You're The Only One

You're The Only One
Miki v Daddy Hiro - Season 2



Setelah seminggu berada di solo, seluruh keluarga besar Pratomo, Al Jordan dan McGregor pun kembali ke kota dan negara masing-masing. Joshua dan Miki memutuskan untuk tinggal di rumah solo baru karena tetap rumah Manahan tidak boleh dipakai karena punya papa Hiro.


Padahal menurut Miki, rumah Manahan lebih dekat dengan tempat kerjanya dibanding solo baru.


"No princess, rumah Manahan itu rumah Daddy dan mommy, kenangan spesial pakai telor usaha Daddy balikan ma mommy!" untuk kesekian kalinya Hiro berdebat dengan Miki.


"Dad kira nasi goreng apa? Spesial pakai telor?" omel Miki.


"Ngomong-ngomong Dad sudah lama nggak dibikinin nasi goreng sama kamu, princess" Hiro menaikkan alisnya.


"Nggak usah mengalihkan pembicaraan deh Dad" sungut Miki.


"Joshuaaaaa, urus nih istri kamu!" Hiro pun pergi meninggalkan Miki sambil nyengir.


"DAAADDD!"


"Kamu kan dah milik Joshua, jadi kamu tanggung jawab dia lah" jawab Hiro cuek. "Sayaaannggg, kita jalan-jalan yuk!" Hiro langsung memeluk Shanum yang masih sibuk membereskan baju di kamar karena lusa mereka kembali ke Jepang.


"Kalian berdua kalau nggak ribut sehari apa nggak afdol, mas?" tanya Shanum setelah Hiro menutup pintu kamar dan menguncinya diam-diam.


"Kamu nggak tahu rasanya kehilangan anak perempuan yang dibawa laki-laki lain. Jadi aku sengaja membuat Miki dongkol biar aku nggak sedih juga" Hiro memasang wajah melas.


Shanum tertawa melihat suaminya nelangsa kemudian berdiri menuju suaminya.


"Uluh uluh, sini sayangnya Shanum" kekeh Ibu tiga anak itu sambil memeluk kepala suaminya yang posisinya duduk di tepi tempat tidur.


Hiro memeluk tubuh istrinya namun sejurus kemudian malah mengusek dua gundukan yang tepat di wajahnya.


"Mas!" seru Shanum.


"Sekarang yuk! Mumpung pintu udah ta kunci dan kamar kedap suara juga" wajah Hiro tampak jahil dan mesum yang sering membuat Shanum jengah.


"Haaaiissshhhh, aku tolak pun pasti kamu ngerengek terus tho!" umpat Shanum yang masih berusaha menyingkirkan tangan jahil Hiro.


"Shan, kamu aja suka kok! Kegiatan yang enak-enak itu jangan ditunda lah!" Hiro mencium perut Shanum yang masih rata.


"Maaaasss!"


***


Miki menghentakkan kakinya sebal ditinggal berdebat sama Daddynya yang lebih memilih berduaan dengan mommynya. Masih dengan muka jutek, gadis tinggi semampai itu masuk ke kamar dan tampak Joshua masih sibuk memeriksa paper mahasiswanya via email.


"Abaaaannnggg" rengeknya.


"Apa sayang?" sahut Joshua cuek.


Miki tertegun mendengar panggilan itu.


"Daddy nakal!" adunya.


Joshua tersenyum. Pintu kamar yang terbuka tentu saja Joshua mendengar semua keributan ayah dan anak itu.


Joshua kemudian membalikkan tubuhnya dari kursi, dilihatnya istri juteknya senderan di kepala tempat tidur sambil bersidekap.


Pelan Joshua menutup pintu kamar dan menguncinya. Dalam hati dia bersyukur, Mamoru dan Masayuki sudah pulang ke Dubai dan Tokyo kemarin dan semua kamar di rumah solo baru kedap suara.


Setelah melepaskan kacamata anti radiasinya, Joshua pun meletakkan tubuhnya di sebelah Miki yang sekarang mengenakan kaos tank top dan celana pendek.


"Sayang, Dad Hiro benar adanya. Apa kamu nggak ingat perjuangan dad mendapatkan mommy Shanum? Ada kenangan tersendiri di mata Dad soal rumah Manahan. Papa banyak cerita padaku bagaimana kisah kedua orang tuamu." Joshua menatap Miki yang masih cemberut.


"Itu bibir kalau masih manyun, aku cium lho!" goda Joshua yang langsung ditutup oleh Miki.


Sejak menikah hingga sekarang, Joshua belum sekalipun meminta hak nya sebagai suami. Karena dia mau Miki nyaman kembali padanya setelah lama tidak bertemu.


"Bang Joshua terlalu belain Daddy" sungut Miki.


"Bukannya Abang belain Daddy, tapi kamu harus lihat dari sudut pandang Daddy sayang. Gimana kalau kamu berada di sisi Daddy?"


Miki terdiam.


"Sekali-kali Daddy egois di masa tua ingin bersama mommy, sayang. Nanti kita kalau tua juga begitu."


Miki menurunkan tubuhnya menjadi sama-sama berbaring bersisian dengan Joshua.


"Abang..."


"Hhhmmm" Joshua menjawab sembari memejamkan matanya. Sungguh dia lelah melihat laptop.


"Abang... nggak minta hak Abang?" tanya Miki malu-malu.


"Bukannya Abang nggak mau minta tapi Abang mau Miki benar-benar kasih ke Abang ikhlas. Abang pria normal juga sayang, lihat kamu kayak gini pengen minta hak Abang, sah kok! Cuma Abang mau saat pertama kita melakukannya, benar-benar pada waktu yang tepat."


Miki menatap Joshua dengan terharu.


Benar kata mommy, masih ada yang lebih baik daripada Brad.


"Terimakasih Abang mencintai dan menyayangi Miki sedemikian rupa" Miki mengecup sekilas bibir Joshua.


Joshua mematung sejenak mendapatkan kecupan sekilas info istrinya. Senyuman smirk terbit di bibirnya.


"Itu cuma kecupan sayang" kekehnya.


"Lha terus Abang minta apa?" tanya Miki bingung.


"Harusnya dikasih ciuman dong" sahut Joshua.


"Haaaahhhh?"


"Lha kok hah?" Joshua geli melihat wajah Miki yang memerah.


"Eeeerrrr... itu" Wajah panik Miki semakin membuat Joshua gemas.


"Kenapa? Miki belum pernah ciuman?" goda Joshua.


Miki awalnya terperangah lalu mengangguk pelan dengan wajah semakin mirip kepiting rebus.


"Mau Abang ajari?"


Tanpa aba-aba, Joshua mencium bibir sensual itu lalu dengan lidahnya dia membuka bibir Miki memainkan lidahnya di dalam. Miki yang belum pernah mengalami sensasi itu menegang membiarkan Joshua mengeksplorasi bibirnya hingga keduanya sama-sama kehabisan nafas.


"Wow!" seru Miki. "Pantas Dad suka ciuman sama mommy, ternyata rasanya seperti ini" ucapnya dengan nada bergeatr.


Joshua tersenyum tanpa menyadari tubuhnya menindih tubuh Miki.


"Mau lagi?" Miki mengangguk. "Kalau lebih dari sekedar berciuman gimana? Abang bisa jadi nggak bisa menahan diri dan meminta punya Miki paling berharga."


Miki menatap Joshua hangat.


"Abang mau ambil punya Miki juga nggak papa kok, kan Miki punya Abang, lagipula kewajiban Miki melayani Abang" jawab Miki sambil malu-malu.


"Kamu yakin?" Joshua memastikan lagi.


Miki mengangguk tegas.


Joshua tersenyum dan bibirnya membaca doa sebelum bersenggama. Kemudian dia mencium bibir Miki membuatnya relaks. Joshua belum pernah ber**inta dengan siapapun, begitu juga Miki namun naluri dan insting serta melihat film dewasa, membuat kedua pengantin itu saling mempelajari anatomi tubuh masing-masing.


Miki sedikit terpekik melihat milik Joshua karena selama ini dia hanya tahu di pelajaran biologi dan pendidikan seksual di sekolah.


"Kalau kamu merasa sakit pas Abang masuk, gigit Abang gak papa" bisik Joshua yang dijawab anggukan Miki.


Joshua berusaha memasukkan miliknya ke dalam milik Miki yang sempit dan setelah dua kali percobaan akhirnya berhasil menembus halangan di dalamnya. Miki yang merasa pedas di bagian intinya hanya bisa menitikkan air mata yang dicium oleh Joshua. Pria tampan itu berusaha membuat Miki nyaman dan menikmati waktu pertama mereka. Akhirnya keduanya bisa menikmati kegiatan tertinggi suami istri dan Leng** kepuasan keluar dari bibir keduanya.


"Terimakasih sayang" bisik Joshua disisi telinga Miki.


"Iya bang" jawab Miki dengan suara yang tidak dikenalinya.


Lama mereka berposisi Joshua diatas tubuh Miki.


"Bang"


"Hhmm" Joshua merasa nikmat tiduran diatas tubuh istrinya.


"Berat tauk! Minggir!"


***


Haaaiissshhhh siang-siang hareudang.


Semoga lolos sensor.


Udah Up yaaaa


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️