya yang dia letakkan di meja kecil samping tempat tidurnya. Rasanya baru sebentar dia tidur tapi sudah ada gangguan. Setelah mendapatkan ponselnya, tanpa melihat siapa yang menelpon langsung saja dia geser tombol hijau


"Ha..halo" sapanya dengan suara serak dan mata masih terpejam.


"Halo sayang. Masih tidur?" suara perempuan yang sangat dihapalnya membuat Joshua membuka matanya.


"Mama?" Joshua pun langsung terduduk di tempat tidur. "Mama sama Papa sehat kan?"


"Alhamdulillah sehat. Kamu kapan pulang nak?" tanya mama Fyneen.


"Kenapa ma?" Joshua menghela nafas panjang. Pasti disuruh bantu papa di perusahaan AJ Corp.


"Mama dapat kabar dari Mama Shanum kalau Miki mau balik ke Solo" jawab mama Fyneen.


Kali ini Joshua benar-benar serius mendengarkan mamanya dan hilang semua kantuknya.


"Serius ma?"


"Iya. Kata mama Shanum, Miki bosan di Jepang kangen Solo lagipula temannya Nana, menawarkan pekerjaan menjadi chef di hotel Alila tempat Nana kerja. Ada lowongan disana dan langsung diambil Miki walaupun mungkin bayarannya nggak sebesar di Tokyo sih."


"Ma, Miki nggak kerja aja duitnya nggak abis tujuh turunan, tujuh tanjakan, tujuh lautan, tujuh kelokan" balas Joshua sambil tertawa.


Mama Fyneen ikut tertawa. "Tapi memang keluarga sana dikenal bukan tipe foya-foya jadi duitnya aman."


Joshua memang tahu sepak terjang keluarga Al Jordan dan Pratomo. Mereka memang termasuk keluarga billionaire, namun jarang terdengar skandal yang membuat nama baik mereka tercoreng walaupun menjadi banyak anggota keluarganya.


Anak cucu keluarga Pratomo dan Al Jordan bukan tukang pesta yang tidak jelas. Mereka banyak diberitakan datang di acara siapa, artis siapa tapi biasanya hanya sekitar dua jam sudah pulang dengan pengawalan ketat. Kedua keluarga besar itu ditambah klan McGregor, memang dikenal sangat ketat dan tegas untuk mendidik anak dan cucu mereka.


"Jadi anak manja itu pulang ke solo kapan ma?" tanya Joshua.


"Lusa kata mama Shanum. Makanya mama nyuruh kamu pulang hari ini. Kalau kamu nggak bisa dapat tiket pesawat, bilang sama mama biar papa urus menyewa pesawat pribadi di sana untuk antar kamu ke Solo."


Joshua melirik jam dindingnya yang menunjukkan pukul empat sore.


"Joshua pulang malam ini ma" jawabnya tegas.


"Kabari mama terus ya Bang" tanpa Joshua melihat pun dia tahu mamanya tersenyum bahagia.


"Oke ma. Assalamualaikum."


"Wa'alaikum salam sayang."


***


Joshua Putra Akandra adalah nama lengkap yang ada di akta kelahiran dan surat adopsinya. Benar, bayi merah yang dibuang di panti asuhan lalu diangkat anak oleh mama Fyneen yang pada saat itu baru berusia 19 tahun, kini menjelma menjadi pria tampan. Wajahnya makin mirip oppa Korea membuat Fyneen dan Rudy harus ekstra keras menghalangi para gadis-gadis teman sekolahnya yang sering main ke rumah demi bisa bersama dengan Joshua.


Di usianya yang mendekati sepuluh tahun, mama Fyneen menikah dengan papa Rudy Akandra, General Manager AJ Corp. Dari pernikahan itu, Joshua memiliki seorang adik perempuan bernama Sabrina yang kini duduk di bangku SMA.


Joshua sendiri setelah ditinggal pindah Miki bertekad untuk dapat menghasilkan uang sendiri tanpa harus bergantung dengan papanya. Dia tidak mau pada saat 15 tahun itu datang, dianggap mengejar harta dan status sosial milik keluarga Miki. Joshua ingin menunjukkan bahwa yang dia cintai hanya Miki seorang secara subyek bukan embel-embel keluarga besar gadis itu.


Berkat kecerdasan otaknya, Joshua mampu menghasilkan uang sendiri dari hasil bermain saham di usianya ke 12. Dia memakai uang tabungannya sebagai modal awal, dan berkat insting dan banyak belajar, pundi-pundi uang mulai masuk ke dalam rekeningnya. Kedua orangtuanya tidak mengetahui hal itu.


Hasil dari bermain saham, digunakan sebagai modal membuat perusahaan IT yang menghasilkan banyak game bekerja sama dengan perusahaan game besar di Jepang. Joshua membuat desain beberapa karakter dan script di game RPG milik Square Enix yang sukses di pasaran melebihi final fantasy series.


Nama Joshua semakin dikenal di kalangan gamer dan perusahaan IT namun dia sendiri jarang memperlihatkan dirinya. Semuanya di handle oleh tangan kanannya Abian yang merupakan anak dari Jack dan Dian ( pengawal Duncan McGregor yang menikah dengan gadis asal Indonesia - novel Just the way you are ).


Joshua sendiri lulusan MIT yang sekarang menjadi dosen untuk para mahasiswa disana. Mereka tidak tahu bahwa dosen yang berdiri di depan mereka adalah creator game yang mereka mainkan.


Untuk kalangan gamer, Joshua lebih suka memakai nama samaran JM15 yang menurutnya adalah kode JoshuaMiki bersama 15 tahun kemudian. Banyak yang penasaran akan pemilik akun ini namun Joshua tetap menutupinya.


Kini Joshua bersiap-siap untuk pulang ke Solo. Perjalanan panjang akan dimulai apalagi Minggu depan Miki akan berulang tahun yang ke 22. Pada saat itu, dia akan memenuhi janjinya untuk menjemputnya dan melamarnya di depan keluarganya dan keluarga Al Jordan.


Tunggu aku Miki, aku akan segera menjemputmu.


***


Papa Rudy hanya tahu Joshua adalah seorang dosen di almamaternya MIT jadi pendapatannya tidak terlalu banyak. Joshua memang memilih tinggal di apartemen biasa namun memiliki ruang rahasia yang berisikan peralatan canggih untuk alat bekerjanya.


Kini Joshua keluar dari pintu kedatangan dengan situasi bandara yang sudah mulai sepi. Tampak diluar sudah ada papa Rudy dan sopir menjemputnya.


"Halo Son" sapa papa Rudy bahagia melihat putranya akhirnya pulang. Lebaran tahun ini Joshua tidak pulang karena masih mengajar disana. Semalam dia menghubungi dekannya mengajukan cuti besar selama dua bulan karena selama empat tahun mengajar di MIT dia belum pernah mengambil cuti lama.


"Halo Pa" kedua ayah dan anak itu saling berpelukan.


"Ayo pulang, mamamu dan Brina sudah menunggu." papa Rudy merangkul putra kesayangannya.


"Betapa aku merindukan kota ini, Pa" ucapnya sambil tersenyum ketika mereka sudah berada di dalam mobil.


"Papa tahu sulit untuk pulang karena kamu menyukai pekerjaan mu sebagai dosen dan biaya pulang pergi kemari juga lumayan. Kenapa tidak minta bantuan papa?" omel Papa Rudy dengan nada sedih.


"Ya ampun pa, aku baru nggak pulang tahun ini lho ya" kekehnya. "Tahun-tahun sebelumnya aku pulang pa, jangan lupa dan semua dibayarin papa." Joshua tahu namanya orang tua pasti ingin merasa dibutuhkan anaknya.


"Eh iya ya?" Rudy menoleh ke arah Joshua yang hanya menepok jidatnya.


"Papa apa sudah mulai pikun?" tanyanya dengan nada menggoda ayahnya.


"Enak aja! Nggak yaaa!" protes papanya sambil cemberut. Joshua tertawa.


Mobil yang ditumpangi papa Rudy dan Joshua pun sampai di sebuah rumah modern minimalis dua lantai yang tampak asri. Pintu rumah pun terbuka dan tampak seorang gadis cantik langsung menghambur memeluk Joshua yang hampir terjatuh.


"Bang Josh!" serunya.


"Ya ampun Brina, Abang hampir jatuh iniii" sahut Joshua sambil membalas pelukan adik satu-satunya.


Sabrina melepaskan pelukannya lalu menggandeng kakaknya.


"Brina, kamu nggak salam papa?" tanya Rudy yang dibelakang mereka.


"Tadi kan sudah pa" jawabnya cuek.


"Astaga anak ini!" umpat Papa Rudy sambil tersenyum.


Dan kini semua anggota keluarga Akandra sudah lengkap berada di rumah mereka di kota Solo.


***



Joshua Putra Akandra



Sabrina Putri Akandra


***


Yuhuuu


Doubel up ya malam ini


thank you for your support


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️