
Mereka di sambut dengan tatapan dan bisikan dari beberapa karyawan yang sudah mulai bekerja. Tapi saat Elin melihat mereka , wajah mereka langsung berpaling membuat Elin merasa sangat tidak nyaman.
"Ayo lah teman-teman jangan seperti ini" Elin sedikit meninggikan suaranya agar seluruh karyawan yang ada mendengarnya. "kalian membuat saya merasa tidak nyaman. Perkataan mbah Rena kemarin jangan kalian pikirkan, saya dan Boss tidak berpacaran. Hubungan kami hanya sebatas boss dan karyawan. Hanya itu, sama seperti kalian."
"kata siapa?" tanya seseorang yang berada di ambang pintu samping cafe dan membuat semua mata melihat kearahnya. Tak terkecuali Elin dan Vino
"Maksud pak Yuan apa?" tanya Elin bingung.
Sementara Vino yang berdiri di samping Elin hanya tersenyum melihat Elin yang kebingugan seakan dia tau apa yang terjadi selanjutnya.
"Kami telah berpacaran beberapa hari lalu dan jangan ada yang pernah mendekatinya lagi atau mengganggunya termasuk kamu Vino" Ujar Yuan dengan tatapan dingin lalu memegang telapak tangan Elin dan membawanya ke lantai dua menuju ke ruangannya.
Elin sangat kaget mendengar kalimat Yuan. Sejak kapan kami pacaran? pikir Elin
Sementara para karyawan heboh dengan pengumuman dari boss mereka, banyak yang kagum dengan Elin bisa berpacaran dengan Boss mereka tapi ada beberapa yang tidak suka, mereka berpikir bahwa Elin lah yang telah menggoda boss mereka hingga mereka sampai berpacaran.
Ruangan Yuan
Yuan menyuruh Elin duduk di sofa, tapi Elin menolaknya dan lebih memilih untuk berdiri.
"Sejak kapan saya jadi pacar pak Yuan?" tanya Elin heran.
"Sejak..." Yuan tidak bisa menjawab pertanyaan Elin, dia membuat pengakuan bahwa Elin pacarnya supaya Vino tidak mendekati Elin lagi karena dia tidak menyukai Elin dekat dengan Vino ataupun laki-laki lain.
Sebelum Yuan ke cafe dia pergi ke apertemen Elin untuk menjemputnya, tapi dia melihat Elin masuk ke dalam mobil Yuan.
"Pak Yuan" panggil Elin yang melihat Yuan bengong dan tidak menjawab pertanyaannya.
"Sejak saya mengatakan kepada Rena bahwa kamu pacar saya" jawab Yuan
"pak Yuan waktu itu kan pak Yuan berbohong di depan mbah Rena. Walaupun saya tidak tau pasti kenapa pak Yuan berbohong" jelas Elin yang mulai kesal.
"Alasannya karena saya ingin Rena menjauhi saya"
"Tapi saya tidak mencintai pak Yuan"
Mendengar pengakuan Elin membuat Yuan penasaran karena begitu banyak wanita di luar sana yang ingin menjadi pacarnya tapi berbeda dengan Elin malah menolaknya
Yuan melangkahkan kakinya mendekati Elin. Namun Elin terus melangkah mundur dan kini, sudah hampir tidak ada jarak diantara mereka. Hingga akhirnya Elin sudah tidak bisa melangkah mundur lagi, badannya telah menabrak tembok di samping pintu ruangan Yuan.
Elin sangat gugup, dia tidak berani menatap mata tajam Yuan dan mengalihkan pandangannya.
Yuan sengaja memegang dagu Elin dan menghadapkan wajah Elin dengan wajahnya tapi Elin malah menutup rapat-rapat matanya.
"buka mata kamu dan lihat wajah saya" perintah Yuan
Elin berlahan membuka matanya dan dia melihat wajah Yuan yang semakin dekat dengan wajahnya seakan Yuan ingin menciumnya membuat jantung Elin berdegup cepat, dia semakin gugup dan membuatnya sampai menahan napas.
Suara dering hp tiba-tiba berbunyi dari dalam tas Elin.
"maaf pak Yuan hp saya bunyi, saya harus menerimanya"
Dengan cepat Elin membuka pintu yang berada tepat disampingnya dan meninggalkan ruangan Yuan, dia menuju keruangannya
Sementara Yuan tersenyum senang mengingat wajah gugup Elin tadi yang tampak sangat lucu. Dia benar-benar puas mengerjai Elin.
Ruangan manajer
Begitu Elin masuk ke ruangannya dia segera menutup rapat pintu. Dari balik pintu Elin berlahan mengatur napas nya dan mengatur detak jantungnya yang begitu cepat.
"Tenang Elin tenang. Tarik napas lalu buang" ujar Elin pada dirinya sendiri sambil menarik napas dan menghembuskannya pelan. Lalu segera dia melihat kelayar hpnya ternyata yang menelponnya nomor yang tidak dikenal.
saya harus berterimakasih siapapun orangnya yang menelpon. Pikir Elin
.
.
.
.
Bersambung...
hai guys
jangan lupa tinggalkan jejak yah ๐
like, dan klik favorit serta komen yang membangun yah. Jangan lupa juga vote-nya ๐
Terimakasih